Studi: Tidur Siang Bisa Tingkatkan Memori Otak

Ririn Indriani | Firsta Nodia | Suara.com

Selasa, 24 Maret 2015 | 10:50 WIB
Studi: Tidur Siang Bisa Tingkatkan Memori Otak
Ilustrasi tidur. (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah penelitian terbaru mengungkapkan bahwa tidur siang selama 45 hingga 60 menit dapat meningkatkan kinerja memori hingga lima kali lipat.

Menurut para peneliti dari Saarland University di Jerman, tidur siang dengan waktu yang singkat ini bisa membantu Anda dalam pengambilan informasi dari memori sehingga secara signifikan dapat meningkatkan keberhasilan kinerja bagi para pegawai maupun anak-anak sekolah.

"Di mana pun orang berada dalam lingkungan belajar, kita harus berpikir serius tentang efek positif dari tidur," kata Profesor Axel Mecklinger dari Saarland University di Jerman.

Untuk mendapatkan temuan ini, peneliti menganalisis kelompok kontrol yang ditugaskan untuk menonton DVD, sementara kelompok lainnya tidur. Peserta penelitian dalam dua kelompok ini harus mempelajari 90 kata tunggal dan 120 pasangan kata.

Hasil menunjukkan ketika diuji ulang, kelompok peserta yang tidur ternyata bisa lebih banyak mengingat pasangan kata dibandingkan kelompok yang menonton DVD.

"Kinerja memori dari peserta yang tidur siang sama baiknya seperti sebelum tidur. Sehingga kata yang tersimpan dalam memori bisa diambil dengan mudah," kata Mecklinger.

Para peneliti secara khusus memfokuskan penelitian pada peran hippocampus yakni daerah otak yang berperan untuk mengingat kenangan. Sehingga informasi yang dipelajari sebelumnya langsung ditransfer ke penyimpanan memori jangka panjang.

"Kami memeriksa jenis tertentu dari aktivitas otak, yang dikenal sebagai 'sleep spindle', dimana berperan penting dalam konsolidasi memori selama tidur," kata peneliti Sara Studte.

Oleh karena itu, peneliti merekomendasikan  seseorang untuk mendapatkan tidur di siang hari meski dalam waktu singkat untuk meningkatkan kemampuan otak dalam pencarian informasi dan memori. (Zeenews)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Alasannya Tidur Cukup Bisa Cegah Diabetes

Ini Alasannya Tidur Cukup Bisa Cegah Diabetes

Health | Minggu, 22 Februari 2015 | 11:44 WIB

Tidur Siang Kurang Baik Bagi Anak?

Tidur Siang Kurang Baik Bagi Anak?

Health | Kamis, 19 Februari 2015 | 15:02 WIB

Inilah Waktu Belajar Terbaik Untuk Anak

Inilah Waktu Belajar Terbaik Untuk Anak

Health | Senin, 19 Januari 2015 | 15:36 WIB

Saatnya Mengembalikan Manfaat Tidur Siang

Saatnya Mengembalikan Manfaat Tidur Siang

Health | Rabu, 13 Agustus 2014 | 20:03 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB