Fakta Tentang Jus Buah dan Sayuran (1)

Esti Utami | Suara.com

Selasa, 26 Agustus 2014 | 13:41 WIB
Fakta Tentang Jus Buah dan Sayuran (1)
Jus dan smoothie sayuran dan buah makin merasuki kehidupan banyak orang. (shutterstock)

Suara.com - Jus dan smoothie telah merasuk ke kehidupan banyak warga dunia akhir-akhir ini. mengonsumsi cukup jus buah dan sayur disbeut cara ampuh untuk mengusir racun dari tubuh. Dan Kini banyak produk jus siap konsums yang beredar di pasaran.

Tak hanya itu penjualan blender dan pembuat jus pun melonjak, setelah sejumlah selebritias lokal dan dunia secara terbuka mengabarkan kebiasaan 'sehat' mereka.

Tapi baru-baru ini muncul kontroversi seputar jus dan smoothie. Para ahli memperingatkan tentang tingginya kadar gula justru bisa memicu kadar gula darah. Maka dengan bantuan ahli diet yang sudah diakui Felicity Lyons dan Jason Vale, penulis buku-buku tentang jus, kami membimbing Anda melalui ladang ranjau jus.

Pertanyaan pertama adalah, mana yang lebih sehat jus siap konsumsi atau yang dibuat di rumah. Jika Anda membeli jus kemasan, bisa dipastikan produk ini telah menjalani proses manufaktur. Hal ini biasanya melibatkan pasteurisasi, di mana jus telah dipanaskan hingga suhu tertentu untuk membunuh bakteri.

Sayangnya proses ini tak hanya membunuh bakteri tetapi juga bisa merusak kandungan vitamin dalam buah dan sayuran.

"Pikirkan membuat jus layaknya memasak. Membuat sesuatu dari awal lebih baik," kata Felicity.

Ketika Anda membuat sendiri jus, lanjutnya,  Anda mengontrol semua bahan sehingga Anda tahu persis apa yang Anda konsumsi. Selain itu jus buatan sendiri juga  berarti rantai untuk  pengolahan berkurang sehingga lebih banyak manfaat yang bisa dipertahankan.

Felicity menambahkan, memeras sendiri sari buah ataupun sayuran akan mempertahankan lebih dari 90 persen dari nutrisi yang ditemukan dalam buah dan sayuran.

Sedangkan mengonsumsi jus segar yang dibeli di kedai jus, juga lebih baik. Tetapi ini tentu cara mahal untuk mengonsumsi buah dan sayuran.

"Sedangkan smoothie sering dapat dikemas dengan tambahan gula," papar Felicity. Jadi kini mulailah menyisihkan waktu dan uang menjadi produsen jus untuk diri sendiri. Anda tak perlu membeli juicer yang mahal, karena alat pembuat jus seharga ratusan ribu pun sudah cukup untuk membuat jus yang sehat untuk Anda.

Jika Anda membuat sendiri jus Anda, disarankan untuk segera mengonsumsinya segera setelah diolah. Jika ingin menyimpan, maksimal hanya satu atau dua hari. (express.co.uk)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Studi: Jus Ceri Bantu Mengatasi Insomnia

Studi: Jus Ceri Bantu Mengatasi Insomnia

Health | Kamis, 08 Mei 2014 | 08:20 WIB

Yuk, Membuat "Lassi" Mangga Sendiri

Yuk, Membuat "Lassi" Mangga Sendiri

Lifestyle | Senin, 14 April 2014 | 20:39 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB