Ebola Makin Menyebar, Ini Cara Menanganinya

Esti Utami

Rabu, 01 Oktober 2014 | 10:23 WIB
Ebola Makin Menyebar, Ini Cara Menanganinya
Seorang ilmuwan sedang mengisolasi RNA Ebola untuk diuji. (Reuters/Misha Hussain)

Suara.com - Seorang laki-laki yang tidak disebutkan namanya telah didiagnosa positif terjangkit Ebola di sebuah rumah sakit di Dallas, Amerika Serikat. Kasus pertama Ebola di Negara Paman Sam tersebut, mengingatkan penyakit mematikan yang melanda sejumlah negara di Afrika Barat kini mulai merambah ke Amerika.

Ini tentu sebuah peringatan, agar dunia waspada mengingat hingga saat ini belum ditemukan obat yang efektif menyembuhkan penyakit mematikan ini. Namun demikian dengan mengenal lebih dalam ebola, penyakit mematikan ini bisa dicegah.

Virus ebola menular lewat cairan tubuh para pasien yang terinfeksi ebola dan tidak menyebar melalui udara. Jadi mereka yang bersinggungan dengan penderita ebola rentan tertular penyakit ini. Dr Tom Frieden, direktur pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS mengatakan, virus Ebola  tertular hanya melalui kontak dekat dengan cairan tubuh dari orang sakit.

"Ebola tidak menyebar sampai seseorang jatuh sakit," ujarnya.

Jadi orang dekat pasien, seperti keluarga atau bahkan tenaga medis yang merawat pasien adalah mereka yang berisiko tinggi tertular penyakit ini. Gejala awal mereka yang terserang penyakit ini adalah demam tinggi, yang serupa flu atau malaria.

Masalah menjadi rumit karena masa inkubasi berlangsung hingga 21 hari setelah gejala pertama, termasuk demam, nyeri otot, mual, muntah dan diare.

Sehingga para ahli penyakit menular di AS mengingatkan agar para dokter dan rumah sakit di AS meninjau proses untuk mengevaluasi pasien dengan demam.

"Ini praktik yang baik. Mengajukan beberapa pertanyaan untuk sebagian besar pasien. Ini cepat dan mudah, dan jika pasien mengatakan mereka tidak melakukan perjalanan di luar AS dalam 21 hari terakhir, itulah akhir dari diskusi Ebola di sana." Dr Mark Kline, seorang spesialis penyakit menular dan dokter di kepala di Rumah Sakit Anak Texas.

CEO Perawatan primer dan fasilitas perawatan mendesak di Virginia, Maryland, dan Pennsylvania, Dr Pete Sowers telah mempersiapkan rencana penanganan pasien Ebola. Pasien akan disambut dengan tanda di pintu masuk dan di kios pendaftaran meminta mereka untuk memberitahu resepsionis jika mereka baru-baru ini melakukan perjalanan ke Guinea, Liberia atau Sierra Leone dan memiliki salah satu dari gejala yang berhubungan dengan Ebola.

Seorang perawat kemudian bertemu pasien di ruang tunggu dan mengajukan sejumlah pertanayaan untuk menentukan apakah si pasien berpotensi melakukan kontak langsung dengan virus Ebola. Jika jawabannya ya, si pasien akan dirujuk ke rumah sakit terdekat. Semua staf juga dididik tentang bagaimana untuk menyaring gejala Ebola yang mungkin keliru disangka  penyakit lain, seperti flu biasa. (Time/syracuse.com)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Virus Ebola Mulai Merambah ke Amerika

Virus Ebola Mulai Merambah ke Amerika

Health | Rabu, 01 Oktober 2014 | 06:26 WIB

12 Makanan yang Bisa 'Mencuci' Darah Anda

12 Makanan yang Bisa 'Mencuci' Darah Anda

Health | Selasa, 30 September 2014 | 11:41 WIB

WHO: Ebola Makan Korban 3.000 Orang di Afrika Barat

WHO: Ebola Makan Korban 3.000 Orang di Afrika Barat

News | Sabtu, 27 September 2014 | 19:34 WIB

WHO: Vaksin Ebola Mungkin Tersedia Akhir Tahun Ini

WHO: Vaksin Ebola Mungkin Tersedia Akhir Tahun Ini

Health | Jum'at, 26 September 2014 | 09:53 WIB

Terkini

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:50 WIB

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:06 WIB

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Health | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:51 WIB

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Health | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:20 WIB

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:57 WIB

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:09 WIB

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:10 WIB

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:05 WIB

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 16:48 WIB

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 14:30 WIB