Menjajal Serunya Wisata Kereta Apung di Thailand

Dwi Bowo Raharjo | Alfian Winanto | Suara.com

Minggu, 12 November 2023 | 11:05 WIB
  • Foto udara menunjukkan wisata "Kereta Apung" di tengah Bendungan Pasak Jolasid, Provinsi Lopburi, Thailand, Sabtu (4/11/2023). [MANAN VATSYAYANA / AFP]
    Foto udara menunjukkan wisata "Kereta Apung" di tengah Bendungan Pasak Jolasid, Provinsi Lopburi, Thailand, Sabtu (4/11/2023). [MANAN VATSYAYANA / AFP]
  • Wisatawan menaiki "Kereta Apung" yang menuju Bendungan Pasak Jolasid, Provinsi Lopburi, Thailand, Sabtu (4/11/2023). [MANAN VATSYAYANA / AFP]
    Wisatawan menaiki "Kereta Apung" yang menuju Bendungan Pasak Jolasid, Provinsi Lopburi, Thailand, Sabtu (4/11/2023). [MANAN VATSYAYANA / AFP]
  • Wisatawan mengabadikan pemandangan saat menaiki wisata "Kereta Apung" yang tengan melintas di Bendungan Pasak Jolasid, Provinsi Lopburi, Thailand, Sabtu (4/11/2023). [MANAN VATSYAYANA / AFP]
    Wisatawan mengabadikan pemandangan saat menaiki wisata "Kereta Apung" yang tengan melintas di Bendungan Pasak Jolasid, Provinsi Lopburi, Thailand, Sabtu (4/11/2023). [MANAN VATSYAYANA / AFP]
  • Seorang wisatawan mengabadikan pemandangan saat menaiki wisata "Kereta Apung" yang tengan melintas di Bendungan Pasak Jolasid, Provinsi Lopburi, Thailand, Sabtu (4/11/2023). [MANAN VATSYAYANA / AFP]
    Seorang wisatawan mengabadikan pemandangan saat menaiki wisata "Kereta Apung" yang tengan melintas di Bendungan Pasak Jolasid, Provinsi Lopburi, Thailand, Sabtu (4/11/2023). [MANAN VATSYAYANA / AFP]
  • Seorang wisatawan berswafoto saat menaiki wisata "Kereta Apung" yang tengah berhenti di Bendungan Pasak Jolasid, Provinsi Lopburi, Thailand, Sabtu (4/11/2023). [MANAN VATSYAYANA / AFP]
    Seorang wisatawan berswafoto saat menaiki wisata "Kereta Apung" yang tengah berhenti di Bendungan Pasak Jolasid, Provinsi Lopburi, Thailand, Sabtu (4/11/2023). [MANAN VATSYAYANA / AFP]
  • Seorang wisatawan berswafoto saat menaiki wisata "Kereta Apung" yang tengah berhenti di Bendungan Pasak Jolasid, Provinsi Lopburi, Thailand, Sabtu (4/11/2023). [MANAN VATSYAYANA / AFP]
    Seorang wisatawan berswafoto saat menaiki wisata "Kereta Apung" yang tengah berhenti di Bendungan Pasak Jolasid, Provinsi Lopburi, Thailand, Sabtu (4/11/2023). [MANAN VATSYAYANA / AFP]
  • Foto udara menunjukkan wisata "Kereta Apung" di tengah Bendungan Pasak Jolasid, Provinsi Lopburi, Thailand, Sabtu (4/11/2023). [MANAN VATSYAYANA / AFP]
    Foto udara menunjukkan wisata "Kereta Apung" di tengah Bendungan Pasak Jolasid, Provinsi Lopburi, Thailand, Sabtu (4/11/2023). [MANAN VATSYAYANA / AFP]
  • Foto udara menunjukkan wisata "Kereta Apung" di tengah Bendungan Pasak Jolasid, Provinsi Lopburi, Thailand, Sabtu (4/11/2023). [MANAN VATSYAYANA / AFP]
  • Wisatawan menaiki "Kereta Apung" yang menuju Bendungan Pasak Jolasid, Provinsi Lopburi, Thailand, Sabtu (4/11/2023). [MANAN VATSYAYANA / AFP]
  • Wisatawan mengabadikan pemandangan saat menaiki wisata "Kereta Apung" yang tengan melintas di Bendungan Pasak Jolasid, Provinsi Lopburi, Thailand, Sabtu (4/11/2023). [MANAN VATSYAYANA / AFP]
  • Seorang wisatawan mengabadikan pemandangan saat menaiki wisata "Kereta Apung" yang tengan melintas di Bendungan Pasak Jolasid, Provinsi Lopburi, Thailand, Sabtu (4/11/2023). [MANAN VATSYAYANA / AFP]
  • Seorang wisatawan berswafoto saat menaiki wisata "Kereta Apung" yang tengah berhenti di Bendungan Pasak Jolasid, Provinsi Lopburi, Thailand, Sabtu (4/11/2023). [MANAN VATSYAYANA / AFP]
  • Seorang wisatawan berswafoto saat menaiki wisata "Kereta Apung" yang tengah berhenti di Bendungan Pasak Jolasid, Provinsi Lopburi, Thailand, Sabtu (4/11/2023). [MANAN VATSYAYANA / AFP]
  • Foto udara menunjukkan wisata "Kereta Apung" di tengah Bendungan Pasak Jolasid, Provinsi Lopburi, Thailand, Sabtu (4/11/2023). [MANAN VATSYAYANA / AFP]

Suara.com - Foto udara menunjukkan wisata "Kereta Apung" di tengah Bendungan Pasak Jolasid, Provinsi Lopburi, Thailand, Sabtu (4/11/2023). State Railway of Thailand (SRT) menghadirkan layanan kereta terbaru mereka yang diberi nama "Rot Fai Loi Nam" atau kereta mengapung di atas air.

Jika biasanya kereta melintas di bawah tanah atau di atas jalan raya, maka kereta yang satu ini berbeda. Lintasannya ada di atas air, melewati kawasan bendungan besar Pasak Jolasid.

Rute yang dilalui kereta apung ini dimulai dari Stasiun Hua Lamphong di Bangkok dan berakhir di Bendungan Pasak Jolasid di Provinsi Lop Buri. Perjalanan kereta apung ini akan memakan waktu 3-4 jam.

Penumpang akan berangkat pada pukul 6 pagi dari Bangkok. Dalam perjalanan ini penumpang kereta akan diajak berhenti di tengah-tengah bendungan selama 20 menit untuk menikmati pemandangan dan berfoto-foto.

Setelah itu barulah kereta berlanjut ke Stasiun Khok Salung. Di sini kereta akan berhenti selama 30 menit untuk memberikan waktu bagi penumpang yang ingin berbelanja produk lokal. Terakhir kereta akan berhenti di tujuan akhir, di stasiun bendungan tersebut pada pukul 10.35 pagi.

Menurut Public Relation SRT Ekkarat Sri-arayanphong, keberadaan kereta apung tahunan ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk memulihkan pariwisata dan ekonomi lokal. [MANAN VATSYAYANA / AFP]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Rekomendasi Tempat Makan Unik yang Cocok Buat Bersantai di Yogyakarta

4 Rekomendasi Tempat Makan Unik yang Cocok Buat Bersantai di Yogyakarta

Your Say | Jum'at, 10 November 2023 | 14:50 WIB

4 Tempat Wisata Dekat yang Cuma 15 Menit dari JIS, Bisa Mampir Usai Nonton Piala Dunia U17

4 Tempat Wisata Dekat yang Cuma 15 Menit dari JIS, Bisa Mampir Usai Nonton Piala Dunia U17

Lifestyle | Jum'at, 10 November 2023 | 14:02 WIB

3 Destinasi Solo Traveling Untuk Para Jomblo, Cek Promo Biar Lebih Murah

3 Destinasi Solo Traveling Untuk Para Jomblo, Cek Promo Biar Lebih Murah

Lifestyle | Jum'at, 10 November 2023 | 11:00 WIB

Siap-Siap! Dew Jirawat Bakal Gelar Fan Meeting di Jakarta

Siap-Siap! Dew Jirawat Bakal Gelar Fan Meeting di Jakarta

Entertainment | Jum'at, 10 November 2023 | 06:00 WIB

Terkini

Aksi Seni untuk Palestina Warnai Peringatan 78 Tahun Nakba di Bandung

Aksi Seni untuk Palestina Warnai Peringatan 78 Tahun Nakba di Bandung

Foto | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:04 WIB

Kebakaran Gedung Jantung RSUD Dr Soetomo, Puluhan Pasien Dievakuasi

Kebakaran Gedung Jantung RSUD Dr Soetomo, Puluhan Pasien Dievakuasi

Foto | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:56 WIB

Viral Main Gim dan Merokok Saat Rapat, Achmad Syahri Kena Teguran Keras

Viral Main Gim dan Merokok Saat Rapat, Achmad Syahri Kena Teguran Keras

Foto | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:23 WIB

Waduk Melati Akan Ditata Jadi Ikon Baru Destinasi Publik Jakarta

Waduk Melati Akan Ditata Jadi Ikon Baru Destinasi Publik Jakarta

Foto | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:41 WIB

Libur Panjang, Ribuan Kendaraan Serbu Kawasan Puncak

Libur Panjang, Ribuan Kendaraan Serbu Kawasan Puncak

Foto | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:22 WIB

Melihat Pengembangbiakan Unta Australia di Mojokerto

Melihat Pengembangbiakan Unta Australia di Mojokerto

Foto | Kamis, 14 Mei 2026 | 09:00 WIB

Teluk Kendari Keruh Akibat Banjir, Sedimentasi Kian Mengkhawatirkan

Teluk Kendari Keruh Akibat Banjir, Sedimentasi Kian Mengkhawatirkan

Foto | Kamis, 14 Mei 2026 | 07:00 WIB

Satgas PKH Setor Rp10,27 Triliun dan 2,37 Juta Hektare Lahan Hutan ke Negara

Satgas PKH Setor Rp10,27 Triliun dan 2,37 Juta Hektare Lahan Hutan ke Negara

Foto | Rabu, 13 Mei 2026 | 20:14 WIB

Dituntut 18 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Peluk Erat Sang Istri

Dituntut 18 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Peluk Erat Sang Istri

Foto | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:37 WIB

Melihat Penyulaman Kiswah Kabah di Kota Makkah

Melihat Penyulaman Kiswah Kabah di Kota Makkah

Foto | Rabu, 13 Mei 2026 | 06:00 WIB