Ini Tindakan Medis untuk Sembuhkan Kanker Hati

Pebriansyah Ariefana, Firsta Nodia

Minggu, 20 September 2015 | 10:03 WIB
Ini Tindakan Medis untuk Sembuhkan Kanker Hati
Ilustrasi sel kanker. [Shutterstock]

Suara.com - Data WHO tahun 2012 mengungkapkan, kanker hati adalah jenis kanker paling mematikan nomor dua di dunia dan sejumlah negara di Asia tercatat memiliki angka-angka penderita kanker hati terbesar di seluruh dunia.

Kendati demikian penderita kanker hati primer atau hepatocellular carcinoma memiliki harapan untuk sembuh dan menjalani kehidupan normal seperti sedia kala.

"Teknologi kedokteran yang semakin modern dan canggih menyuguhkan ragam pilihan untuk mengatasi penyakit Kanker Hati Primer yang meliputi metode operasi dan non operasi, termasuk penggunaan terapi radiasi," ungkap Dr. Cheah Yee Lee dari Gleneagles Hospital Singapore pada temu media bertajuk Operasi Kuning belum lama ini.

Lee menambahkan ada berbagai pilihan perawatan untuk menyembuhkan kanker hati atau perawatan paliatif yang bertujuan meningkatkan kualitas dan memperpanjang daya hidup pasien.

"Pada stadium awal, jika jumlahnya masih sedikit dan ukurannya masih cukup kecil, maka pasien Kanker Hati bisa disembuhkan dengan tindakan operasi reseksi liver," imbuhnya.

Namun, apabila kondisi kanker hati sudah berada pada stadium lanjut dan disertai dengan sirosis hati, Lee menganjurkam agar pasien menjalani tindakan transplantasi hati. Tindakan ini akan memberikan kemungkinan pemusnahan kanker hati primer dan bagian liver yang terkena Sirosis Hati.

"Transplantasi hati merupakan tindakan medis multidisiplin atau melibatkan berbagai dokter spesialis. Saat ini di Gleneagles Hospital tingkat kesuksesannya mencapai 90-95 persen," ujarnya.

Namun bagi pasien yang tak menginginkan tindakan operasi, Lee menjelaskan bahwa kanker hati juga bisa ditangani dengan beberapa perawatan non operasi seperti Embolisasi transarterial (TACE) dengan injeksi obat, Selective Internal Radiation Therapy (SIRT) dan Radio-Frequency Ablasi (RFA) yang memberikan panas ekstrim dari listrik untuk menghancurkan sel-sel kanker.

"Kanker hati berisiko tinggi dialami penderita hepatitis B. Oleh karena itu pemeriksaan darah sekali setahun penting dilakukan untuk mencegah timbulnya risiko ini," pungkas Lee.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Golongan yang Berisiko Alami Kanker Hati

Ini Golongan yang Berisiko Alami Kanker Hati

Health | Minggu, 20 September 2015 | 09:22 WIB

Makan Mie Instan Tanpa Diseduh? Waspadai Risiko Ini!

Makan Mie Instan Tanpa Diseduh? Waspadai Risiko Ini!

Health | Kamis, 17 September 2015 | 20:09 WIB

Ini Bahaya Paparan Radiasi dari Gadget

Ini Bahaya Paparan Radiasi dari Gadget

Health | Kamis, 17 September 2015 | 11:31 WIB

Muncul Benjolan di Leher, Waspadai Kanker Limfoma

Muncul Benjolan di Leher, Waspadai Kanker Limfoma

Health | Rabu, 16 September 2015 | 17:50 WIB

Diet Ini Diklaim Bisa Kurangi Risiko Kanker Payudara

Diet Ini Diklaim Bisa Kurangi Risiko Kanker Payudara

Health | Rabu, 16 September 2015 | 11:14 WIB

Biskuit Bisa Memicu Kanker Payudara?

Biskuit Bisa Memicu Kanker Payudara?

Health | Selasa, 15 September 2015 | 17:50 WIB

Studi: Makanan Super Pedas Bisa Tangkal Kanker Prostat

Studi: Makanan Super Pedas Bisa Tangkal Kanker Prostat

Health | Jum'at, 11 September 2015 | 23:21 WIB

Kini, RSUD Tarakan Layani Kemoterapi Kanker

Kini, RSUD Tarakan Layani Kemoterapi Kanker

News | Kamis, 10 September 2015 | 10:49 WIB

Ini Bahaya Pantulan Sinar UV pada Layar Gadget

Ini Bahaya Pantulan Sinar UV pada Layar Gadget

Health | Selasa, 08 September 2015 | 11:29 WIB

Ini Perubahan yang Terjadi Saat Lelaki Berusia 30 tahun

Ini Perubahan yang Terjadi Saat Lelaki Berusia 30 tahun

Lifestyle | Senin, 07 September 2015 | 15:13 WIB

Terkini

Pertalite Dibatasi, Motor Tetap Bebas Beli: Mobil Mewah Mulai Dipantau

Pertalite Dibatasi, Motor Tetap Bebas Beli: Mobil Mewah Mulai Dipantau

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:37 WIB

3 Anggota DPRD Diperiksa Lagi, Ini Perkembangan Kasus Lampu Jalan Palembang

3 Anggota DPRD Diperiksa Lagi, Ini Perkembangan Kasus Lampu Jalan Palembang

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:37 WIB

8 Pesan Gerakan Nurani Bangsa: Kritik Aparat, Korupsi hingga Demokrasi

8 Pesan Gerakan Nurani Bangsa: Kritik Aparat, Korupsi hingga Demokrasi

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:37 WIB

Purbaya Resmi Salurkan Rp 20,5 T ke 490 Daerah, Biar Pemda Bisa Bayar Gaji PPPK

Purbaya Resmi Salurkan Rp 20,5 T ke 490 Daerah, Biar Pemda Bisa Bayar Gaji PPPK

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:36 WIB

Fakta Baru Kasus Pilot Malaysia Selundupkan Narkoba ke Indonesia, Ada Jejak Nomor Telepon Sindikat

Fakta Baru Kasus Pilot Malaysia Selundupkan Narkoba ke Indonesia, Ada Jejak Nomor Telepon Sindikat

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:35 WIB

Bantah Sakit dan Mundur dari Jabatan, Menko PM Pratikno Naik Hardtop Pantau Karhutla Bromo

Bantah Sakit dan Mundur dari Jabatan, Menko PM Pratikno Naik Hardtop Pantau Karhutla Bromo

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:34 WIB

Karhutla 114 Hektare di Pelalawan dan Inhu, Baru Dipadamkan 22 Hektare

Karhutla 114 Hektare di Pelalawan dan Inhu, Baru Dipadamkan 22 Hektare

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:32 WIB

Menhut Raja Juli Antoni 'Ngacir' Ditanya Soal Pengembalian Uang ke KPK yang Tak Utuh

Menhut Raja Juli Antoni 'Ngacir' Ditanya Soal Pengembalian Uang ke KPK yang Tak Utuh

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:31 WIB

Purbaya-Bahlil Sepakat! Pembelian Pertalite Mau Dibatasi, Tanda-tanda Mau Dihapus?

Purbaya-Bahlil Sepakat! Pembelian Pertalite Mau Dibatasi, Tanda-tanda Mau Dihapus?

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:30 WIB

The Skull Karya Jon Klassen, Dongeng Gelap yang Justru Terasa Menggemaskan

The Skull Karya Jon Klassen, Dongeng Gelap yang Justru Terasa Menggemaskan

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:30 WIB

×