Korupsi FIFA dan Pandangan Konservatif
![Pele Brasil [(Foto: fifa.com)]](https://media.suara.com/suara-partners/gol/thumbs/1200x675/2022/12/04/1-pele-wafat.png)
Tidak hanya persoalan anaknya yang jadi sorotan dan membuat Pele dicibir sebagai seorang ayah. Pele juga sempat mendapat kritik negatif pasca menyeruak mega skandal korupsi FIFA.
Pada 2015, Pele menyebut bahwa soal kasus korupsi di FIFA bukan urusannya. Ia bahkan terang-terangan mendukung Sepp Blatter untuk terus memimpin FIFA.
Menurut Pele saat itu, Blatter ialah sosok berpengalaman untuk memimpin FIFA. Menurutnya, FIFA membutuhkan orang yang tahu seluk beluk sepak bola dan Blatter ialah orang tepat.
"Pendapat saya adalah sebagai mantan pemain, saya hanya ingin melihat sepak bola itu menyatukan orang-orang dan menghentikan perang. Itulah sepak bola. Soal korupsi, itu bukan masalah saya," ujar Pele saat datang ke Kuba.
Berbeda dari kebanyakan pemain yang setelah gantung sepatu alih profesi sebagai pelatih, Pele justru menikmati hidup di masa tuanya. Selain dengan prestasi Pele dikenal publik juga memiliki rekam jejak kontroversial.
Utamanya soal pandangan politik serta kehidupan pribadinya. Di pandangan politik, Pele sempat diselidiki oleh pemerintah junta militer Brasil karena disangka terlibat pada pergerakan politik sayap kiri di Brasil. Pada 2013, Pele juga sempat dikritik oleh banyak orang di Brasil karena pandangan konservatifnya.
Sedangkan soal kehidupan pribadi, Pele diketahui telah menikah sebanyak 4 kali. Istri pertamanya ialah Rosemeri Cholbi, lalu ada nama Assiria Lemos, serta Marcia Aoki dan terakhir dengan model asal Brasil, Xuxa.