Ratusan Ribu Warga Garut Pengidap Penyakit Paru Berobatnya ke Bandung, Garut Akan Dibangun RSP Seharga Rp 40 Miliar

Suara Garut

Selasa, 20 Juni 2023 | 16:47 WIB
Ratusan Ribu Warga Garut Pengidap Penyakit Paru Berobatnya ke Bandung, Garut Akan Dibangun RSP Seharga Rp 40 Miliar
Bupati Garut berikan keterangan soal warganya yang banyak mengidap penyakit paru dan rencana pembangunan RSP, Senin (19/06).

SUARA GARUT- Bupati Garut, Jawa Barat, Rudy Gunawan, mengungkapkan, ada ratusan ribu warganya yang mengidap penyakit paru paru yang sejauh ini mereka lebih banyak yang berobat ke Bandung.

"Makanya kita perlu membangun rumah sakit supaya yang di sana (klinik paru di Jl. RSU) tidak lagi terjadi bencana," kata Bupati, Senin (19/06/2023).

Menurutnya Kementerian Kesehatan RI telah menyiapkan anggaran Rp. 40 miliar untuk pembangunan Rumah Sakit Paru (RSP) yang lokasinya berada di Jl. Pembangunan.

Lokasi yang akan dibuatkan RS Paru tersebut lebih dikenal masyarakat dengan nama "Astana Kalong". Di Astana Kalong tersebut terdapat makam mantan Bupati Bandung kedua yakni Rd. Tumenggung Timbanganten Ardikusumah (1681 – 1704) yang nampak tertulis dalam sebuah batu nisan.

Di tanah milik Pemkab Garut tersebut terdapat puluhan rumah warga, yang sebagian besar sudah mau pindah ke hunian sementara yang disediakan Pemkab Garut. Namun ada beberapa warga yang masih bertahan di situ.

"Terhadap itu (warga yang menolak pindah) saya agak kesal, karena itu sudah jadi komitmen kita Pemda Garut tanah itu sudah dihibahkan kepada Kementerian Kesehatan. Di situ diobok obok padahal yang lain sudah setuju," katanya.

Rudy menyebutkan, pihaknya telah koordinasi dengan yayasan keluarga mantan Bupati Bandung ke 2 itu, yang diwakili Rd. Johan.

"Makam itu akan direkonstruksi akan dijadikan situs, itu sudah tidak ada apa apa," tegasnya.

Ditegaskannya, meskipun ada penolakan dari beberapa warga yang disebutnya tidak syah karena mendiami tanah pemerintah, pembangunan RSP itu akan tetap jalan. Karena untuk kepentingan yang lebih besar bagi masyarakat Garut.

baca juga

"Pembangunannya jalan terus, karena itu dilaksanakan oleh Kementerian Kesehatan. Kita janji menyerahkan tanah itu bulan Pebruari 2023, belum kita serahkan," katanya.

Dikatakan Rudy, pembangunan RSP Garut dengan anggaran Rp. 40 miliar itu akan dilaksanakan dua tahap. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jamin Keselamatan Wisatawan, Disparbud Garut Latih 40 Pemandu Wisata Air

Jamin Keselamatan Wisatawan, Disparbud Garut Latih 40 Pemandu Wisata Air

Garut | Selasa, 20 Juni 2023 | 14:30 WIB

Milad Ke-17, Fagar Kirim Pesan ke Bupati Garut Soal SK PPPK Guru 2022

Milad Ke-17, Fagar Kirim Pesan ke Bupati Garut Soal SK PPPK Guru 2022

Garut | Selasa, 20 Juni 2023 | 13:00 WIB

Ingin Ngopi Enak dengan Harga Pas di Kantong? Datang Saja ke Kedai Kopi Kahot Garut!

Ingin Ngopi Enak dengan Harga Pas di Kantong? Datang Saja ke Kedai Kopi Kahot Garut!

Garut | Selasa, 20 Juni 2023 | 11:00 WIB

Terkini

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 23:46 WIB

Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik

Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 23:37 WIB

Dulu Bela Timnas dan Sriwijaya FC, Kini M Nasuha Ditargetkan Bawa Sumsel United ke Liga 1

Dulu Bela Timnas dan Sriwijaya FC, Kini M Nasuha Ditargetkan Bawa Sumsel United ke Liga 1

Sumsel | Kamis, 09 Juli 2026 | 23:36 WIB

Dugaan Mafia Solar di Sumsel Belum Reda, 21 Ton BBM Ilegal Kini Terbongkar di Sungai Musi

Dugaan Mafia Solar di Sumsel Belum Reda, 21 Ton BBM Ilegal Kini Terbongkar di Sungai Musi

Sumsel | Kamis, 09 Juli 2026 | 23:26 WIB

UI Luncurkan Aplikasi MAKA, Media Belajar Berbasis Gamifikasi untuk Anak Usia 3-8 Tahun

UI Luncurkan Aplikasi MAKA, Media Belajar Berbasis Gamifikasi untuk Anak Usia 3-8 Tahun

Lifestyle | Kamis, 09 Juli 2026 | 23:22 WIB

PGE Bor Sumur Baru PLTP Lumut Balai di Muara Enim, Kejar Tambahan Listrik 55 MW

PGE Bor Sumur Baru PLTP Lumut Balai di Muara Enim, Kejar Tambahan Listrik 55 MW

Sumsel | Kamis, 09 Juli 2026 | 23:07 WIB

KPK Panggil Ibu Rumah Tangga Jadi Saksi Kasus Suap Audit BPK Muara Enim

KPK Panggil Ibu Rumah Tangga Jadi Saksi Kasus Suap Audit BPK Muara Enim

Sumsel | Kamis, 09 Juli 2026 | 22:57 WIB

Seret Kemenhut, KPK Dalami Dugaan Alih Fungsi Hutan Lindung Bupati Kuansing

Seret Kemenhut, KPK Dalami Dugaan Alih Fungsi Hutan Lindung Bupati Kuansing

Riau | Kamis, 09 Juli 2026 | 22:51 WIB

Lolos dari Jeratan Kasus SDN Kuranji, Laporan Terhadap Walikota Serang Budi Resmi Dihentikan

Lolos dari Jeratan Kasus SDN Kuranji, Laporan Terhadap Walikota Serang Budi Resmi Dihentikan

Banten | Kamis, 09 Juli 2026 | 22:47 WIB

Viral Kapal Tongkang Buang Material di Bojonegara, DKP Banten Curiga Itu Limbah Industri

Viral Kapal Tongkang Buang Material di Bojonegara, DKP Banten Curiga Itu Limbah Industri

Banten | Kamis, 09 Juli 2026 | 22:37 WIB

×