Jeratan Mafia di Balik Kasus Korupsi DPRD Garut, Empat Kali Ganti Kajari Kasusnya Masih Jalan di Tempat

Suara Garut

Sabtu, 11 Maret 2023 | 12:25 WIB
Jeratan Mafia di Balik Kasus Korupsi DPRD Garut, Empat Kali Ganti Kajari Kasusnya Masih Jalan di Tempat
Kantor Kejaksaan Negeri Garut. Empat kali pergantian Kajari Garut, kasus korupsi DPRD Garut masih berjalan di tempat.

SuaraGarut.id - Sudah empat kali pergantian Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) kasus korupsi BOP, Pokir dan Reses DPRD Garut masih berkutat dalam proses penyidikan.

Banyak kalangan yang menyoroti penanganan kasus ini berjalan di tempat karena ada jeratan mafia kasus.

Bahkan diduga, ada mafia kasus yang bermain dalam kasus korupsi BOP, Pokir dan Reses yang dilakukan oleh DPRD Kabupaten Garut.

Ketua Garut Governance Watch (GGW), Agus Gandi mengatakan macetnya penanganan kasus korupsi DPRD Garut sebagai bukti tidak becusnya aparat penegak hukum dalam hal ini Kejaksaan Negeri Garut.

"Kalau sudah empat kali ganti Kajari kasusnya masih dalam proses penyidikan ini keterlaluan. Berarti mereka tidak becus," kata Agus Gandi kepada SuraGarut, Sabtu (11/3/2023).

Agus menduga ada jeratan mafia kasus dengan melibatkan aparatnya yang melakukan lobi-lobi dengan pengusaha dan politisi.

"Kalau ada lobi-lobi aparat dengan pengusaha dan politisi jangan harap kasusnya akan selesai.

Dampaknya tentu tidak akan ada efek jera terhadap para pelakunya sehingga mereka akan leluasa melakukan tindak pidana korupsi serupa. 

"Buktinya sampai saat ini pelaku korupsi Pokir yang dinilai merugikan puluhan miliar masih belum ada tersangkanya," kata Agus.

baca juga

Bahkan Agus mencurigai adanya penggiringan kasus Korupsi BOP, Pokir dan reses ini akan diseret kepada urusan yang lebih ringan.

"Korupsi yang besar itu di Pokir jumlahnya puluhan miliar. Sementara ini, Kejari Garut hanya memproses kasus BOP dan Reses yang jumlahnya hanya beberapa miliar saja," ungkapnya.

Bahkan, kata Gandi, dirinya mencurigai adanya kejanggalan kejaksaan akan mengorbankan para pendamping staf Setwan DPRD yang statusnya hanya honorer.

Diketahui, tindak pidana korupsi BOP, Pokir dan Reses DPRD Garut mulai ditemukan pada masa kepemimpinan Kajari Garut, Azwar, SH MH, di tahun 2019 silam.

Kemudian kasus ini berpindah tangan ke Kajari Garut selanjutnya yaitu, Sugeng Hariadi sampai masa jabatannya habis kasus ini tak kunjung ada perkembangan.

Kepercayaan warga Garut terhadap Kejaksaan Negeri Garut sempat tumbuh saat Kajari Garut dipimpin oleh Neva Sari Susanti karena berani melakukan penggeledahan di Kantor DPRD Garut.

Namun hingga jabatan Neva berakhir di penghujung tahun 2022 kasus korupsi BOP, Pokir dan Reses DPRD Garut baru dinaikkan statusnya dari proses penyelidikan ke penyidikan.

Saat ini, Kejaksaan Negeri Garut dipimpin oleh Dr. Halila Rama Purnama, SH. M.Hum. Tiga bulan pertama kepemimpinannya, belum ada gelagat Kajari Garut yang baru ini untuk menuntaskan pekerjaan rumah yang belum diselesaikan.(*) 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Barcelona Tersandung Korupsi, Diduga Bayar Wasit Rp122 Miliar dari 2001 hingga 2018

Barcelona Tersandung Korupsi, Diduga Bayar Wasit Rp122 Miliar dari 2001 hingga 2018

Bola | Sabtu, 11 Maret 2023 | 08:52 WIB

Sepak Terjang Sudarman Harjasaputra: Terseret Kasus Mafia Tanah, Istri Hobi Flexing Keliling Dunia

Sepak Terjang Sudarman Harjasaputra: Terseret Kasus Mafia Tanah, Istri Hobi Flexing Keliling Dunia

News | Sabtu, 11 Maret 2023 | 07:00 WIB

Kembali Jadi Tersangka, KPK Sita Rp5,6 miliar,  Tas LV hingga iPhone dari Eks Bupati Sidoarjo Saiful Ilah

Kembali Jadi Tersangka, KPK Sita Rp5,6 miliar, Tas LV hingga iPhone dari Eks Bupati Sidoarjo Saiful Ilah

News | Jum'at, 10 Maret 2023 | 19:31 WIB

Terkini

Pertamina Tambah Armada, Pasokan BBM di Medan Kembali Normal usai Antrean Panjang

Pertamina Tambah Armada, Pasokan BBM di Medan Kembali Normal usai Antrean Panjang

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 19:10 WIB

Emiten PGEO Pasang Target Kapasitas PLTP Capai 1,8 GW pada 2034

Emiten PGEO Pasang Target Kapasitas PLTP Capai 1,8 GW pada 2034

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 19:05 WIB

Hyundai New CRETA Dilengkapi Drive Mode Adaptif untuk Berbagai Kondisi Berkendara

Hyundai New CRETA Dilengkapi Drive Mode Adaptif untuk Berbagai Kondisi Berkendara

Jawa Tengah | Rabu, 15 Juli 2026 | 19:00 WIB

ICW Cium Gelagat Kasus Eks Jampidsus Bakal Berhenti di Tengah Jalan: Sulit Lacak Aktor Besar

ICW Cium Gelagat Kasus Eks Jampidsus Bakal Berhenti di Tengah Jalan: Sulit Lacak Aktor Besar

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 18:56 WIB

Modus Judi Online Makin Canggih, Terbaru Lewat QRIS hingga E-Wallet

Modus Judi Online Makin Canggih, Terbaru Lewat QRIS hingga E-Wallet

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 18:55 WIB

Bukan Sekadar Tren, Alasan Barrel Pants Kini Jadi Andalan Gaya Sehari-hari

Bukan Sekadar Tren, Alasan Barrel Pants Kini Jadi Andalan Gaya Sehari-hari

Lifestyle | Rabu, 15 Juli 2026 | 18:52 WIB

Produk Tembakau Alternatif Bisa Bantu Perokok Dewasa Beralih, Tapi Tetap Berisiko

Produk Tembakau Alternatif Bisa Bantu Perokok Dewasa Beralih, Tapi Tetap Berisiko

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 18:48 WIB

Daftar Pemain Terkuat dan Berpengaruh di Piala Dunia 2026

Daftar Pemain Terkuat dan Berpengaruh di Piala Dunia 2026

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 18:45 WIB

Sebulan Tak Diguyur Hujan, Sungai Cisadane Mulai Mengering

Sebulan Tak Diguyur Hujan, Sungai Cisadane Mulai Mengering

Foto | Rabu, 15 Juli 2026 | 18:40 WIB

Asing Jual Bersih Rp160 Miliar, BMRI hingga RANS Malah Diborong

Asing Jual Bersih Rp160 Miliar, BMRI hingga RANS Malah Diborong

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 18:40 WIB

×