Dua Pabrik Besi di Serang Disegel, Diduga Sumber Pencemaran Udara di Jakarta

Rabu, 11 Juni 2025 | 19:45 WIB
  • Petugas Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian Lingkungan Hidup memasang plang penyegelan di salah satu pabrik besi saat inspeksi mendadak di Kragilan, Kabupaten Serang, Banten, Selasa (10/6/2025). [ANTARA FOTO/Angga Budhiyanto/nym]
    Petugas Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian Lingkungan Hidup memasang plang penyegelan di salah satu pabrik besi saat inspeksi mendadak di Kragilan, Kabupaten Serang, Banten, Selasa (10/6/2025). [ANTARA FOTO/Angga Budhiyanto/nym]
  • Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq (kanan) didampingi Deputi Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) KLH/BPLH Rasio Ridho Sani (kedua kiri) meninjau salah satu pabrik besi saat inspeksi mendadak di Cikande, Kabupaten Serang, Banten, Selasa (10/6/2025). [ANTARA FOTO/Angga Budhiyanto/nym]
    Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq (kanan) didampingi Deputi Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) KLH/BPLH Rasio Ridho Sani (kedua kiri) meninjau salah satu pabrik besi saat inspeksi mendadak di Cikande, Kabupaten Serang, Banten, Selasa (10/6/2025). [ANTARA FOTO/Angga Budhiyanto/nym]
  • Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq (kedua kanan) didampingi Deputi Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) KLH/BPLH Rasio Ridho Sani (keempat kiri) meninjau salah satu pabrik besi saat inspeksi mendadak di Cikande, Kabupaten Serang, Banten, Selasa (10/6/2025). [ANTARA FOTO/Angga Budhiyanto/nym]
    Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq (kedua kanan) didampingi Deputi Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) KLH/BPLH Rasio Ridho Sani (keempat kiri) meninjau salah satu pabrik besi saat inspeksi mendadak di Cikande, Kabupaten Serang, Banten, Selasa (10/6/2025). [ANTARA FOTO/Angga Budhiyanto/nym]
  • Petugas Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian Lingkungan Hidup memasang plang penyegelan di salah satu pabrik besi saat inspeksi mendadak di Kragilan, Kabupaten Serang, Banten, Selasa (10/6/2025). [ANTARA FOTO/Angga Budhiyanto/nym]
  • Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq (kanan) didampingi Deputi Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) KLH/BPLH Rasio Ridho Sani (kedua kiri) meninjau salah satu pabrik besi saat inspeksi mendadak di Cikande, Kabupaten Serang, Banten, Selasa (10/6/2025). [ANTARA FOTO/Angga Budhiyanto/nym]
  • Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq (kedua kanan) didampingi Deputi Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) KLH/BPLH Rasio Ridho Sani (keempat kiri) meninjau salah satu pabrik besi saat inspeksi mendadak di Cikande, Kabupaten Serang, Banten, Selasa (10/6/2025). [ANTARA FOTO/Angga Budhiyanto/nym]

Suara.com - Petugas Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian Lingkungan Hidup memasang plang penyegelan di salah satu pabrik besi saat inspeksi mendadak di Kragilan, Kabupaten Serang, Banten, Selasa (10/6/2025).

Kementerian Lingkungan Hidup menyegel dua pabrik besi di Kabupaten Serang, Banten pada Selasa (10/6) malam karena diduga menjadi sumber pencemaran udara hingga merambah ke wilayah Jakarta.

Dua pabrik tersebut adalah PT Luckione Environment Science Indonesia (LESI) dan PT Jaya Abadi Steel (JAS).

Kementerian Lingkungan Hidup menyatakan bahwa PT LESI terindikasi menyumbang zat pencemar udara berbahaya, termasuk Airborne Emission Particulate (AEP) yang turut memperburuk kualitas udara di Jabodetabek.

Sedangkan di PT JAS ditemukan indikasi pencemaran udara serupa serta pencemaran tanah akibat pembuangan limbah steel slag (terak baja) non-B3 secara tidak sesuai ketentuan. [ANTARA FOTO/Angga Budhiyanto]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI