SUARA GARUT - Kabupaten Bogor memiliki daya tarik tersendiri selain pesona alamnya yang indah, ternyata menyimpan kisah penomenal.
Selain Pesona Alam yang ciamik, di Kabupaten Bogor juga banyak desa wisata yang membuat pelancong betah berlama-lama tinggal disana.
Kondisi ini, ditambah dengan adanya kisah fenomenal yang membuat para lelaki jomblo tidak ingin pulang.
Desa yang mengundang daya tarik para pelancong itu bernam Desa ciburayut, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor.
Desa ini sangat fenomenal lantaran dijuluki dengan nama Kampung Janda.
Di Desa Ciburayut ini terdapat 30 keluarga yang dipimpin oleh janda, dari 65 kepala keluarga.
Oleh karenanya, kampung ini disebut sebagai kampung janda.
Pantauan garut.suara.com, dari chanel YouTube Wajah Wisata Wonderful, disebutkan di Kampung Janda, para pengunjung Pria enggan kembali pulang.
Berada di kaki gunung salak dan gunung gede pangrango, sebagian besar pria di sana bekerja sebagai penambang pasir, baik dari menggali dan menyaring pasir, hingga pemecah batu.
Baca Juga: Karyawati Diduga Dieksploitasi Seksual di Cikarang, Kemenkumham Koordinasi dengan Kemenaker
Kehidupan masyarakat yang berada di garis kemiskinan, mengharuskan mereka menambang pasir demi mencari nafkah untuk keluarga.
Sering terjadinya longsor di area kerja membuat jatuhnya banyak korban, tak heran banyak perempuan mendadak jadi janda lantaran kematian suaminya.
Faktor penyebab lain, mengenai banyaknya janda di desa ini ialah, pernikahan dini yang marak terjadi.
Menikah di usia muda memang cukup rentan akan perceraian. Pola pikir dan emosi yang masih labil, ditambah dengan kondisi ekonomi yang serba terjepit, kerap memicu pertengkaran berujung talak.
Nikah muda di desa ini terjadi karena rendahnya pendidikan.
Maklum saja, sebagian warga Desa Ciburayut hanyalah tamatan SD, bahkan di sana ada perempuan berusia 17 tahun yang sudah menjanda dua kali.
Maka jangan heran jika Anda menemukan janda berusia muda di sana, desa ini konon juga kerap menjadi 'magnet' destinasi bagi lelaki yang hendak mencari jodoh, bahkan betah berlama-lama di sana.
Tak dipungkiri, jika kampung janda di Bogor ini menyimpan banyak persoalan sosial yang menjadi pekerjaan rumah khususnya bagi pemerintah daerah.
Faktor ekonomi, ketersediaan lapangan kerja, hingga aspek pendidikan sejatinya diberi perhatian lebih.
Jika pendidikan di desa ini sudah terakomodir dengan baik, lapangan kerja memadai, maka lambat laun permasalahan kampung janda pun akan teratasi.
Denyut perekonomian masyarakat pun kembali hidup, di balik namanya yang unik, kampung janda ternyata menyimpan keprihatinan yang harus segera dicarikan solusinya. (*)
Sumber: cahnel Youtube wajah wisata wonderful