- Chef Arnold Poernomo memutuskan untuk mundur dari keterlibatan penyusunan petunjuk teknis program Makan Bergizi Nasional Badan Gizi Nasional.
- Arnold menilai kompleksitas logistik dan tantangan operasional program di wilayah 3T tidak sesuai dengan kapasitas kemampuannya saat ini.
- Keputusan tersebut diambil sebagai klarifikasi atas spekulasi publik terkait peran aktifnya dalam kebijakan strategis pemerintah yang sedang berjalan.
Suara.com - Chef Arnold Poernomo akhirnya buka suara terkait isu keterlibatannya dalam penyusunan petunjuk teknis (juknis) program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola oleh Badan Gizi Nasional (BGN).
Melalui unggahan Instagram Story pada Rabu (10/6/2026) lelaki 36 tahun tersebut menegaskan dirinya memilih untuk tidak mengambil peran lebih jauh.
Meski mengakui sempat diminta memberikan pendapat, juri MasterChef Indonesia tersebut merasa kapasitasnya tidak sebanding dengan kompleksitas program tersebut.
Dia menilai eksekusi program ini, terutama untuk wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar), menyimpan tantangan yang sangat besar.
"Saya memang diminta untuk memberikan pendapat untuk juknis BGN, saya dan tim sudah review dan pelajari. Program MBG ini sangat complex terutama untuk 3T dari logistic, kesediaan bahan, SDM dll," tulis Chef Arnold dalam unggahan tersebut.
Sang koki menambahkan bahwa dia lebih memilih untuk mundur dan menyerahkan tanggung jawab kepada pihak lain yang dinilai lebih berkompeten.
"Saya rasa banyak orang lain yang lebih hebat, capable dan paham lebih dari saya. Semua masukan tentang operasional sudah kami sampaikan dan semoga bisa lebih strategis," ujarnya.
Keputusan Chef Arnold untuk menarik diri dari lingkaran proyek pemerintah ini menjadi sorotan publik.
Pasalnya, sang koki sempat menuai kritik keras di media sosial akibat pernyataannya yang mengeluhkan kenaikan harga bahan baku daging, yang kemudian dikaitkan warganet dengan dukungannya terhadap pemerintahan saat ini.
Dalam unggahan terpisah, Arnold juga menyinggung perihal perbedaan pendapat yang kerap memicu kegaduhan di dunia maya.
Mengutip kutipan dari buku The Daily Stoic, sembari menegaskan pandangannya. "Enggak semua itu harus di-iyain atau sepakatin," tulisnya.
Sebagai informasi, Chef Arnold memang belakangan terus dikaitkan dengan kebijakan pemerintah, baik dari sisi politik maupun keterlibatannya sebagai konsultan ahli untuk program makan bergizi.
Klarifikasi ini menjadi jawaban atas spekulasi netizen yang terus mendesak sang koki untuk bertanggung jawab atas program-program pemerintah yang sedang berjalan di tengah situasi ekonomi yang sedang disorot.
Kini, dengan pernyataan terbuka tersebut, Arnold tampak ingin membatasi keterlibatannya secara operasional dalam proyek strategis nasional tersebut.