6 Alasan Tidak Mengonsumsi Tomat Kalengan

Ririn Indriani, Deni Yuliansari

Sabtu, 27 Desember 2014 | 14:30 WIB
6  Alasan Tidak Mengonsumsi Tomat Kalengan
Ilustrasi tomat kalengan. (Shutterstock)

Suara.com - Praktis kerap menjadi alasan untuk menggunakan tomat kalengan saat mengolah makanan. Anda hanya perlu membuka kaleng dan langsung menuangnya pada makanan.

Tidak perlu 'kerja' tambahan seperti mengupas, merebus dan menghancurkannya.

Namun apakah kepraktisan ini baik untuk kesehatan? Berikut adalah alasan untuk tidak mengonsumsi tomat kalengan:

1. Tidak segar
Makanan segar selalu menjadi pilihan terbaik terutama saat mengonsumsi tomat. Dalam tomat yang segar masih terkandung banyak vitamin dan mineral.

2. Mengandung bahan kimia
Makanan yang dikemas dalam kalengan, tentu mengandung bahan kimia. Jika Anda mengonsumsi makanan ini secara rutin, tubuh Anda akan menumpul terlalu banyak bahan kimia yang bisa memengaruhi kesehatan.

3. Mengandung sodium
Sodium nitrat adalah bahan yang berbahaya untuk para pengidap penyakit darah tinggi. Selain itu, nitrat yang ada dalam makanan kalengan juga bisa memengaruhi sistem pencernaan.

4. Mengandung bahan pengawet
Pengawet yang ditambahkan dalam makanan kaleng bisa membuat makanan lebih awet dan tahan lama. Zat ini juga mencegah pertumbuhan bakteri sehingga makanan tidak mudah busuk. Namun zat ini bisa menyebabkan masalah pernapasan terutama bagi para penderita penyakit asma.

5. Mengandung pemanis buatan
Pemanis buatan dalam makanan kaleng tidak sehat dan bisa menyebabkan obesitas. Efek lainnya yakni nausea, sakit pada dada dan sakit pada kepala.

6. Mengandung aspartame
Tomat kalengan terasa enak karena diberi tambahan zat bernama aspartame. Zat ini berbahaya karena bisa menyebabkan pusing, pandangan kabur, sakit kepala dan gangguan pencernaan. (Boldsky)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Makan 10 Tomat Seminggu Turunkan Risiko Kanker Prostat

Makan 10 Tomat Seminggu Turunkan Risiko Kanker Prostat

Health | Jum'at, 29 Agustus 2014 | 08:35 WIB

Hilangkan Lingkaran Hitam dengan Tomat

Hilangkan Lingkaran Hitam dengan Tomat

Lifestyle | Selasa, 29 Juli 2014 | 09:21 WIB

Studi: 4 Tomat Sehari Bisa Kurangi Risiko Kanker Ginjal

Studi: 4 Tomat Sehari Bisa Kurangi Risiko Kanker Ginjal

Health | Minggu, 08 Juni 2014 | 16:31 WIB

Rahasia Umur Panjang Nenek Usia 105: Sup Tomat dan Tak Pernah Marah

Rahasia Umur Panjang Nenek Usia 105: Sup Tomat dan Tak Pernah Marah

Lifestyle | Senin, 28 April 2014 | 17:00 WIB

Terkini

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:22 WIB

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:13 WIB

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Banten | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:51 WIB

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:30 WIB

×