Kata Ilmuwan Soal Bahaya Gunakan Sepatu "High Heels"

Ririn Indriani | Firsta Nodia | Suara.com

Minggu, 08 Februari 2015 | 19:22 WIB
Kata Ilmuwan Soal Bahaya Gunakan Sepatu "High Heels"
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Sepatu hak tinggi merupakan sepatu favorit para perempuan untuk tampilan yang lebih anggun dan seksi. Jutaan perempuan rela memakai sepatu hak tinggi setiap hari meski kadang harus menahan rasa sakit setelah berjam-jam menggunakannya. Inilah yang harus dibayar para perempuan modern demi harga sebuah penampilan.

Padahal, jika Anda bertanya pada para peneliti, mereka tak akan menganjurkan pemakaian sepatu berhak tinggi ini. Mereka bahkan berpendapat, demi mempertahankan kesehatan Anda, silakan tinggalkan kebiasaan menggunakan sepatu berhak tinggi.

Banyak perempuan beralasan bahwa selagi dampaknya tak terlihat secara langsung, mereka tetap mau mengenakan sepatu yang tingginya bisa mencapai 10 cm. Padahal, di bawah permukaan kaki yang tak terlihat, otot-otot betis mengalami pemendekan, dan perataan lengkung kaki yang bisa mengakibatkan postur tubuh bermasalah.

Bahkan, balutan sepatu berhak tinggi ini bisa meningkatkan keausan pada sendi dan jaringan lunak sebagai penyebab radang sendi hingga meningkatkan risiko patah tulang.

Sebuah penelitian yang dilakukan pada 2012 menyebutkan bahwa pemakaian sepatu hak tinggi pada perempuan di bawah usia 20 tahun dapat menyebabkan perubahan gaya berjalan bahkan ketika mereka tidak mengenakan sepatu hak.

Pada perempuan yang gemar mengenakan sepatu hak tinggi juga didapatkan bahwa mereka memiliki otot betis yang pendek dibandingkan perempuan yang jarang atau tidak pernah menggunakan sepatu hak tinggi.

Hal ini disebabkan otot pemakai sepatu hak tinggi mengalami kelelahan ketika dipaksa untuk memanjangkannya dari ukuran normal. Tak hanya itu, sepatu hak tinggi juga mengubah drastis postur tubuh pemakainya sehingga mereka lebih berisiko terkena osteoarthritis dan hammertoe atau jari kaki palu karena terlalu sempit menggunakan sepatu.

Dengan semua bahayanya terhadap kesehatan, masih maukah Anda membuat kaki menderita dengan sepatu hak tinggi? (Medical Daily)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Risiko Ini Mengintai Pengguna "High Heels"

Risiko Ini Mengintai Pengguna "High Heels"

Health | Senin, 11 Agustus 2014 | 14:35 WIB

Tetap Nyaman dengan Sepatu Hak Tinggi

Tetap Nyaman dengan Sepatu Hak Tinggi

Lifestyle | Rabu, 12 Maret 2014 | 10:32 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB