- Joshua Suherman dipercaya menjadi konsultan komedi di Sekawan Limo 2 untuk memastikan lelucon dalam film terasa organik, cerdas, dan tidak sekadar tempelan.
- Joshua mengedepankan ruang diskusi bersama Bayu Skak dan para pemain lain guna meramu komedi situasi yang sesuai dengan karakter masing-masing tokoh.
- Dengan skala produksi yang lebih luas, sekuel ini mengangkat tema bahaya pesugihan dan dijadwalkan tayang di bioskop mulai 27 Mei 2026.
![Jumpa pers film Sekawan Limo 2: Gunung Klawih yang digelar di kawasan Menteng, Jakarta Pusat pada Senin, 20 April 2026 [Suara.com/Tiara Rosana].](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/04/20/75348-jumpa-pers-film-sekawan-limo-2-gunung-klawih.jpg)
"Orang kan pastinya akan berharap kan, 'yang pertama kemarin seru lho mas, yang ini apalagi nih keseruannya?' Nah, kami pun juga tidak yang cemen-cemen, kita kasih juga nilai yang terkandung di dalamnya," bebernya, merujuk pada tema "bahaya jalan pintas" yang diangkat film ini.
Selain memperkuat departemen komedi, skala produksi film kedua ini juga lebih besar, terlihat dari lebih banyaknya pemain yang terlibat dan lokasi syuting yang lebih beragam di area Gunung Kawi, Malang.
Dengan semua persiapan matang ini, Sekawan Limo 2: Gunung Klawih siap bersaing di momen libur panjang Idul Adha dan membuktikan bahwa sekuel yang baik bisa melampaui pendahulunya, tidak hanya dari segi jumlah penonton, tetapi juga kualitas tawa yang disajikan.
Sebagai informasi, Sekawan Limo 2: Gunung Klawih adalah film komedi horor Indonesia yang disutradarai oleh Bayu Skak dan diproduseri oleh Chand Parwez Servia serta Wicky V. Olindo.
Diproduksi oleh Starvision bersama Skak Studios, film ini dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 27 Mei 2026.
Tiga tahun setelah peristiwa di Gunung Madyopuro, Bagas, Lenni, Juna, Andrew, dan Dicky kembali dihadapkan pada teror gaib saat keluarga Andrew terancam menjadi tumbal pesugihan.
Untuk menyelamatkannya, mereka harus mendaki Gunung Klawih, sebuah tempat angker yang akan menguji persahabatan dan nyali mereka.
Film ini kembali dibintangi oleh Bayu Skak, Nadya Arina, Benidictus Siregar, Indra Pramujito, dan Firza Valaza, serta didukung oleh Joshua Suherman, Brandon Salim, Tutus Thomson, Jihane Almira, Elsa Japasal, Ferry Salim, Gisella Anastasia, dan banyak lagi.