Studi: Anak-anak Lebih Berisiko Meninggal di Pesawat

Esti Utami | Suara.com

Senin, 04 Agustus 2014 | 12:44 WIB
Studi: Anak-anak Lebih Berisiko Meninggal di Pesawat
Ilustrasi (shutterstock)

Suara.com - Sebuah fakta mengejutkan dalam pola penerbangan diungkapkan oleh para peneliti baru-baru ini. Isinya, bayi beresiko lebih besar untuk meninggal di atas pesawat akibat perubahan pola tidur.

Kesimpulan ini dirilis dari hasil analisis rinci terhadap lebih dari 7.000 darurat medis yang melibatkan anak-anak (usia nol hingga 18 tahun) dari penerbangan di seluruh dunia antara Januari 2010 dan Juni 2013. Ternyata 90 persen kematian terjadi pada anak di bawah usia dua tahun.

Para korban diidentifikasi dengan mencari catatan semua masalah darurat medis yang dalam penerbangan yang menimpa anak-anak sebagaimana dilaporkan MedAire, penyedia terkemuka dukungan medis  untuk penerbangan komersial di seluruh dunia.

"Pola yang kami identifikasi cukup menarik dan dapat menunjukkan bayi berada pada risiko kematian yang terkait dengan penerbangan, faktor lingkungan seperti pengaturan tidur," kata Alexandre Rotta, dari University Hospitals Rainbow Babies dan Rumah Sakit Anak (UH Rainbow) di Cleveland, AS.

Rotta dan timnya menduga, peningkatan risiko ini mungkin disebabkan paparan lingkungan kabin hipoksia, atau berbagi kursi dengan orang dewasa dan tidur selama penerbangan jarak jauh. Tapi tak tertutup adanya faktor lain yang belum diketahui.

Mayoritas masalah darurat yang dialami anak dalam penerbangan adalah infeksi, kondisi neurologis, dan masalah pernapasan seperti asma. Namun gangguan ini jarang membutuhkan perubahan rute penerbangan dan tidak menimbulkan risiko signifikan.

Karena kematian anak dalam penerbangan  adalah suatu peristiwa langka, maka diperlukan data set yang lebih besar untuk melengkapi penelitian ini.

"Saya yakin, dari pola yang kami temukan perlu dikembangkan strategi pencegahan dan kebijakan untuk melindungi kesehatan semua penumpang pesawat pediatrik, terutama bayi," saran Rotta. (zeenews.india.com)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Segera Dibuka, Bar Anggur Untuk Penderita Penyakit Kronis

Segera Dibuka, Bar Anggur Untuk Penderita Penyakit Kronis

Lifestyle | Senin, 04 Agustus 2014 | 11:50 WIB

Menyembuhkan Flu Tanpa Obat

Menyembuhkan Flu Tanpa Obat

Health | Kamis, 31 Juli 2014 | 12:59 WIB

Penyakit Ini Membuat Penderitanya Takut Tidur

Penyakit Ini Membuat Penderitanya Takut Tidur

Health | Minggu, 27 Juli 2014 | 08:46 WIB

Bakar Kalori di Meja Kerja Anda

Bakar Kalori di Meja Kerja Anda

Health | Rabu, 23 Juli 2014 | 13:14 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB