Gangguan Itu Bernama Obsessive Compulsive Disorder

Esti Utami | Suara.com

Rabu, 23 April 2014 | 17:16 WIB
Gangguan Itu Bernama Obsessive Compulsive Disorder
Ilustrasi penderita Obsessive compulsive disorder. (Foto: shutterstock)

Suara.com - Punya teman yang selalu mencuci tangan secara berulang? Atau terus menerus merapikan posisi benda-benda di sekitarnya? Jika iya maka bisa jadi rekan Anda mengalami Obsessive Compulsive Disorder (OCD).

OCD sering digambarkan dengan kekhawatiran yang berlebihan sehingga tanpa alasan yang jelas seseorang melakukan satu kegiatan secara berulang-ulang.

Penderita OCD umumnya dikelompokkan berdasarkan pada 'topik' yang membuat mereka khawatir.  Pendosa misalnya, kelompok ini selalu khawatir jika semuanya tidak dilakukan dengan sempurna maka mereka akan dihukum atau akan terjadi sesuatu yang mengerikan. Ada juga yang sangat takut kontaminasi sehingga mendorong seseorang untuk selalu mencuci tangannya secara berulang-ulang.

Jenis lainnya adalah penimbun, yang selalu khawatir jika membuang sesuatu maka akan terjadi hal yang buruk. Akibatnya mereka menimbun benda-benda yang tak ada gunanya. Sedangkan checker, adalah mereka yang selalu terdorong untuk memeriksa apakah pintu sudah dikunci, apakah oven sudah dimatikan dan sebagainya.

Terakhir adalah orang yang terobsesi dengan keteraturan, sehingga cenderung untuk selalu mengatur banyak hal sampai mereka percaya semua benda sempurna pada posisinya.

Para penderita OCD biasanya tidak menyadari bahwa kekhawatiran itu tidak masuk akal. Ketika mereka mencoba untuk menghentikan perilaku mereka, mungkin akan menyebabkan kecemasan yang berlebihan. Dan meskipun ada upaya untuk mengabaikan pikiran-pikiran mengganggu itu, tetapi kekhawatiran itu tak mau hilang.

Pengobatan
Ada beberapa cara menangani pasien OCD, antara lain terapi perilaku. Di bawah bimbingan seorang terapis, pasien secara bertahap dihadapkan pada situasi yang mereka takuti. Sehingga secara bertahap, mereka belajar untuk menolerir saat terpapar situasi atau benda yang membuatnya khawatir. Misalnya saja, jika seorang pasien OCD takut terkontaminasi saat menyentuh benda-benda tertentu, maka dia tidak perlu selalu mencuci tangannya.

Selain itu ada beberapa obat-obatan yang yang disebut efektif seperti Valium-Diazepam, Celexa-citalopram, Paxil-paroxetine, Zoloft-Sertraline dan Prozac-Fluoxetine.

Meskipun tidak terbukti secara ilmiah, mengurangi stres dengan latihan pernafasan bisa membantu penderita OCD. Mendengarkan musik yang menenangkan, berendam dalam air hangat, latihan yoga juga disebut membantu.  Mengurangi asupan alkohol dan kafein juga dianjurkan untuk para penderita OCD.

Dan setiap kali Anda merasakan gejala itu menguat, cobalah tenangkan hati dengan meluangkan waktu bersama keluarga dan kolega.  (Sumber: easygoodhealth.com)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

28 Juta Warga Indonesia Berpotensi Alami Masalah Kesehatan Jiwa, Apa yang Terjadi?

28 Juta Warga Indonesia Berpotensi Alami Masalah Kesehatan Jiwa, Apa yang Terjadi?

News | Kamis, 22 Januari 2026 | 21:51 WIB

RSJ Grhasia DIY Tangani Mayoritas Pasien Skizofrenia Usia Produktif

RSJ Grhasia DIY Tangani Mayoritas Pasien Skizofrenia Usia Produktif

News | Senin, 05 Januari 2026 | 15:49 WIB

Lebih dari Sekadar Drama: Bahaya Toxic Relationship bagi Remaja

Lebih dari Sekadar Drama: Bahaya Toxic Relationship bagi Remaja

Your Say | Selasa, 23 Desember 2025 | 22:05 WIB

SATUNAMA Yogyakarta: Rumah Antara yang Mendampingi Pemulihan Kesehatan Jiwa

SATUNAMA Yogyakarta: Rumah Antara yang Mendampingi Pemulihan Kesehatan Jiwa

Your Say | Senin, 17 November 2025 | 13:19 WIB

Menuju Indonesia Bebas Pasung, Kemenko PMK Bentuk Tim Penggerak Kesehatan Jiwa Nasional

Menuju Indonesia Bebas Pasung, Kemenko PMK Bentuk Tim Penggerak Kesehatan Jiwa Nasional

News | Jum'at, 31 Oktober 2025 | 13:25 WIB

Hari Kesehatan Jiwa Sedunia 2025: Kesehatan Mental Hak Semua Orang

Hari Kesehatan Jiwa Sedunia 2025: Kesehatan Mental Hak Semua Orang

Your Say | Jum'at, 10 Oktober 2025 | 18:53 WIB

Hari Kesehatan Jiwa Sedunia: Negara Kuat Dimulai dari Ketenangan Batin Warganya

Hari Kesehatan Jiwa Sedunia: Negara Kuat Dimulai dari Ketenangan Batin Warganya

Your Say | Jum'at, 10 Oktober 2025 | 15:02 WIB

'Gangguan Jiwa' COVID-19: Riset Ungkap Tekanan Mental Akibat Kesepian saat Pandemi

'Gangguan Jiwa' COVID-19: Riset Ungkap Tekanan Mental Akibat Kesepian saat Pandemi

Health | Selasa, 12 Agustus 2025 | 13:26 WIB

Sering Terlupakan, Dampak Krisis Iklim Terhadap Kesehatan Mental Juga Perlu Diperhatikan

Sering Terlupakan, Dampak Krisis Iklim Terhadap Kesehatan Mental Juga Perlu Diperhatikan

Health | Rabu, 28 Mei 2025 | 13:49 WIB

Jakarta Siapkan "Teman Curhat 24 Jam": Konsultasi Psikolog Gratis, Cek Caranya!

Jakarta Siapkan "Teman Curhat 24 Jam": Konsultasi Psikolog Gratis, Cek Caranya!

Tekno | Rabu, 16 April 2025 | 13:53 WIB

Terkini

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB