Rahasia Perempuan Jepang Hidup Lebih Lama

Tomi Tresnady | Suara.com

Sabtu, 26 April 2014 | 04:28 WIB
Rahasia Perempuan Jepang Hidup Lebih Lama
Ilustrasi perempuan Jepang. (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah studi baru telah menunjukkan manfaat dari diet ikan mentah, sayuran, dan teh hijau yang selalu dikonsumsi perempuan Jepang sehingga punya harapan hidup tertinggi dibandingkan negara-negara lain.

Hidup perempuan Jepang berada di kisaran 86,4 tahun. Data yang dirilis oleh Kantor Statistik Nasional (ONS) menunjukkan bahwa usia perempuan Jepang melebihi perempuan Inggris yang bisa punya harapan hidup sampai 82,8 tahun. Perempuan Irlandia Utara dan Wales punya harapan hidup 82,1 tahun. Sedangkan Skotlandia di angka 80,7 tahun.

Namun Kantor Statistik Nasional mengatakan perempuan Inggris bisa mencapai umur panjang saat mengadopsi gaya hidup Jepang, dengan angka-angka menunjukkan potensi kenaikan harapan hidup bagi perempuan Inggris.

Diet tradisional Jepang menggabungkan makanan rendah kalori disajikan dalam porsi terkontrol. Menurut Naomi Moriyama, penulis buku Japanese Women Don't Get Old or Fat: Secrets of My Mothoer's Tokyo Kitchen, membeberkan jika rata-rata orang Jepang makan 25 persen lebih sedikit kalori dibandingkan rata-rata orang Jepang.

Crag Wilcox, seorang pakar gerontologi terkemuka mengatakan kepada The Times jika diet orang Jepang penuh dengan makanan yang mampu melawan penyakit.

"Mereka makan tiga porsi ikan dalam seminggu, rata-rata. Banyak biji-bijian, sayuran dan produk kedelai. Tahu dan rumput laut dari siapa pun di dunia. Juga cumi-cumi dan gurita yang kaya taurin berfungsi menurunkan kolesterol dan tekanan darah," kata Crag.

Namun, berbeda dengan pria Jepang punya harapan hidup rata-rata sampai 79,9 tahun. Lebih tinggi dari harapan hidup lelaki Inggris yang rata-rata mencapai 79 tahun. Lelaki Wales, Irlandia Utara, dan Skotlandia masing-masing negara punya harapan hidup rata-rata mencapai 78,1 , 77,7 dan 76,5 tahun.

Namun, harapan hidup lelaki Jepang lebih rendah dengan pria Islandia punya harapan hidup 80,8 tahun, diikuti oleh pria Swiss mencapai rata-rata 80,5 tahun.

Penemuan ini dipublikasikan sebagai bagian dari ringkasan data internasional yang diterbitkan oleh ONS, yang membandingkan angka populasi, pekerjaan, dan ekonomi.(The Times of India)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Membatasi Konsumsi Ikan dan Ayam Buruk bagi Perempuan

Membatasi Konsumsi Ikan dan Ayam Buruk bagi Perempuan

Health | Senin, 21 April 2014 | 16:55 WIB

Studi: Stres Meningkatkan Risiko Perempuan Tidak Subur

Studi: Stres Meningkatkan Risiko Perempuan Tidak Subur

Lifestyle | Selasa, 25 Maret 2014 | 13:34 WIB

Perempuan Lajang Lebih Berisiko Meninggal Akibat Sakit Jantung?

Perempuan Lajang Lebih Berisiko Meninggal Akibat Sakit Jantung?

Lifestyle | Sabtu, 22 Maret 2014 | 15:05 WIB

Studi: Latihan Fisik Setiap Hari Cegah Kanker Payudara

Studi: Latihan Fisik Setiap Hari Cegah Kanker Payudara

Health | Sabtu, 22 Maret 2014 | 13:53 WIB

Studi: Obesitas Tingkatkan Risiko Kanker Ovarium pada Perempuan

Studi: Obesitas Tingkatkan Risiko Kanker Ovarium pada Perempuan

Health | Selasa, 18 Maret 2014 | 15:00 WIB

Perempuan yang Lahir dengan Bobot Rendah Berisiko Masalah Kesuburan

Perempuan yang Lahir dengan Bobot Rendah Berisiko Masalah Kesuburan

Lifestyle | Kamis, 13 Maret 2014 | 15:44 WIB

Manfaat Seks Bagi Kulit Perempuan

Manfaat Seks Bagi Kulit Perempuan

Lifestyle | Selasa, 11 Maret 2014 | 21:37 WIB

5 Manfaat Pepaya bagi Perempuan

5 Manfaat Pepaya bagi Perempuan

Lifestyle | Selasa, 11 Maret 2014 | 13:36 WIB

5 Hal yang Harus Dihindari Saat Hamil

5 Hal yang Harus Dihindari Saat Hamil

Health | Rabu, 05 Maret 2014 | 19:12 WIB

Terkini

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB