Suara.com - Sebuah video tafsir mimpi tengah menjadi perbincangan di media sosial lantaran membahas soal pasangan selingkuh.
Salah satunya dibagikan akun Instagram @rumpi_gosip yang mana seorang pria berpeci membicarakan mimpi menguburkan jenazah pasangan sendiri.
Setelah ditelusuri melalui platform TikTok, terungkap pria tersebut bernama Abah Romdhoni.
Ia memperkenalkan diri sebagai Konsultan Spiritual Kejawen melalui bio akun @abah.romdhoni99.
"Mimpi menguburkan pasangan Anda sendiri. Harus spesifik, menguburkan, bukan mengurusi jenazah, mengkafani atau memandikan. Tapi memang menguburkan," jelas Abah Romdhoni.
"Nah mimpi seperti ini, arti(nya), orang yang anda cintai mengkhianati anda alias selingkuh," sambungnya.
Selain itu, mimpi menyantap makanan sisa pasangan ternyata juga memiliki tafsir yang sama.
Dua mimpi tersebut diklaim Abah Romdhoni hampir pasti berarti pasangan selingkuh.
"Kalau dua mimpi ini terjadi dua atau tiga kali berturut-turut, maka artinya memang hampir pasti pasangan anda sedang berselingkuh," tutur Abah Romdhoni.
"Bahkan dalam banyak kasus selingkuhnya dengan orang terdekat anda," pungkasnya.
Menanggapi pernyataan Abah Romdhoni, warganet mengaku tak percaya.
Pasalnya beberapa warganet yang pernah diselingkuhi mengaku tidak pernah mimpi seperti itu.
"Dulu gak pernah mimpi gini. Emang manusianya aja tukang selingkuh," komentar akun @a.ramadi***.
"Walaupun nggak mimpi ya tetep selingkuh," sahut akun @ayuswagr***.
"Setau saya, yang perlu dipercayai jika mimpi ketemu nabi atau yang nggak bisa ditiru sama jin. Selebihnya itu datang dari jin," kata akun @rafka****.
"Keluarga nabi Yusuf aja yang bisa menafsirkan mimpi. Seumur dunia ini hanya nabi yang bisa menafisrkan mimpi," balas akun @fa.rid****.
Mengutip nu.or.id, ada tiga jenis mimpi menurut Rasulullah SAW yakni mimpi baik, mimpi pikiran, dan mimpi buruk atau sedih.
Mimpi buruk atau sedih berasal dari gangguan setan, sedangkan mimpi baik berasal dari Allah SWT.
Cara membedakan yang benar atau gangguan setan rupanya dilihat dari waktu seseorang bermimpi.
Mimpi yang benar biasanya berlangsung waktu sahur atau dini hari, sedangkan mimpi gangguan pada awal malam atau waktu petang.
Perlu diingat pula bahwa tafsir mimpi sebenarnya merupakan wahyu kenabian seperti pada Nabi Yusuf AS.
Meski diperbolehkan mempelajari ilmu tafsir mimpi, fondasi agama harus kuat agar tidak mudah tertipu bisikan setan.
Bagaimana pendapatmu?
Kontributor : Neressa Prahastiwi