- Film horor Tumbal Proyek garapan sutradara Jero Point dijadwalkan tayang di bioskop seluruh Indonesia pada 13 Mei 2026.
- Kiesha Alvaro dan Callista Arum memerankan kakak-beradik yang mengungkap misteri kematian ayahnya di lokasi proyek konstruksi yang mencekam.
- Produksi film ini melibatkan totalitas akting serta detail desain produksi untuk menonjolkan pesan moral tentang bahaya keserakahan manusia.
Suara.com - Di tengah gempuran film horor di Tanah Air, rumah produksi Dee Company dan Jeropoint Pictures bersiap merilis karya terbaru mereka, Tumbal Proyek, yang dijadwalkan tayang di bioskop pada 13 Mei 2026.
Tumbal Proyek dibintangi oleh jajaran aktor muda berbakat seperti Kiesha Alvaro dan Callista Arum, didukung oleh penampilan kuat dari aktor Adi Sudirja hingga Karina Suwandi.
Disutradarai oleh Jero Point, yang sebelumnya sukses dengan film Jalan Pulang, Tumbal Proyek menjanjikan sebuah sajian horor yang berbeda.
Film ini mengisahkan perjuangan kakak-beradik, Yuda (Kiesha Alvaro) dan Laras (Callista Arum), yang nekat menyusup ke sebuah proyek konstruksi untuk menguak misteri di balik kematian ayah mereka.
Namun, di sana mereka justru terperangkap dalam teror mengerikan yang mengancam nyawa.
![Pemai Film Tumbal Proyek, Callista Arum saat berkunjung ke redaksi Suara.com di kawasan Palmerah, Jakarta Barat, Selasa (31/3/2026). [Tiara Rosana]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/04/01/18684-callista-aurum-bintangi-film-tumbal-proyek.jpg)
Saat berkunjung ke kantor Suara.com di kawasan Palmerah, Jakarta Barat, pada Selasa, 31 Maret 2026, para pemain membedah proses syuting, tantangan di balik layar, hingga kualitas produksi yang mereka yakini akan menjadi pembeda dan memberikan pengalaman menonton yang tak terlupakan.
Pengembangan Karakter dan Cerita Jadi Kekuatan Utama
Berbeda dari film horor kebanyakan yang hanya mengandalkan ketakutan sesaat, para pemain Tumbal Proyek sepakat bahwa kekuatan utama film ini terletak pada alur cerita yang solid dan pengembangan karakter yang mendalam.
Kiesha Alvaro, yang memerankan Yuda, bahkan menyebut ini adalah proyek horor paling serius yang pernah dia bintangi.
"Film ini bukan cuman hanya film yang lima menit, 'Hah!', lima menit, 'Huh!'. Selain dari horor, film ini juga berbalut thriller dan juga gore," kata Kiesha Alvaro.
Putra sulung Pasha Ungu ini menjelaskan bahwa setiap karakter memiliki lapisan yang kompleks.
![Pemai Film Tumbal Proyek, Adi Sudirja saat berkunjung ke redaksi Suara.com di kawasan Palmerah, Jakarta Barat, Selasa (31/3/2026). [Tiara Rosana]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/04/01/40205-adi-sudirja-bintangi-film-tumbal-proyek.jpg)
Karakternya, Yuda, digambarkan sebagai sosok yang sangat logis dan tidak percaya hal gaib.
"Yuda itu jauh lebih realis. Dia lebih fokus sama apa yang terjadi di depan mata daripada ngurusin hal-hal yang bersifat supranatural," ujarnya.
Hal ini kontras dengan karakter Laras yang diperankan Callista Arum. Laras adalah sosok yang lebih agamis namun menyimpan ambisi terpendam.
"Aku sama Ibu tuh dekat banget dan kami tuh lebih kayak agamis gitu. Cuma, sebagai karakter, aku sebenarnya juga punya ambisi yang cukup tinggi," imbuh Callista.