Aktivitas Ini Justru Baik Dilakukan Saat Lapar

Ririn Indriani | Firsta Nodia | Suara.com

Kamis, 27 November 2014 | 07:15 WIB
Aktivitas Ini Justru Baik Dilakukan Saat Lapar
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Hubungan antara perut lapar dan kinerja yang Anda lakukan sangat kompleks.

Dari belanja hingga diskusi dapat berakibat buruk saat kita melakukannya dengan kondisi perut yang kosong.

Namun untuk beberapa hal ternyata justru baik dilakukan saat kondisi perut lapar. Apa saja? Berikut ulasannya:

1. Latihan fisik
Saat perut kosong, Anda bisa bergerak sesuai keinginan tanpa takut terganggu perut penuh. Sebaliknya jika lambung terisi penuh, maka kontraksi otot tidak bisa berlangsung dengan baik.
Umumnya aktivitas ini dilakukan untuk menyegarkan tubuh setelah setengah hari beraktivitas. Karenanya latihan yang dilakukan biasanya ringan, tidak mengeluarkan keringat banyak dan tidak menimbulkan kelelahan yang berlebihan. Peneliti dari Northumbria University menemukan bahwa senam yang dilakukan saat perut kosong dapat membakar lebih banyak lemak daripada orang yang berolahraga setelah makan.

2. Belajar
Para peneliti di Yale School of Medicine menerbitkan sebuah studi pada 2006 yang melansir bahwa rasa lapar membantu siswa belajar lebih baik. Nah, untuk lebih spesifik, sebenarnya bukan lapar yang berperan tapi hormon yang diproduksi saat perut kosong dan merangsang fungsi otak lebih tinggi.

3. Seks
Sistem pencernaan membutuhkan banyak energi dan darah, hal ini mutlak diperlukan lelaki saat beraksi di ranjang. Ketika lelaki makan terlalu banyak, darah yang dibutuhkan untuk memicu ereksi justru dikirim ke perut. Perut yang penuh setelah makan juga menyulitkan seseorang bergerak dan tentu tidak akan meninggalkan kesan seksi di mata pasangannya. Nah, yang terbaik adalah menunda makan malam ketika akan melakukan hubungan seks.

4. Judi
Bukan berarti menganjurkan Anda untuk berjudi, tapi menurut sebuah penelitian terbaru dari University of Utrecht di Belanda, judi baiknya dilakukan saat perut kosong. Saat lapar, ternyata kita mampu lebih bijak saat mengambil keputusan.

5. Mengonsumsi Obat-obatan tertentu
Beberapa obat-obatan seperti obat TBC dan viagra justru sebaiknya dikonsumsi saat perut kosong. Hal ini disebabkan makanan dapat menghambat penyerapan obat-obat ini ke dalam tubuh. Untuk alasan ini biasanya seorang apoteker akan meminta Anda untuk minum obat 1-2 jam sebelum makan.

6. Tidur
Menurut Official Blog LA Fitness waktu terbaik untuk tidur justru ketika perut dalam kondisi lapar. Tidur hanya membutuhkan sedikit energi, jika dalam kondisi kenyang maka tubuh akan menyimpan kalori sebagai lemak. Hal inilah yang menyebabkan seseorang mengalami kegemukan dengan kebiasaan makan sebelum tidur. (Medical Daily)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ambil Keputusan Saat Lapar Justru Lebih Baik?

Ambil Keputusan Saat Lapar Justru Lebih Baik?

Health | Senin, 24 November 2014 | 07:25 WIB

Studi: Saat Lapar, Pasangan Lebih Cenderung Kasar

Studi: Saat Lapar, Pasangan Lebih Cenderung Kasar

Tekno | Selasa, 15 April 2014 | 19:15 WIB

Terkini

Konsultasi Kesehatan Pakai AI? Waspada Halusinasi Medis yang Berbahaya

Konsultasi Kesehatan Pakai AI? Waspada Halusinasi Medis yang Berbahaya

Health | Senin, 27 April 2026 | 20:44 WIB

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Health | Senin, 27 April 2026 | 12:52 WIB

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Health | Senin, 27 April 2026 | 11:14 WIB

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Health | Minggu, 26 April 2026 | 19:17 WIB

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 12:21 WIB

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 11:28 WIB

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 17:38 WIB

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 13:30 WIB

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 11:58 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 08:43 WIB