- Raffi Ahmad mengaku hanya bertemu pihak Blueray Cargo saat berada di Amerika Serikat.
- Ia menegaskan tidak pernah memesan atau bertransaksi iPhone maupun laptop.
- Raffi meluruskan isu tersebut karena merasa perlu menjaga kepercayaan publik.
Suara.com - Raffi Ahmad buka suara terkait namanya yang dikaitkan dengan PT Blueray Cargo pemberi suap ke pejabat bea cukai. Dalam persidangan sebelumnya, suami Nagita Slavina itu disebut menitipkan barang melalui perusahaan kargo tersebut.
Penjelasan Raffi Ahmad disampaikan saat ia menjadi bintang tamu di kanal YouTube Dedi Mulyadi. Didampingi Nagita Slavina, ia berupaya meluruskan kabar yang menyeret namanya dalam isu penyelundupan barang.
Raffi menjelaskan, pertemuannya dengan pihak Blueray Cargo terjadi ketika dirinya berada di Amerika Serikat untuk mengikuti kompetisi maraton.
"Oktober tahun lalu kalau nggak salah. Ada Gading, Ariel, nah kita ke restoran Awang Kitchen," kata Raffi Ahmad dalam video yang tayang pada Rabu, 10 Juni 2026.
Menurut Raffi, di seberang restoran tersebut terdapat sebuah toko bernama Blueray. Saat itu, beberapa orang yang berada di sana mengenalinya dan meminta foto bersama.
"Dia teh pada gini semuanya, 'Eh Aa Raffi!'. Saya juga gak tahu dia yang punya toko Blueray teh," terang Raffi Ahmad.
Bahkan, ayah dua anak itu menunjukkan foto dirinya bersama Gading Marten, Desta, dan Ariel NOAH di depan papan bertuliskan Blueray Cargo.
"Nih, ada si Gading, Desta, Ariel, tulisannya Blueray Cargo," tutur Raffi.
Dalam pertemuan tersebut, pihak Blueray Cargo menawarkan jasa pengiriman barang ke Indonesia.
"Aku nggak kenal. Terus teh biasa basa-basi, 'Aa Raffi,' katanya, 'Mas Ariel, kita ini bisa mengirimkan kalau mau kirim handphone, kirim laptop ke Indonesia'," ucap Raffi Ahmad mengenang percakapan tersebut.
Raffi mengaku hanya menanggapi secara sopan dan tidak enak untuk menolak secara langsung.
"Nggak mungkin jawab nggak," katanya.
Saat itu, pihak Blueray Cargo juga sempat menawarkan iPhone keluaran terbaru. Namun, Raffi menegaskan dirinya tidak pernah memberikan persetujuan untuk membeli barang tersebut.
"Oh iya atuh nanti kalau ada iPhone atau itu nanti ya, oke.' Saya teh hanya begitu saja, Kang. Udah aja," ujarnya.

Presenter asal Bandung tersebut menegaskan tidak pernah melakukan pemesanan maupun transaksi apa pun. Karena itu, ia mengaku heran ketika barang tersebut justru sampai ke Indonesia.
"Saya pesen aja enggak, transaksi aja nggak ada, handphonenya nyampe ke sini," jelas Raffi Ahmad.
Ia menduga pegawai yang ditemuinya di Amerika Serikat salah menyampaikan informasi kepada atasannya.
"Ternyata pegawainya yang di situ WhatsApp ke bosnya kali, 'Ini Pak Raffi tadi mau mengirim handphone atau mau pesen handphone'," kata Raffi Ahmad.
Raffi mengatakan ia merasa perlu memberikan klarifikasi karena kini ia tidak hanya berstatus sebagai selebritas, tetapi juga mengemban amanah sebagai Utusan Khusus Presiden.
"Karena sekarang dikasih kepercayaan sebagai Utusan Khusus Presiden kan saya harus, kalau ada hal yang memang seperti, kan harus saya luruskan," ujarnya.