Suara.com - Kehidupan Denise Chariesta memang tak pernah luput dari sorotan tajam publik. Namun belakangan ini, sasaran kritik netizen beralih kepada putra semata wayangnya, Jaden.
Bocah yang baru menginjak usia dua tahun tersebut menjadi korban perundungan digital setelah dicap sebagai anak nakal yang tidak memiliki etika.
Meski demikian, stigma negatif tersebut seketika terpatahkan oleh kesaksian fotografer profesional kenamaan, Rio Motret. Melalui unggahan di media sosialnya pada 29 Maret 2026, Rio membagikan pengalaman pribadinya saat mengarahkan sesi pemotretan bersama Denise dan Jaden.
Berdasarkan pengamatan langsung sang fotografer, perilaku Jaden justru berbanding terbalik dengan tuduhan netizen. Rio mengungkapkan bahwa Jaden adalah anak yang manis dan sangat kooperatif di depan kamera.
"JADEN se-cute dan semudah itu difoto. Bonus video di slide terakhir kalau mau liat Jaden aslinya semanis dan selembut apa hahahaha malahan Jaden pasangin mata boneka yang copot dengan hati-hati," tulis Rio melalui akun @riomotret.
Pernyataan ini seolah memvalidasi metode asuh yang diterapkan Denise, yang kerap ia istilahkan sebagai "parenting orang kaya".
Denise menegaskan bahwa ia lebih memilih pendekatan kasih sayang dan kesabaran daripada kekerasan, meski sang anak sangat aktif dan beberapa kali merusak barang mewah. Baginya, perilaku eksploratif Jaden adalah bagian alami dari fase tumbuh kembang balita.
Puncak kekesalan Denise akhirnya meledak setelah seorang netizen mengirimkan pesan yang menghina kondisi fisik dan mental Jaden dengan sebutan "idiot". Tidak tinggal diam, Denise langsung pasang badan dan memberikan tanggapan pedas melalui media sosialnya.
"Macam otak lu ada kurang pertumbuhan apa, apa ada nanas dalam otak lu jadi kurang bisa berpikir dengan baik ya guys ya. Anak gue itu masih 2 tahun cuy, masih 2 tahun ya guys ya, belum bisa membedakan mana yang benar mana yang salah," ujar Denise dengan nada geram.
Denise sendiri tidak menampik bahwa Jaden adalah anak yang sangat aktif. Ia mengakui bahwa putranya beberapa kali tidak sengaja merusak fasilitas umum hingga barang pribadi miliknya demi mengeksplorasi rasa ingin tahu.
"Dari anak gua tuh makan di restoran tuh hampir setiap hari baru tuh mecahin barang tuh berapa kali empat kali di hotel, ya mehong sih gua ganti ya guys ya terus mecain gelas kemarin terus sama mecahin piring sama mecin handphone iPhone gua, empat biji," tegas Denise menjelaskan sisi aktif sang buah hati.
Kontributor : Tinwarotul Fatonah