Seskab Teddy Ungkap Biaya Tambahan Kunjungan Prabowo ke Luar Negeri Ditanggung Pribadi, Publik Heboh

Sumarni

Selasa, 02 Juni 2026 | 08:30 WIB
Seskab Teddy Ungkap Biaya Tambahan Kunjungan Prabowo ke Luar Negeri Ditanggung Pribadi, Publik Heboh
Presiden Prabowo Subianto (kanan) menyalami Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Inf. Teddy Indra Wijaya (kiri) selepas prosesi penyematan tanda kehormatan Bintang Mahaputera Utama dalam upacara penganugerahan tanda kehormatan RI di Istana Negara, Jakarta, Senin (25/8/2025). ANTARA/HO-BPMI Sekretariat Presiden.
baca 10 detik
  • Seskab Teddy Indra Wijaya menyatakan kelebihan biaya perjalanan luar negeri Presiden Prabowo ditanggung sepenuhnya menggunakan dana pribadi.
  • Pemerintah memangkas jumlah delegasi kunjungan luar negeri secara signifikan menjadi hanya 40 hingga 50 orang per rombongan.
  • Penjelasan Seskab pada 1 Juni 2026 tersebut memicu tuntutan publik agar pemerintah lebih transparan terkait anggaran perjalanan dinas.

Suara.com - Teddy Indra Wijaya selaku Sekretaris Kabinet (Seskab) akhirnya buka suara menanggapi tudingan yang menyebut Presiden Prabowo Subianto terlalu sering melakukan perjalanan ke luar negeri.

Kritik tersebut ramai disuarakan publik terutama Dino Patti Djalal karena dinilai berpotensi membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), terutama di tengah kondisi ekonomi yang dinilai belum sepenuhnya stabil.

Melalui akun Instagram resmi Sekretariat Kabinet pada Senin, 1 Juni 2026, Teddy memberikan penjelasan terkait biaya perjalanan dinas Presiden ke luar negeri.

Menurutnya, pemerintah telah beberapa kali menjelaskan bahwa terdapat mekanisme khusus terkait pembiayaan perjalanan tersebut.

"Ini sudah dijelaskan beberapa kali. Jadi segala kelebihan biaya yang telah dianggarkan oleh negara, itu sepenuhnya ditanggung oleh pribadi Presiden Prabowo," kata Teddy dalam video yang diunggah melalui akun tersebut.

Teddy menegaskan bahwa langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk efisiensi sekaligus menjawab kekhawatiran masyarakat terkait penggunaan anggaran negara.

Ia juga menyebut bahwa jumlah rombongan yang mendampingi Presiden saat melakukan kunjungan ke luar negeri telah dikurangi secara signifikan dibandingkan periode pemerintahan sebelumnya.

"Kemudian yang kedua, jumlah rombongan. Ini sangat penting. Jumlah rombongan Presiden Prabowo itu sudah berkurang besar-besaran, dari separuh dari periode sebelumnya," ujarnya.

Lebih lanjut, Teddy menjelaskan bahwa pada masa pemerintahan sebelumnya jumlah delegasi yang ikut dalam satu kunjungan luar negeri bisa mencapai lebih dari 120 orang.

baca juga

Sementara pada era Presiden Prabowo, jumlah tersebut kini berkisar antara 40 hingga 50 orang.

"Jadi kalau dulu, itu sekali ke luar negeri bisa lebih dari 120 orang. Zaman Pak Prabowo antara 40 sampai 50 orang. Ini sudah banyak yang tahu," sambung Teddy.

Meski demikian, penjelasan tersebut justru memicu perdebatan di kalangan warganet. Sejumlah netizen menilai pengurangan jumlah rombongan belum tentu berdampak signifikan jika frekuensi kunjungan ke luar negeri meningkat.

"Lahh meskipun jumlah rombongan dikurangi tapi kalau jumlah visitnya ditambah berkali-kali lipat, ya sama wae atuh," tulis salah satu netizen di kolom komentar.

Selain itu, banyak pula yang meminta pemerintah membuka data penggunaan anggaran secara lebih transparan agar masyarakat dapat mengetahui secara rinci biaya yang dikeluarkan dalam setiap kunjungan luar negeri Presiden.

"Coba dong transparansinya. Biar diaudit sama-sama dengan publik," komentar netizen lainnya.

"Mana buka dong anggarannya, sampai LPJ-nya kalau berani. Jangan omon-omon doang," tulis akun lainnya.

Tak sedikit pula yang mempertanyakan pernyataan mengenai penggunaan dana pribadi Presiden untuk menutupi biaya di luar anggaran negara. Menurut mereka, aspek akuntabilitas dan sumber pendanaan tetap perlu dijelaskan secara rinci kepada publik.

"Gimana sih maksudnya perjalanan dinas pakai uang pribadi? Bukankah secara akuntabilitas perlu dipertanyakan, dari sumber dananya?" tulis seorang netizen.

Hingga kini, perdebatan mengenai perjalanan luar negeri Presiden Prabowo masih terus berlangsung di media sosial.

Sebagian masyarakat menilai kunjungan tersebut penting untuk memperkuat hubungan diplomatik dan kerja sama internasional, sementara sebagian lainnya meminta pemerintah lebih terbuka terkait penggunaan anggaran dan efektivitas setiap perjalanan yang dilakukan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Temui Jamaah yang Gagal Berangkat, Bos Hanania Travel Tawarkan Refund Bertahap Selama 2 Tahun

Temui Jamaah yang Gagal Berangkat, Bos Hanania Travel Tawarkan Refund Bertahap Selama 2 Tahun

Entertainment | Senin, 01 Juni 2026 | 17:58 WIB

Jawapos TV Resmi Hentikan Siaran di Usia ke-19, Video Studio Sepi Viral

Jawapos TV Resmi Hentikan Siaran di Usia ke-19, Video Studio Sepi Viral

Entertainment | Senin, 01 Juni 2026 | 14:24 WIB

Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila, Prabowo Ajak Megawati Jalan Berdampingan

Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila, Prabowo Ajak Megawati Jalan Berdampingan

News | Senin, 01 Juni 2026 | 11:21 WIB

Penghormatan Terakhir Presiden Prabowo untuk Mantan Menhan Ryamizard

Penghormatan Terakhir Presiden Prabowo untuk Mantan Menhan Ryamizard

News | Senin, 01 Juni 2026 | 11:06 WIB

Video Mensos Rela Menunggu Demi Bertemu Seskab Teddy Viral, Warganet Soroti Tata Birokrasi

Video Mensos Rela Menunggu Demi Bertemu Seskab Teddy Viral, Warganet Soroti Tata Birokrasi

Entertainment | Senin, 01 Juni 2026 | 11:00 WIB

Disambut Menhan Sjafrie, Prabowo Beri Penghormatan Terakhir untuk Jenderal Ryamizard di Kemhan

Disambut Menhan Sjafrie, Prabowo Beri Penghormatan Terakhir untuk Jenderal Ryamizard di Kemhan

News | Senin, 01 Juni 2026 | 10:02 WIB

Terkini

Cara Belanja di Singapura dan Jepang Pakai BRImo, Tanpa Tukar Mata Uang

Cara Belanja di Singapura dan Jepang Pakai BRImo, Tanpa Tukar Mata Uang

Bri | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:25 WIB

Mario Aji dan Veda Ega Ajak Masyarakat Ramaikan Gelaran MotoGP Mandalika 2026

Mario Aji dan Veda Ega Ajak Masyarakat Ramaikan Gelaran MotoGP Mandalika 2026

Sport | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:24 WIB

Swiss-Belhotel Airport Yogyakarta Gelar 2nd Fun Kids Swimming Competition

Swiss-Belhotel Airport Yogyakarta Gelar 2nd Fun Kids Swimming Competition

Jogja | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:22 WIB

Langgar Tradisi FIFA, Donald Trump Tetap akan Serahkan Trofi Juara Piala Dunia 2026

Langgar Tradisi FIFA, Donald Trump Tetap akan Serahkan Trofi Juara Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:10 WIB

Lebih Transparan, Begini Cara BRI Digitalisasi Transaksi di Lapas

Lebih Transparan, Begini Cara BRI Digitalisasi Transaksi di Lapas

Bri | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:01 WIB

Kenyamanan Jadi Prioritas Baru dalam Mobilitas Warga Kota

Kenyamanan Jadi Prioritas Baru dalam Mobilitas Warga Kota

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:42 WIB

Heboh Transpuan Bogor Dilempar Air Seni, Amnesty Duga Buntut dari Perpres 111/2025

Heboh Transpuan Bogor Dilempar Air Seni, Amnesty Duga Buntut dari Perpres 111/2025

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:35 WIB

Spanyol vs Argentina: 6 Faktor Penentu Juara Piala Dunia 2026

Spanyol vs Argentina: 6 Faktor Penentu Juara Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:30 WIB

Mitra Grab Sambut Positif Skema Komisi 8 Persen, Sebut Tak Ada Lagi Potongan Tambahan

Mitra Grab Sambut Positif Skema Komisi 8 Persen, Sebut Tak Ada Lagi Potongan Tambahan

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:22 WIB

Korban Tewas Kecelakaan Sibolangit Dibawa ke RS Adam Malik, Kondisi Mengenaskan

Korban Tewas Kecelakaan Sibolangit Dibawa ke RS Adam Malik, Kondisi Mengenaskan

Sumut | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:13 WIB

×