- Pablo Benua melalui KNAI menyumbangkan dana pribadi sebesar satu miliar rupiah untuk pembangunan sekolah tinggi hukum di Indonesia Timur.
- Ketua KNAI tersebut menargetkan organisasinya menjadi motor penggerak utama dalam melakukan reformasi sistem penegakan hukum di wilayah Indonesia.
- Acara Halal Bihalal KNAI tersebut diisi dengan berbagai kegiatan hiburan serta sesi podcast bersama para pimpinan organisasi terkait.
Suara.com - Sosok Pablo Benua kini semakin memantapkan langkahnya di dunia hukum.
Tak lagi sekadar dikenal di panggung hiburan, suami dari artis Rey Utami ini menunjukkan komitmen serius dalam profesi barunya sebagai advokat sekaligus nakhoda Komite Nasional Advokat Indonesia (KNAI).
Dalam sebuah acara Halal Bihalal yang digelar KNAI baru-baru ini, Pablo Benua membuat kejutan besar.
Tidak tanggung-tanggung, lelaki 45 tahun ini menggelontorkan dana pribadi sebesar Rp1 miliar.
Dana fantastis tersebut dialokasikan khusus untuk mendukung pembangunan Sekolah Tinggi Ilmu Hukum di wilayah Indonesia Timur.
![Pablo Benua dan Rey Utami bersama para anggota KNAI menggelar acara halal bihalal di Jakarta. [Instagram]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/04/14/13135-pablo-benua-dan-rey-utami.jpg)
"Dana ini dikeluarkan oleh KNAI sebagai bantuan nyata untuk pembangunan Perguruan Tinggi Ilmu Hukum di wilayah Indonesia Timur. Semoga langkah ini memberikan manfaat besar bagi pendidikan hukum di sana," ujar Pablo Benua di sela-sela acara.
Visi Menjadi Poros Perubahan Hukum
Bagi Pablo, KNAI bukan sekadar organisasi profesi biasa. Ia memiliki visi besar untuk membawa lembaga yang dipimpinnya itu menjadi motor penggerak reformasi hukum di Tanah Air.
Melalui momentum Halal Bihalal tersebut, ia mengajak seluruh anggota KNAI untuk bersinergi demi kemajuan sistem peradilan.
"Insya Allah, KNAI akan menjadi poros perubahan dalam sistem penegakan hukum di Indonesia. Kami berkomitmen untuk selalu menjadi organisasi advokat terdepan dan terpercaya," ujanya optimis.
Acara yang berlangsung hangat tersebut juga dihadiri oleh sahabat karib Pablo, Ustaz Derry Sulaiman, yang memberikan nuansa religius di tengah para praktisi hukum.
Tak hanya sekadar pertemuan formal, panitia menyulap acara menjadi panggung hiburan yang meriah.
Para tamu undangan disuguhi berbagai atraksi menarik, mulai dari tarian daerah, penampilan musik, aksi mentalist yang memukau, hingga gelak tawa dari sesi stand-up comedy.
Ketua Panitia Pelaksana, Christopher Anggasastra, mengungkapkan bahwa kemegahan acara ini merupakan hasil kerja keras tim yang solid.
"Kami mempersiapkan acara ini dengan sangat matang dan profesional, melibatkan tim luar biasa untuk memastikan semua berjalan lancar," ucapnya.