Suara.com - Aktivitas sehari-hari yang monoton dan tuntutan kerja yang tinggi kerap membuat siapapun stres. Bila kondisi ini tak teratasi dengan baik, maka dapat memicu gangguan kesehatan mental hingga kejiwaan.
Menurut dokter spesialis kesehatan jiwa dari RSJ Marzoeki Mahdi Bogor, Irmansyah, salah satu tanda seseorang mengalami gangguan kesehatan mental tahap awal antara lain sakit kepala, stres, kelelahan, perut terasa tak nyaman, hingga sulit mengambil keputusan.
Gejala ini tentu saja sering dialami oleh setiap orang dalam kehidupan sehari-hari.
"Gejala ini sifatnya bisa sementara, artinya jika diatasi dengan relaksasi, olahraga, liburan, atau pijat bisa saja hilang," kata Irwansyah di jakarta, belum lama ini.
Menurut Irmansyah, gejala gangguan kesehatan mental yang harus diberi perhatian khusus jika sudah membuat seseorang tak bisa berfungsi normal seperti biasanya.
"Ada beberapa syarat untuk menetapkan gejala ini termasuk gangguan kesehatan jiwa atau tidak. Pertama, apa seseorang tersebut mengalami disabilitas? Apa terjadi pada kurun waktu tertentu?," imbuhnya.
Salah satu gangguan kesehatan jiwa yang sudah merujuk ke faktor serius yakni skizofrenia yang ditandai dengan perilaku aneh dan pikiran tak biasa yang membayanginya. Terkadang pasien skizofrenia juga menjauh dari kehidupan sosialnya.
Lalu, bagaimana mencegah gejala-gejala awal gangguan kesehatan mental agar tidak berkembang menjadi sakit jiwa? Irmansyah menyarankan untuk menjalani olahraga secara rutin.
"Olahraga dapat merangsang produksi hormon tertentu yang bisa meyingkirkan stres. Pikiran bisa lebih positif dan fisik juga lebih sehat," pungkasnya.