Suara.com - Kabar mengejutkan datang dari pemeran Ucup di sinetron Bajaj Bajuri yakni Fanny Fadillah.
Lama tak terdengar kabarnya, aktor berusia 59 tahun ini mengaku sepi job dan mengalami kesulitan ekonomi.
Tak hanya itu, Fanny Fadillah ternyata juga diam-diam sudah berpisah dengan sang istri, Elvita Novira sejak tahun 2021.
Hal itu diungkap sendiri olehnya saat menjadi bintang tamu di kanal YouTube Melaney Ricardo yang diunggah kemarin malam, Selasa, 7 April 2026
"Saya 2019 masih syuting. Itu lumayan masih ada lah, masih punya kendaraan. Nah, begitu 2020 COVID itu kan, berhenti total. Kurang lebih 6 bulan boleh lagi syuting, tapi ada pembatasan," curhat Fanny Fadillah.
"Tapi kan terus dihajar sama yang kedua COVID itu. Di situ berhenti total sampai kurang lebih 3-4 tahun, sinetron enggak kesentuh. Cuma tahun lalu ya puji Tuhan dapat series cuma 30 series. Selebihnya cuma ada talk show, ada cameo-cameo film aja," imbuhnya.
Kondisi mental sahabat Fahmi Bo ini kemudian diperburuk dengan perceraian dengan sang istri dan meninggalnya sang ibu pada 2021.
Gara-gara banyak pikiran, Fanny Fadillah mengalami kesulitan tidur dan berat badannya sampai turun drastis.
"Di 2021 itu, tambah diperburuk lagi dengan down mental-nya itu. Saya harus berpisah kan sama istri 2021 di bulan Juni, di bulan Oktober saya ditinggal ibu. Jadi dalam tempo beberapa bulan, wah itu bukan main," ungkapnya.
"Saya sebenarnya orang yang gampang tidur, sampai waktu itu enggak bisa tidur sama sekali. Sampai jam tiga baru tidur. Badan turun drastis, hampir 10 kilo saya hilang. Bukan enggak makan, bukan enggak apa. Pikiran," tutur Fanny.
Pemeran Boim di serial Lupus ini mengaku bingung bagaimana menghidupi anak-anaknya usai berpisah dari istri.
Bahkan anak yang paling kecil sampai harus menunggak uang sekolah hingga satu setengah tahun.
Beberapa tawaran menjadi MC masih diterima oleh Fanny tak peduli berapapun bayarannya demi uang jajan anak dan sekadar bisa makan.
Fanny Fadillah juga mengaku sekarang cuma memiliki sepeda motor, itu pun dikasih pinjam oleh sepupunya.
Padahal pada saat zaman syuting Bajaj Bajuri, Fanny memiliki dua mobil dan rumah.
Kini dia harus menjual beberapa barang elektronik untuk bertahan hidup, dan rumah pun sedang dalam proses lelang.
"Untuk ngakalin gimana kasih jajan anak, kasih makan anak, beberapa barang elektronik saya jual di rumah. Saya tidur sekarang enggak pakai AC. TV tinggal satu dari empat," kata lawan main Rieke Diah Pitaloka ini.
"Sekarang aja saya masih apa nih, ya bukan meminta dikasihani. Posisi rumah pun dalam keadaan sudah masuk dalam proses lelang," lanjutnya yang bikin Melaney Ricardo terkejut.
Demi bertahan hidup, ayah dua anak ini menggadaikan rumahnya di bank, tetapi dia kesulitan membayar cicilan.
"Nah, itu kan salah satu juga untuk ngakalin gimana caranya saya supaya bisa bertahan hidup. Ini rumah saya gadaikan lewat bank. Tapi tetap habis karena enggak ada kerjaan kan. Akhirnya enggak sanggup bayar cicilan," ungkapnya.
Fanny Fadillah mengaku pasrah kalau pun rumahnya harus dilelang oleh pihak bank. Dia cuma berharap bisa membeli rumah yang lebih kecil supaya anaknya tetap nyaman.
"Makanya ya sudah kalau mau dilelang, saya mungkin mudah-mudahan ada uang lebih saya bisa ambil yang kecilan buat anak. Artinya rumah itu mau kecil mau besar yang penting nyaman. Hujan enggak kehujanan, panas enggak kepanasan itu aja," ucapnya pasrah.
Kondisi ekonomi yang sulit dan ditambah perpisahannya dengan sang istri membuat Fanny Fadillah kena mental.
Dia bahkan sampai berpikir untuk menjual obat-obatan terlarang, namun diurungkannya karena masih ingat pada Tuhan.
"Pernah hampir berpikiran untuk jelek banget itu. Jelek banget, pengin jual obat. Kan paling cepet," ungkap Fanny Fadillah blak-blakan.
"Tapi entah kenapa tahu-tahu di rumah kebetulan ada salib kan. Terus tiba-tiba aja sujud, berdoa. Jangan, ingat ada anak dua. Kalau sampai kita melakukan hal itu. Saya nangis, saya sujud," pungkasnya sambil menangis.
Kontributor : Yoeni Syafitri Sekar