Suara.com - Kondisi finansial Niko Al Hakim alias Okin ikut jadi sorotan usai isu penjualan rumah yang dikaitkan dengan Rachel Vennya.
Secara hukum, rumah tersebut masih atas nama Okin sehingga dia punya hak untuk menjualnya kapan saja.
Namun di sisi lain, rumah yang disengketakan sudah dianggap sebagai tempat tinggal yang diperuntukkan bagi anak-anaknya bersama Rachel Vennya.
Hal ini membuat banyak warganet bertanya alasan Okin memilih menjual rumah tersebut dibanding aset lainnya.
Akun @kucingpintarid ikut menyoroti dugaan kondisi finansial Okin yang disebut sedang tidak stabil belakangan ini.
"Jadi paham kenapa Okin pengen jual rumah Rachel Vennya," tulis @kucingpintarid dalam unggahannya.
Akun tersebut juga menyinggung aktivitas band Okin yang terlihat sepi dalam beberapa bulan terakhir.
"Unggahan terakhirnya Januari, sampai ada yang tanya apakah sudah bubar," lanjutnya.
Selain itu, bisnis kuliner Okin juga ikut disorot setelah Samuel Christ dikabarkan mundur sebagai investor.
Menurut @kucingpintarid, akun bisnis tersebut terlihat tidak terlalu aktif dalam beberapa waktu terakhir ini.
Tak hanya itu, aktivitas endorsement di media sosial ayah dua anak itu juga disebut menurun dibanding sebelumnya.
Padahal dulu, Okin dikenal cukup aktif menerima kerja sama brand saat masih sering tampil bersama grupnya.
Kondisi ini membuat muncul dugaan bahwa dia saat ini tidak memiliki pemasukan besar seperti sebelumnya.
"Bisa jadi memang sekarang Okin lagi tidak ada pekerjaan dengan penghasilan besar," tulis @kucingpintarid.
Meski begitu, dalam industri musik, jeda manggung atau rilis karya sebenarnya merupakan hal yang wajar terjadi.
Grup OKAAY sendiri memang terlihat tidak terlalu aktif dalam beberapa bulan terakhir dibanding sebelumnya.
Di sisi lain, Okin masih menjalankan bisnis kuliner seperti AYLO yang diluncurkan pada akhir 2025.
Namun dalam dunia bisnis, perubahan seperti investor keluar memang hal yang cukup sering terjadi.
Akun @kucingpintarid juga mempertanyakan alasan Okin tidak menjual rumah yang dia tempati saat ini.
Keputusan tersebut justru dianggap memperkeruh konflik dengan Rachel Vennya di mata publik.
Terbaru, pada awal April 2026, Okin dikabarkan mulai mengajak Rachel berdiskusi untuk menyelesaikan masalah.
Langkah ini diambil agar persoalan tidak berlanjut ke proses hukum yang lebih panjang.
Kasus ini masih cukup rumit karena melibatkan kepemilikan resmi serta bukti aliran dana dari Rachel.
Rachel Vennya disebut memiliki bukti yang bisa memperkuat posisinya jika masalah ini masuk ke pengadilan.
Kontributor : Chusnul Chotimah