- Inayah Wulandari Wahid resmi menikah dengan KH Muhammad Shalahuddin A Warits di pesantren Sumenep pada 5 April 2026.
- Ra Mamak adalah pengasuh Pondok Pesantren Annuqayah yang memiliki latar belakang pendidikan tinggi dari Al Azhar dan UI.
- Selain aktif mengelola pesantren, Ra Mamak merupakan pengurus Nahdlatul Ulama yang pernah mencalonkan diri dalam Pilkada Sumenep 2020.
Suara.com - Inayah Wulandari Wahid, putri bungsu mendiang Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid alias Gus Dur resmi menikah dengan KH Muhammad Shalahuddin A Warits atau Ra Mamak.
Pernikahan tersebut digelar di area pesantren Sumenep, Jawa Timur pada Minggu, 5 April 2026.
Sosok Ra Mamak kemudian menjadi sorotan. Mengingat sosok yang dinikahinya adalah anak bungsu mantan Presiden Indonesia.
Sebagai informasi, Ra Mamak lahir pada 16 April 1982. Ia merupakan sosok yang mengasuh Pondok Pesantren Annuqayah di Lubangsa, Sumenep.
Gelar kehormatan "Lora" disandang karena ia merupakan putra kiai atau tokoh agama yang memiliki kedudukan istimewa.
Sang ayah, merupakan KH Warits Ilyas atau pengasuh dari Pondok Pesantren Legendaris Annuqayah, Guluk-Guluk.
Selain di bidang agama, Ra Mamak juga memiliki latar belakang pendidikan mentereng. Ia menempuh studi di Universitas Al Azhar, Kairo, Mesir.
Tak puas sampai di sana, menantu Gus Dur ini melanjutkan studi magister di Universitas Indonesia (UI) dengan mengambil jurusan Bahasa Arab.
Kiai Mamak juga dikenal sebagai seorang yang memiliki kemampuan tiga bahasa asing. Di antaranya Inggris, Arab dan Prancis.
Di luar aktivitas pesantren, Ra Mamak juga aktif berorganisasi sebagai pengurus Nahdlatul Ulama (NU) di wilayah Sumenep.
Kiprah politiknya pun sempat mencuat saat dirinya masuk dalam bursa Pilkada 2020 sebagai salah satu calon Bupati Sumenep.