Sebaiknya Hindari Makanan Ini Saat Sarapan

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Senin, 23 Maret 2015 | 06:46 WIB
Sebaiknya Hindari Makanan Ini Saat Sarapan
Ilustrasi makan bersama. (Shutterstock)

Suara.com - Membiasakan diri untuk sarapan memiliki banyak manfaat kesehatan. Sayangnya, tidak semua makanan baik dikonsumsi untuk sarapan.

Dengan menghindari beberapa jenis makanan dan minuman ini saat sarapan, dijamin Anda bisa menjalani hari dengan baik tanpa masalah kesehatan apapun.

Seperti dilansir Askmen.com berikut adalah makanan yang sebaiknya dihindari untuk sarapan:

1. Kopi
Mungkin beberapa dari Anda ingin lebih fokus beraktivitas sehingga mengawali hari dengan minum kopi. Namun jangan sampai terlalu banyak, karena jika Anda mengonsumsi kopi lebih dari satu gelas saat pagi, akan membuat Anda kurang tidur dan justru membuat tubuh Anda kelelahan berkepanjangan.

2. Susu, yogurt, dan keju
Banyak yang menganggap bahwa sarapan dengan segelas susu dan setangkup roti tawar isi keju bisa membuat tubuh berenergi hingga siang hari. Mungkin benar, tapi masalahnya susu yang dihasilkan melalui proses pasteurisasi tidak mengurangi risiko probiotik bermanfaat bisa lenyap dalam susu.

Akibatnya, bukannya manfaat kesehatan yang didapati, justru gangguan kesehatan bisa dialami dari konsumsi susu. Sehingga di pagi hari, Anda harus menghindari susu dan hasil olahannya seperti keju, yogurt, krim, buttermilk dan es krim, kecuali mentega.

Mentega secara signifikan lebih sehat daripada susu karena protein susu yang berbahaya seperti kasein dan BCM-7 tak ditemukan pada mentega.

3. Gula termasuk Buah-buahan
Tubuh membutuhkan lebih banyak sodium daripada kalium di pagi hari sehingga tekanan darah bisa naik, tapi mangonsumsi buah yang mengandung banyak potassium saat sarapan bisa membuat tekanan darah Anda turun.

Tekanan darah rendah di pagi hari membuat seseorang lebih sulit untuk berenergi dan siap untuk menghadapi hari. Mengonsumsi makanan atau minumam yang mengandung gula tidak hanya membuat tekanan darah Anda menurun drastis, tapi juga mempengaruhi kadar gula dalam darah.

Ketika Anda makan gula, kadar gula dalam darah meningkat yang menyebabkan pankreas sulit mensekresi insulin. Kondisi ini bisa menyebabkan otak lambat, lesu, dan mengidam makanan
tertentu.

Menghilangkan gula dalam daftar sarapan Anda merupakan salah
satu hal terbaik yang dapat Anda lakukan untuk menjaga kesehatan, berat badan, dan keseluruhan kinerja.

4. Semua biji-bijian
Gluten mengandung biji-bijian yang sebenarnya adiktif. Zat ini terpecah dalam usus menjadi senyawa opioid yang disebut gluteomorphins. Hasilnya Anda tak pernah merasa kenyang dan mengidamkan jenis makanan tertentu meski sudah makan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

McDonald's Siapkan Sarapan Gratis untuk Konsumen

McDonald's Siapkan Sarapan Gratis untuk Konsumen

Lifestyle | Selasa, 03 Maret 2015 | 11:22 WIB

Anak Susah Makan? Sebaiknya Beri Makan Tiga Jam Sekali

Anak Susah Makan? Sebaiknya Beri Makan Tiga Jam Sekali

Health | Kamis, 12 Februari 2015 | 19:55 WIB

Terkini

10 Nakes Kena Sanksi Usai Bully Pasien BPJS di Threads, Karier Hancur Seketika

10 Nakes Kena Sanksi Usai Bully Pasien BPJS di Threads, Karier Hancur Seketika

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 13:05 WIB

Indonesia-Brasil Jajaki PTA Mercosur, Pintu Masuk Produk RI ke Pasar Amerika Latin Terbuka

Indonesia-Brasil Jajaki PTA Mercosur, Pintu Masuk Produk RI ke Pasar Amerika Latin Terbuka

Bisnis | Minggu, 09 Agustus 2026 | 13:04 WIB

Review The Price of Confession: Kisah Misteri Gelap Penjara Korea Selatan!

Review The Price of Confession: Kisah Misteri Gelap Penjara Korea Selatan!

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 13:00 WIB

Aturan EUDR Mengancam Kopi Indonesia? Ini Strategi Kesiapan Petani Menembus Pasar Global

Aturan EUDR Mengancam Kopi Indonesia? Ini Strategi Kesiapan Petani Menembus Pasar Global

Bisnis | Minggu, 09 Agustus 2026 | 12:58 WIB

Pasar dan Investasi Jadi Bidikan, Indonesia Sambut Strategi Ekonomi BRICS 2030

Pasar dan Investasi Jadi Bidikan, Indonesia Sambut Strategi Ekonomi BRICS 2030

Bisnis | Minggu, 09 Agustus 2026 | 12:53 WIB

Gedung Bapenda Terbakar, Pramono Anung Jamin Pengaturan Lalu Lintas Jakarta Tetap Aman

Gedung Bapenda Terbakar, Pramono Anung Jamin Pengaturan Lalu Lintas Jakarta Tetap Aman

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 12:45 WIB

15 Pantun Hari Pramuka Lucu Ini Dijamin Bikin Suasana 14 Agustus Makin Meriah!

15 Pantun Hari Pramuka Lucu Ini Dijamin Bikin Suasana 14 Agustus Makin Meriah!

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 12:35 WIB

Memoar Seorang Geisha: Mengungkap Kehidupan Geisha Sebelum Perang Dunia II

Memoar Seorang Geisha: Mengungkap Kehidupan Geisha Sebelum Perang Dunia II

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 12:30 WIB

Indonesia Pertama di ASEAN Pasang Pompa Jantung Terkecil Dunia, Pasiennya Penjual Nasi Uduk

Indonesia Pertama di ASEAN Pasang Pompa Jantung Terkecil Dunia, Pasiennya Penjual Nasi Uduk

Health | Minggu, 09 Agustus 2026 | 12:25 WIB

Bukan Selalu Tone Deaf, Bisa Jadi Standar Kita yang Sudah Berbeda

Bukan Selalu Tone Deaf, Bisa Jadi Standar Kita yang Sudah Berbeda

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 12:25 WIB

×