BGN Klarifikasi Konten Viral Susu 'Makan Bergizi Gratis' Dijual di Minimarket

M Nurhadi, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 02 April 2026 | 19:35 WIB
BGN Klarifikasi Konten Viral Susu 'Makan Bergizi Gratis' Dijual di Minimarket
Kepala BGN, Dadan Hindayana [Suara.com/Fakhri]
baca 10 detik
  • Badan Gizi Nasional menegaskan susu berlabel Makan Bergizi Gratis yang dijual di ritel bukan produk resmi pemerintah.
  • Pihak produsen diduga menggunakan label tersebut secara sepihak sebagai strategi pemasaran untuk meningkatkan volume penjualan produk mereka.
  • Pemerintah memastikan pengadaan bahan pangan program dilakukan secara terdesentralisasi melalui pasar terbuka oleh satuan pelayanan gizi.

Suara.com - Media sosial mendadak diramaikan dengan konten viral yang menunjukkan susu kemasan dengan label program Makan Bergizi Gratis (MBG) dijual di ritel meskipun ada keterangan larangan dijual.

Badan Gizi Nasional (BGN) memberikan penjelasan resmi terkait beredarnya produk susu kemasan yang mencantumkan label program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah toko ritel modern.

Pemerintah menegaskan bahwa produk tersebut bukan merupakan bagian dari pengadaan resmi negara untuk program sosial tersebut.

Kepala BGN, Dadan Hindayana, menyatakan bahwa pencantuman label "susu sekolah gratis program MBG" pada produk yang dijual bebas di pasaran merupakan inisiatif mandiri dari pihak produsen.

Ia menekankan bahwa BGN tidak pernah menjalin kontrak khusus atau menunjuk vendor tertentu untuk memproduksi kemasan dengan label tersebut bagi kepentingan komersial.

"BGN tidak pernah membuat kontrak dan berkomitmen dengan produsen mana pun. Jadi, kalau ada produsen yang untuk pemasarannya kemudian membuat tulisan 'susu sekolah', saya kira itu merupakan upaya dari pihak yang bersangkutan," ujar Dadan saat ditemui di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Kamis (2/4/2026).

Dadan menjelaskan bahwa prosedur pengadaan bahan pangan untuk program MBG dilakukan secara terdesentralisasi.

Seluruh kebutuhan nutrisi, termasuk susu, dibeli langsung oleh masing-masing Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) melalui mekanisme pasar terbuka.

Pemerintah mengeklaim tidak melakukan penunjukan langsung kepada perusahaan manufaktur besar untuk memasok produk jadi secara nasional.

baca juga

"Seluruh SPPG membeli di free market. Tidak ada misalnya kami memberikan ke perusahaan tertentu, kami bayar, kemudian dibagikan secara gratis, itu tidak ada," tambahnya.

Susu MBG viral dijual di minimarket [Ist]
Susu MBG viral dijual di minimarket [Ist]

Menurut otoritas terkait, penggunaan atribut program pemerintah pada kemasan komersial kemungkinan besar merupakan strategi pemasaran dari pihak swasta untuk meningkatkan volume penjualan di tingkat konsumen.

Produk yang ditemui di minimarket tersebut dinyatakan tidak memiliki kaitan operasional dengan jalur distribusi resmi pemerintah.

Respons Terhadap Unggahan Viral di Media Sosial

Isu ini mencuat setelah sejumlah pengguna media sosial melaporkan adanya penjualan susu kemasan berukuran 125 ml di minimarket dengan label "Susu gratis program MBG tidak untuk diperjualbelikan".

Berdasarkan pantauan dari unggahan di platform Threads pada Rabu (1/4/2026), produk tersebut dipasarkan dengan harga kisaran Rp4.000 per unit atau sekitar Rp138.000 per karton.

Temuan ini sempat menimbulkan tanda tanya di kalangan publik mengenai transparansi distribusi bantuan pemerintah.

Namun, dengan adanya klarifikasi dari BGN, pemerintah berharap masyarakat dapat membedakan antara produk komersial yang menggunakan label program sebagai alat pemasaran dengan produk yang benar-benar didistribusikan melalui jalur resmi SPPG.

BGN menyatakan akan terus memantau perkembangan di lapangan guna memastikan tidak ada penyalahgunaan identitas program yang dapat merugikan kepercayaan publik terhadap implementasi Makan Bergizi Gratis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

MBG Uji Sistem Prasmanan, Siswa Ambil Sendiri untuk Tekan Pemborosan

MBG Uji Sistem Prasmanan, Siswa Ambil Sendiri untuk Tekan Pemborosan

Foto | Kamis, 02 April 2026 | 18:32 WIB

Kisah Aipda Vicky Pengusut Kasus Korupsi: Mundur Usai Dimutasi Mendadak, Kini Bahagia Jualan Kopi

Kisah Aipda Vicky Pengusut Kasus Korupsi: Mundur Usai Dimutasi Mendadak, Kini Bahagia Jualan Kopi

Entertainment | Kamis, 02 April 2026 | 17:05 WIB

Ironi Gizi di Negeri Kaya: Panganan Segar Melimpah, Tapi Produk Kemasan Jadi Jalan Pintas

Ironi Gizi di Negeri Kaya: Panganan Segar Melimpah, Tapi Produk Kemasan Jadi Jalan Pintas

Your Say | Kamis, 02 April 2026 | 15:46 WIB

Viral Nakes Bikin Konten Joget saat Pasien Dioperasi

Viral Nakes Bikin Konten Joget saat Pasien Dioperasi

Entertainment | Kamis, 02 April 2026 | 14:12 WIB

Kenapa Indonesia Butuh Susu Ibu Hamil, tapi Negara Lain Tidak?

Kenapa Indonesia Butuh Susu Ibu Hamil, tapi Negara Lain Tidak?

Your Say | Kamis, 02 April 2026 | 14:05 WIB

Dianggap Serba Bisa, Viral Damkar Tuban Diminta Siram Ladang Jagung

Dianggap Serba Bisa, Viral Damkar Tuban Diminta Siram Ladang Jagung

Entertainment | Kamis, 02 April 2026 | 12:04 WIB

Terkini

Weton Lakuning Setan Apa Maknanya? Kenali Watak dan Deretan Weton yang Dinaungi

Weton Lakuning Setan Apa Maknanya? Kenali Watak dan Deretan Weton yang Dinaungi

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 08:13 WIB

LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan Hingga Januari 2027, Ini Alasannya

LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan Hingga Januari 2027, Ini Alasannya

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 08:06 WIB

65 Persen Mobil di Jateng Masih Pakai BBM, BYD Dorong Peralihan ke Kendaraan Energi Baru

65 Persen Mobil di Jateng Masih Pakai BBM, BYD Dorong Peralihan ke Kendaraan Energi Baru

Jawa Tengah | Kamis, 01 Oktober 2026 | 08:05 WIB

KPF Desak Prabowo Bentuk TGPF Independen Usut Kekerasan Demo 27 Agustus

KPF Desak Prabowo Bentuk TGPF Independen Usut Kekerasan Demo 27 Agustus

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 07:51 WIB

Saksi Hidup G30S Bongkar Peran Karno Gejik, Eksekutor PKI yang Catat Daftar Nama Warga untuk Dibunuh

Saksi Hidup G30S Bongkar Peran Karno Gejik, Eksekutor PKI yang Catat Daftar Nama Warga untuk Dibunuh

Surakarta | Kamis, 01 Oktober 2026 | 07:49 WIB

7 Sifat Buruk dan Kelebihan Shio Ayam dalam Pekerjaan dan Percintaan

7 Sifat Buruk dan Kelebihan Shio Ayam dalam Pekerjaan dan Percintaan

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 07:43 WIB

Daftar Hari Besar Nasional dan Internasional Oktober 2026 Lengkap

Daftar Hari Besar Nasional dan Internasional Oktober 2026 Lengkap

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 07:42 WIB

Kebakaran TPA Jatibarang Meluas 10 Hektare, Gas Metana Bikin Api Membara

Kebakaran TPA Jatibarang Meluas 10 Hektare, Gas Metana Bikin Api Membara

Jawa Tengah | Kamis, 01 Oktober 2026 | 07:40 WIB

Nekat Salip Mobil Berujung Maut, Siswi di Madiun Meregang Nyawa di Aspal

Nekat Salip Mobil Berujung Maut, Siswi di Madiun Meregang Nyawa di Aspal

Jatim | Kamis, 01 Oktober 2026 | 07:38 WIB

OJK Stop Operasional Credit Saison Indonesia Finance (CSIF), Begini Nasib Nasabah

OJK Stop Operasional Credit Saison Indonesia Finance (CSIF), Begini Nasib Nasabah

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 07:36 WIB

×