Dia menjelaskan bahwa akses internet di Burundi sangat sulit, bahkan dirinya harus mengurus koneksi sejak pagi hingga siang tanpa hasil memuaskan.
Selain itu, Aa Juju juga menyoroti kondisi bahan bakar yang langka, antrean panjang, serta harga bensin yang mahal hingga dijual di pasar gelap.
"Gue lagi di Burundi, negara termiskin di dunia," katanya, sembari memperlihatkan situasi sekitar yang menurutnya cukup menantang.
Meski menghadapi berbagai kendala, dia tetap membagikan pengalaman uniknya, termasuk soal aroma parfum yang disebutnya menjadi "penyelamat" selama di Afrika.
Unggahan tersebut langsung disambut lega oleh warganet yang sebelumnya khawatir akan keselamatannya.
Sebelum ke Afrika, Aa Juju sempat mengeksplor India dengan mencoba beragam kuliner hingga menginap di hotel termurah.
Kontributor : Chusnul Chotimah