Suara.com - Viral video yang menangkap momen perpisahan emosional antara seorang cucu dengan kakek dan neneknya.
Bocah yang diidentifikasi sebagai bagian dari generasi Gen Alpha ini menjadi sorotan karena kejujurannya yang luar biasa saat harus mengakhiri masa liburannya.
Kejadian bermula ketika bocah tersebut berpamitan untuk kembali ke rumahnya setelah menghabiskan waktu berkualitas di kediaman sang kakek dan nenek.
Di tengah suasana pamitan yang biasanya dipenuhi tangis sedih, bocah ini justru melontarkan kalimat yang sangat polos namun mendalam.
Dengan harapan agar kakek dan neneknya terus diberikan kesehatan dan usia yang panjang, ia tiba-tiba berucap, "Jangan meninggal dulu ya, aku cuma punya kakung 1, nanti aku nggak punya kakung."
Ucapan tersebut merupakan doa tulus yang keluar langsung dari lubuk hatinya yang terdalam.
Mendengar permintaan unik sekaligus menyentuh dari sang cucu, sang kakek hanya bisa memberikan respons hangat.
Sambil memeluk erat cucunya yang mulai menangis karena harus berpisah, sang kakek menjawab dengan lembut,
"Iya doain ya, semoga sehat terus ya, panjang umur, terima kasih ya. Hati-hati di jalan," kata sang kakek.
Meski telah ditenangkan, rasa sayang yang besar membuat bocah itu terus mengulangi doanya agar sang kakek tetap berumur panjang.
Bahkan, ia kembali menegaskan permintaannya dengan berkata, "Jangan meninggal ya."
Suasana haru tersebut juga diwarnai dengan momen kocak yang mengundang tawa.
Saat bergantian berpamitan dengan neneknya, bocah ini sempat berusaha tegar dan meminta sang nenek untuk tetap tenang.
"Jangan nangis," ucap bocah itu.
Namun lucunya, justru ia sendiri yang tidak bisa membendung air mata hingga menangis tersedu-sedu.
Hal ini pun langsung dikomentari oleh ibunya yang merekam kejadian tersebut dengan celetukan, "Kamu yang nangis."
Video ini pun langsung dibanjiri komentar dari netizen yang merasa terhibur sekaligus tersentuh.
Banyak yang mengaku ikut mewek namun tetap tidak bisa menahan tawa melihat tingkah laku bocah tersebut.
"Mau sedih tapi ngakak dulu," komentar netizen.
Sementara yang lain mengapresiasi keberanian bocah itu untuk berkata jujur, sesuatu yang jarang dilakukan oleh orang dewasa karena rasa sungkan.
Beberapa netizen bahkan membagikan pengalaman serupa mengenai betapa beratnya momen perpisahan dengan orangtua atau kakek-nenek.
"Sama Neng, kalo lagi pamit pulang ke perantauan lagi aku selalu bilang 'sehat-sehat ya Mah' padahal dalam hati pengen bilang 'Jangan kemana-mana ya Mah' tapi takut jadi nangis," komentarnya.
Momen ini membuktikan betapa kuatnya ikatan batin antara seorang cucu dengan kakek-neneknya, di mana seorang anak bahkan bisa menangis hingga dua hari sebelum harus kembali ke perantauan karena menganggap neneknya sebagai pahlawan.
Dalam rekaman video tersebut, sang kakek juga terus mengingatkan agar sang cucu tetap mendoakannya selama di perjalanan pulang.
Kontributor : Tinwarotul Fatonah