Suara.com - Pak Azis (45) guru honorer yang jadi viral karena mengayuh sepeda dari Jakarta Barat (Jakbar) ke Jakarta Utara (Jakut) mendapat perhatian dari lembaga sosial Gerak Bareng.
Di Madrasah Ibtidaiyah Nurul Islam 1 tempatnya mengajar, Pak Azis menerima sepeda motor baru.
Tangis Pak Azis pecah, begitu pun murid-murid yang ikut terharu melihat guru mereka mendapat hadiah sepeda motor.
Bang Jek founder Gerak Bareng sekaligus pemilik akun @ahmadzaki_ali yang menyerahkan sepeda motor mengungkap alasannya tersentuh dengan kisah hidup Pak Azis.
"Saya melihat kondisi Pak Azis ini.. semestinya ini terjadinya bukan di Jakarta ya. Tapi di luar Jakarta," ujar Bang Jek.
Bukan tidak punya, motor Pak Azis ternyata dicuri sehingga harus mengayuh sepeda sejauh 10 kilometer dari rumah ke sekolahnya.
"Karena memang jarang sekali ada kejadian di mana ada guru yang harus menggowes sampai 10 km dan itu juga karena sepedanya sempat hilang dicuri orang," jelas Bang Jek.
Perjuangan Pak Azis yang tetap semangat mengajar generasi muda di sekolahnya membuat Bang Jek dan Gerak Bareng ingin memberikan perhatian.
Selain mengajar, Pak Azis diceritakan juga seorang dai yang mengajar dari masjid ke masjid di sekitar rumahnya.
"Makanya mudah-mudahan dengan apa yang kita sampaikan, apa yang kita berikan, bisa memberikan motivasi bagi Pak Azis untuk lebih semangat lagi mengajar dan memberikan manfaat sebanyak-banyaknya bagi masyarakat sekitar," pungkasnya.
Sebagai informasi, kisah Pak Azis jadi viral karena aktivitasnya mengayuh sepeda dari Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat ke Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara setiap hari.
Tak sendiri, Pak Azis membonceng sang putri yang juga menjadi siswa di sekolah tempatnya mengajar.
"2025 akhir itu motor hilang. Jadi dari Desember sampai sekarang saya mengendarai sepeda," tutur Pak Azis dalam video yang viral.
Perjalanan Pak Azis dari rumah ke sekolah menjadi lebih lama sekitar 10 menit apabila naik sepeda.
Pak Azis sebenarnya punya pilihan naik JakLingko, akan tetapi harus oper dan perlu sedikit jalan kaki untuk sampai di sekolah.