- Syekh M Al Deeb mengungkap dugaan praktik nikah tanpa wali dan saksi oleh oknum ulama asal Kalimantan Barat.
- Oknum ulama tersebut diduga memanfaatkan pengaruh halus untuk menguras harta wanita kaya melalui modus pernikahan yang tidak sah.
- Pelaku menggunakan dalil agama yang diciptakan sendiri guna memanipulasi para korban untuk keuntungan materi secara pribadi.
Suara.com - Dunia hiburan dan religi kembali dikejutkan dengan pengakuan Syekh M Al Deeb di kanal YouTube Arie Untung.
Syekh M Al Deeb membeberkan adanya dugaan praktik menyimpang yang dilakukan seorang oknum ulama kondang.
Kasus ini mencuat di tengah belum usainya perkara hukum yang menyeret nama Syekh Al Misry, ulama yang diduga melakukan pelecehan seksual kepada puluhan santri laki-laki.
Syekh M Al Deeb memberikan bocoran, peristiwa tersebut terjadi di Kalimantan Barat. Pelaku bahkan adalah sosok terpandang di sana.
"Seorang ulama yang terkenal yang dia mungkin hampir setiap bulan nikah, nikah tanpa wali ya, sama wanita," ujar Syekh M Al Deeb di podcast Arie Untung yang diunggah baru-baru ini.
Ironisnya, pernikahan tersebut dilakukan tanpa saksi. Karena itu, ia mengatakan hal ini tak bisa dianggap nikah agama atau nikah siri.
"Bukan masalah siri juga, itu berdua aja di hotel," katanya mengungkap.
Mendengar hal itu, Arie Untung langsung memberikan respons tegas terkait lokasi pernikahan yang tidak lazim.
Arie merasa tindakan tersebut tidak bisa disebut sebagai sebuah pernikahan yang sah.
"Bukan nikah itu namanya! Bukan, nikah di hotel!" sahut Arie Untung.
Menurut Syekh M. Al Deeb, oknum tersebut selalu merasa tindakannya benar secara agama.
Pelaku diduga menggunakan alasan-alasan yang diciptakan sendiri untuk meyakinkan korbannya.
"Orang-orang yang lakukan hal-hal jelek itu mereka punya dalil sendiri, punya agama sendiri, punya Islam sendiri," imbuhnya.
Tidak hanya soal pernikahan, oknum ini juga disebut mengincar para perempuan yang memiliki ekonomi mapan.
Hal ini dilakukan demi mendapatkan keuntungan materi secara pribadi.