Suara.com - Penjual membuat sagu di Tulehu, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku, Rabu (17/6/2026). Pengolahan sagu secara tradisional masih bertahan di daerah tersebut sebagai bagian dari budaya sekaligus penopang ekonomi masyarakat.
Para penjual sagu di tulehu mampu memproduksi lima karung sagu siap olah setiap hari untuk berbagai jenis makanan seperti papeda, sagu bakar, dan sagu gula, dengan harga jual Rp100.000 per karung.
Sagu masih menjadi salah satu sumber pangan utama masyarakat Maluku dan diolah secara tradisional, mulai dari pemarutan batang sagu hingga proses pengendapan pati sebelum dikemas dan dipasarkan. Hasil produksinya dijual untuk memenuhi kebutuhan masyarakat lokal maupun luar daerah.
Selain diolah menjadi papeda, sagu juga menjadi bahan baku berbagai makanan khas Maluku seperti sagu bakar, sagu gula, dan aneka kue tradisional. Komoditas tersebut dinilai memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan pangan berbasis sumber daya lokal. [ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/tom]