- Rhoma Irama menyumbangkan Rp100 juta kepada anggota LMK RAI dan ARDI karena royalti mereka belum cair.
- Masalah royalti yang macet di LMKN berdampak signifikan bagi musisi dangdut menjelang Idul Fitri.
- Rhoma Irama telah berupaya bertemu menteri dan kementerian untuk memperjuangkan hak para seniman dangdut.
Suara.com - Raja Dangdut Rhoma Irama menunjukkan kepedulian terhadap nasib rekan sejawatnya. Ia merasa prihatin melihat royalti musisi dangdut yang tidak kunjung cair.
Rhoma Irama menyumbangkan Rp100 juta kepada anggota LMK RAI dan ARDI yang royaltinya belum dibayar. Apalagi, kebutuhan mereka meningkat seiring momen Idul Fitri.
"Saya bisa merasakan gitu teman-teman ya. Saya ikut menyumbangkan uang 100 juta untuk bisa dibagikanlah," kata Rhoma Irama dalam video yang diterima Suara.com pada Selasa, 17 Maret 2026.
Masalah royalti yang macet di LMKN memang menjadi pukulan telak bagi musisi dangdut.
Rhoma Irama juga sudah menempuh berbagai cara agar hak para seniman segera diberikan.
![Hut ANTV ke-33 akan menghadirka konser musik lintas generasi dan menghadirkan Rhoma Irama hingga The Changcuters. Acara akan digelar di Alun-Alun Subang, Jawa Barat pada Sabtu, 7 Maret 2026. [Tiara Rosana/Suara.com]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/03/02/56008-rhoma-irama.jpg)
Ia dan Ikke Nurjanah selaku Ketua ARDI sempat bertemu dengan Menteri Kebudayaan, Fadli Zon. Sang Raja Dangdut juga berusaha menjalin komunikasi dengan pihak kementerian terkait melalui perwakilan resmi.
"Cobalah apa pun itu, selamatkanlah anak-anak ini karena Lebaran mau mudik," tegasnya.
Keinginan Rhoma Irama sangat sederhana, yakni ingin menunjukkan rasa empati yang nyata.
Ia merasa senasib dengan para anggota yang terdampak kebijakan tata kelola baru.
"Apa ya, obsesi saya sebagai bukti bahwa saya berempati karena ya kita semua kena ini," ucap pelantun lagu Begadang tersebut.
Situasi royalti tahun 2025 memang dianggap bermasalah secara sistemik oleh para pengurus LMK.
Rhoma pun mengajak teman-temannya untuk tetap menggunakan akal sehat dalam berjuang.
Meskipun kecewa, ia meminta para musisi untuk tetap sabar dan bertawakal. Ia meyakini bahwa perjuangan mencari keadilan royalti ini harus dilakukan secara konsisten.