- Aktris Raisya Bawazier dan suaminya, Muhammad Zidan, menikah di Hotel Fairmont Jakarta pada 21 Desember 2025.
- Muhammad Zidan mengajukan permohonan cerai talak ke Pengadilan Agama Jakarta Pusat pada tanggal 21 Agustus 2026.
- Sidang perdana perceraian mereka telah digelar pada tanggal 1 September 2026 di Pengadilan Agama Jakarta Pusat.
Suara.com - Nama Raisya Bawazier belakangan tengah menjadi sorotan publik setelah kabar mengenai rumah tangganya dengan Muhammad Zidan mencuat ke media.
Raisya Bawazier dan Muhammad Zidan diketahui menikah pada 21 Desember 2025 di Hotel Fairmont Jakarta.
Namun, sekitar delapan bulan kemudian, Muhammad Zidan mengajukan permohonan cerai talak ke Pengadilan Agama Jakarta Pusat pada 21 Agustus 2026.
Kabar tersebut semakin ramai setelah keduanya memberikan sejumlah pernyataan mengenai kondisi rumah tangga mereka.
Nama Raisya Bawazier pun menghiasi pemberitaan di internet beberapa hari terakhir. Lalu, sebenarnya siapa Raisya Bawazier dan ada apa dengan rumah tangganya?
Berikut profil Raisya Bawazier serta fakta-fakta mengenai masalah rumah tangganya yang kini menjadi perhatian publik.
Siapa Raisya Bawazier? Ini Profilnya

Raisya Bawazier memiliki nama lengkap Raisya Ramadani Bawazier dan lahir di Jakarta pada 2001. Untuk tanggal tepatnya, beberapa sumber menyebut Raisya Bawazier lahir pada 31 Oktober, tapi ada juga yang menyebutnya lahir di tanggal 31 Desember.
Raisya Bawazier dikenal sebagai aktris yang terjun ke industri hiburan sejak tahun 2018. Ia juga menjalani profesi sebagai model.
Karier Raisya di dunia akting dimulai melalui sinetron "Drakula Cantik" yang tayang di SCTV pada 2018. Dalam sinetron tersebut, ia dipercaya memerankan karakter Clara dan menjadi pemeran utama.
Setelah debut, Raisya kembali tampil dalam sejumlah judul sinetron dan serial, termasuk "Princess Mermaid", "Insya Allah Surga", "Little Mom", "Love Story the Series", hingga "Skaya and the Big Boss".
Ia juga membintangi sejumlah film seperti "Bukan Cinderella" (2022) dan "Kukejar Mimpi" (2024), serta puluhan judul FTV.
Soal pendidikan, Raisya Bawazier diketahui menempuh kuliah jurusan Ilmu Komunikasi di Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR. Ia mulai berkuliah pada 2019 dan menyelesaikan pendidikannya pada 2023.
Dalam kehidupan pribadinya, Raisya menikah dengan Muhammad Zidan pada 21 Desember 2025. Pernikahan tersebut digelar di Hotel Fairmont Jakarta, tempat akad nikah dan resepsi keduanya berlangsung.
Fakta-Fakta Masalah Rumah Tangga Raisya Bawazier
Namun, rumah tangga Raisya Bawazier dan Muhammad Zidan sekarang tengah berada di ujung tanduk. Berikut beberapa fakta terkait masalah rumah tangga Raisya Bawazier:
1. Muhammad Zidan Mengajukan Cerai Talak Setelah 8 Bulan Menikah
Rumah tangga Raisya Bawazier dan Muhammad Zidan mulai menjadi perhatian setelah Zidan mengajukan permohonan cerai talak ke Pengadilan Agama Jakarta Pusat. Perkara tersebut didaftarkan pada 21 Agustus 2026 dengan nomor 1440/Pdt.G/2026/PA.JP.
Karena permohonan perceraian diajukan oleh pihak suami, perkara tersebut masuk dalam kategori cerai talak. Sidang perdana kemudian digelar pada 1 September 2026 di Pengadilan Agama Jakarta Pusat.
2. Zidan Sebut Ada Perbedaan Pendapat dan Visi-Misi
Dalam sidang perdana, Muhammad Zidan mengungkap alasan dirinya mengajukan cerai talak. Ia menyebut ketidakcocokan dan perbedaan pendapat sejak awal menjadi salah satu persoalan dalam rumah tangga mereka.
Zidan juga menyebut adanya perbedaan visi dan misi yang menurutnya berkaitan dengan latar belakang kehidupan mereka. Ia mengatakan Raisya terbiasa hidup di Jakarta, sedangkan dirinya berasal dari daerah sehingga terdapat perbedaan pemikiran di antara keduanya.
3. Keduanya Disebut Sudah Pisah Rumah
Selain mengungkap alasan perceraian, Zidan mengatakan dirinya dan Raisya sudah tidak tinggal serumah. Ia menyebut keduanya telah pisah rumah sejak cukup lama, meski tidak mengingat secara pasti kapan hal tersebut mulai terjadi.
Zidan juga mengatakan kondisi Raisya saat ini baik-baik saja. Dalam keterangannya, ia bahkan mengaku merasa memiliki kesalahan yang turut membuat rumah tangga mereka akhirnya berada di ujung perceraian.
4. Raisya Mengaku Dirinya yang Meminta Ditalak
Di sisi lain, Raisya Bawazier memberikan pernyataan berbeda melalui siaran langsung di media sosial. Ia mengaku bahwa dirinya meminta kepada Zidan untuk ditalak, bahkan menyebut meminta talak tiga agar hubungan tersebut tidak kembali lagi.
Dalam pernyataannya, Raisya juga menyinggung persoalan sikap terhadap orang tuanya sebagai salah satu hal yang membuatnya mengambil keputusan tersebut. Pernyataan ini merupakan versi Raisya mengenai kondisi rumah tangganya dan berbeda dengan penjelasan Zidan mengenai alasan perceraian.
5. Muncul Isu Orang Ketiga, tetapi Dibantah Zidan
Masalah rumah tangga Raisya dan Zidan juga diwarnai isu mengenai dugaan adanya perempuan lain. Raisya sempat menyinggung dugaan tersebut melalui media sosial dengan menyebut dirinya merasa tertipu dan mengaku mendapat informasi mengenai keberadaan perempuan lain.
Namun, Zidan membantah adanya orang ketiga dalam rumah tangganya. Ia menegaskan bahwa isu tersebut harus dibuktikan dan meminta agar persoalan tersebut tidak langsung dianggap sebagai penyebab perceraian.
6. Persoalan Nafkah Turut Disinggung
Persoalan nafkah juga muncul dalam pernyataan mengenai keretakan rumah tangga mereka. Raisya sempat menyinggung nominal Rp10 juta per bulan, sementara Zidan memberikan keterangan bahwa dirinya masih memberikan nafkah di atas Rp30 juta per bulan.
Menurut Zidan, perbedaan kondisi pendapatan turut berkaitan dengan dinamika rumah tangga mereka. Ia menyebut dirinya merupakan pelaku UMKM dan berasal dari daerah, sehingga terdapat perbedaan kondisi serta budaya pendapatan yang menurutnya ikut memengaruhi kehidupan mereka.
Dengan demikian, kabar mengenai rumah tangga Raisya Bawazier dan Muhammad Zidan masih menjadi perhatian karena keduanya memberikan sejumlah keterangan dari sudut pandang masing-masing.
Proses perceraian tersebut juga masih berjalan di Pengadilan Agama Jakarta Pusat, sehingga berbagai persoalan yang muncul ke publik perlu dilihat sebagai pernyataan dari pihak-pihak terkait, bukan kesimpulan akhir mengenai penyebab perceraian.