- Senator Bali Arya Wedakarna menghadiri ajang Miss Equality World 2026 di Bangkok untuk mempromosikan pariwisata.
- Kehadiran pria berseragam militer yang mendampingi Arya di acara tersebut memicu perdebatan dan sorotan publik.
- Ajang internasional bagi perempuan transgender tersebut berakhir di Bangkok pada 30 Agustus 2026 dan dimenangkan perwakilan Filipina.
Suara.com - Kehadiran anggota DPD dari Bali, Arya Wedakarna dalam ajang Miss Equality World 2026 di Bangkok, Thailand, menjadi sorotan di media sosial.
Foto dan video yang memperlihatkan senator asal Bali tersebut beredar dan memicu beragam reaksi dari warganet.
Perhatian netizen bukan hanya tertuju pada kehadiran Arya, tetapi juga sosok berambut cepak yang tampak mengenakan seragam militer saat mendampinginya dalam kegiatan tersebut.
Kemunculan sosok tersebut kemudian menjadi bahan perbincangan di media sosial.
Sejumlah warganet mempertanyakan konteks kehadiran orang berseragam militer dalam acara yang merupakan kontes kecantikan internasional bagi perempuan transgender.
Ada pula yang mengaitkannya dengan kebijakan pemerintah mengenai isu LGBT.
Hingga berita ini disusun, belum terdapat penjelasan mengenai identitas maupun kapasitas sosok berseragam tersebut.
Arya Klaim Hadir untuk Promosi Pariwisata Bali
Sementara itu, melalui unggahan di akun Instagram miliknya, Arya menjelaskan kegiatan yang diikutinya di Bangkok.
Ia disebut menerima penghargaan Star Light dari MS Organization.
Penghargaan tersebut dikaitkan dengan upaya menjadikan Bali sebagai salah satu destinasi pariwisata utama dunia.
Dalam unggahan itu disebutkan bahwa kegiatan tersebut disaksikan oleh perwakilan dari 15 negara.
Arya juga disebut menyaksikan peluncuran video wisata Bali Barat yang diputar di MGI Convention Center.
Promosi pariwisata Bali menjadi salah satu konteks yang ditonjolkan dalam unggahan tersebut.
Selain sebagai anggota DPD RI, Arya juga disebut dalam unggahannya sebagai Presiden The Hindu Center of Indonesia.
Ia menempatkan kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya memperkenalkan pariwisata Bali di panggung internasional.
Miss Equality World Punya Jejak di Bali
Miss Equality World merupakan kontes kecantikan internasional bagi perempuan transgender yang membawa isu hak asasi manusia, kesetaraan gender, dan penghapusan diskriminasi.
Ajang tersebut memiliki keterkaitan dengan Bali.
Miss Equality World didirikan oleh Gebby Vesta dan edisi perdana pada 2022 digelar di Bali.
Edisi kedua pada 2023 juga berlangsung di Bali.
Pada malam puncak 11 Agustus 2023, Sofia Colmenarez dari Venezuela keluar sebagai pemenang, sementara wakil Thailand menempati posisi 2nd Runner-up.
Dalam perkembangannya, ajang tersebut kini dikelola oleh MS Management dan dikembangkan dengan konsep yang disebut sebagai Akademi Kepemimpinan.
Miss Equality World 2026 kemudian digelar di Bangkok dan berakhir pada 30 Agustus 2026.
Pada edisi tahun ini, Jamie Casiño dari Filipina berhasil meraih gelar Miss Equality World 2026.
Sementara itu, Vi Ai Kiang dari Vietnam menempati posisi 2nd Runner-up.
Meski penyelenggaraan terbaru berpindah ke Thailand, organisasi Miss Equality World disebut masih memiliki hubungan kerja sama dengan Bali.
Salah satu fokusnya adalah mempromosikan Bali sebagai destinasi wisata dunia yang mengedepankan keberagaman dan kesetaraan.