Revisi Aturan Permenhub, Tarif Ojol akan Diatur Gubernur

Dwi Bowo Raharjo | Alfian Winanto
Ojek online melintas di Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (6/12/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]
Ojek online melintas di Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (6/12/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Kementerian Perhubungan merevisi Permenhub Nomor 12 Tahun 2019 terkait penyesuaian tarif ojek online.

Suara.com - Ojek online melintas di Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (6/12/2022). Kementerian Perhubungan merevisi Permenhub Nomor 12 Tahun 2019 terkait penyesuaian tarif ojek online.

Lewat aturan permenhub ini, nantinya kebijakan tarif ojek online atau ojek daring akan ditetapkan oleh Gubernur di masing-masing wilayah. Sedangkan Kemenhub nantinya hanya menetapkan formula atas biaya jasa tarif ojek online.

Namun, selama masa transisi perubahan kebijakan, maka tarif ojek online masih mengikuti ketentuan sebelumnya yakni Permenhub Nomor 12 tahun 2019.

Perusahaan aplikasi juga dapat menerapkan biaya penunjang berupa biaya dukungan kesejahteraan mitra pengemudi paling tinggi 5 persen berupa: Asuransi keselamatan tambahan, Penyediaan fasilitas pelayanan mitra pengemudi, Dukungan pusat informasi, Bantuan biaya operasional, dan bantuan lainnya. [Suara.com/Alfian Winanto]