SUARA GARUT - Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah (Jateng) mulai tahun ini akan menerapkan sekolah virtual bagi anak-anak difabel.
Sekolah virtual bagi anak-anak difabel tersebut sebagai wujud kepedulian Pemrov dalam memebrikan layanan dan fasilitas pendidikan kepada seluruh warganya.
Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jateng Uswatun Hasanah menjelaskan, sekolah virtual bagi anak difabel berbeda dengan sekolah reguler.
Pada pelaksanaanya sekolah virtual khusus anak difabel tersebut dilaksanakan dengan menyesuaikan kondisi siswa.
Waktu belajar bagi sekolah virtual anak difabel disesuaikan dengan kondisi anak tersebut.
Sekolah virtual atau jarak jauh itu, kata Uswatun sebenarnya sudah disiapkan sejak tahun 2019 silam.
Meski begitu proses sekolah virtual anak difabel, kata Uswatun berbeda dengan pembelajaran daring saat Covid-19.
Dalam sekolah virtual, akan diberikan gawai, dan kuota akses internet kepada siswa diwilayah kecamatan yang belum punya sekolah menengah atas dan kejuruan.
"Program ini menjadi satu-satunya di indonesia yang akan memebrikan kesempatan untuk belajar kaepada anak dari keluarga tidak mampu dan difabel," kata Uswatun.
Baca Juga: Sinopsis Drakor See You in My 19th Life: Seorang Wanita yang Reinkarnasi
Ditahun 2020 lalu kata dia, SMAN 1 Kemusu Kabupaten Boyolali sudah meluluskan angkatan pertamanya. (*)