- Kiesha Alvaro menjadikan ayahnya, Pasha Ungu, sebagai role model untuk mendalami karakter musisi rockstar bernama Shaka.
- Arla Ailani sempat merasa sangat tegang hingga hampir pingsan karena harus memerankan tokoh Ocel yang sangat berbeda dengan kepribadian aslinya.
- Film Shaka Oh Shaka merupakan adaptasi dari Alternative Universe (AU) populer di media sosial yang dijadwalkan tayang mulai 7 Mei 2026.
Selain romansa dan musik, film berdurasi dua jam tiga menit ini juga mengangkat nilai kekeluargaan dari latar belakang yang sangat bertolak belakang.
Aktris senior Artika Sari Devi yang memerankan Mama Rosa, ibunda Shaka,menyebut karakternya sangat realistis mewakili seorang ibu single parent dengan ambisi besar di dunia hiburan.
"Kalau enggak ada ibu-ibu yang melihat potensi anak seperti ini dan punya kegigihan walaupun kadang terlihat penuh controlling, enggak akan lahir bintang," jelas Artika memberikan sudut pandang.
Sebagai penutup, produser Chand Parwez Servia menjanjikan pengalaman sinematik yang utuh dan segar bagi para penikmat film tanah air.
"Menurut saya ini adalah sebuah kisah yang bisa menjadi referensi untuk kalian yang sedang jatuh cinta, yang akan jatuh cinta, yang pernah jatuh cinta. Kapan lagi nonton film berasa konser? Kami berusaha untuk membuatnya sekompak mungkin," kata Parwez.
Shaka Oh Shaka merupakan adaptasi dari Alternative Universe (AU) viral di platform X (Twitter) yang kemudian menjadi novel best seller karya Jocelyn Suherman, adik Joshua Suherman.
Film ini disutradarai oleh Dinna Jasanti di bawah naungan produser Chand Parwez Servia bersama rumah produksi StarVision Plus.
Menghadirkan deretan ensemble cast seperti Kiesha Alvaro, Arla Ailani, Joshua Suherman, Adzana Ashel, Artika Sari Devi, Vira Yuniar, hingga Dennis Adhiswara, film ini menyoroti lika-liku kisah asmara yang unik antara musisi idola, Shaka Antares, dengan penggemar setianya, Ocel.
Film Shaka Oh Shaka dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 7 Mei 2026.