Dokter: Masker N95 Tak Efektif jika Penggunaannya Salah

Ardi Mandiri, Firsta Nodia

Senin, 12 Oktober 2015 | 19:42 WIB
Dokter: Masker N95 Tak Efektif jika Penggunaannya Salah
Ilustrasi masker

Bencana kabut asap yang melanda, Jambi, Kalimantan, Sumsel dan Riau terus mengkhawatirkan. Warga yang terkena dampaknya pun mengharapkan bantuan masker yang lebih efektif untuk menyaring partikel kecil dalam asap kebakaran hutan. Salah satunya adalah masker N95.

Jenis masker ini dikatakan dokter spesialis paru RS Persahabatan Jakarta, Agus Dwi Susanto, merupakan masker yang biasa dipakai oleh tenaga medis untuk mencegah penularan dari suatu penyakit. Oleh karena itu kemampuannya dalam menyaring partikel kecil mencapai 95 persen.

Sayangnya, penggunaan masker N95 yang salah juga bisa mempengaruhi kemampuan penyaringan. Dalam artian, teknik dan cara penggunaan masker ini harus diperhatikan.

"Jika penggunaannya tidak tepat maka manfaatnya hampir sama dengan penggunaan masker bedah biasa," kata dr Agus pada temu media di Jakarta, Senin (12/10/2015).

Agus menambahkan bahwa pemakaian masker N95 dibutuhkan 'individually fit test' atau sesuai ukuran pemakai. Bahkan waktu penggunaannya juga terbatas maksimal hanya 8 jam.

"Penggunaannya harus sesuai ukuran muka si pemakai. Masker ini kurang cocok untuk yang mukanya terlalu lebar atau terlalu kecil," imbuhnya.

Menurut Agus, masker bukan satu-satunya cara untuk mencegah dampak dari kabut asap. Jika penggunaan masker tak dibarengi dengan pencegahan primer seperti menjalani pola hidup sehat, maka hasilnya juga tak akan optimal.

"Masker menjadi hal utama tapi jika pencegahan lain tidak dilakukan, hasil juga tak akan optimal," pungkasnya.

Ia justru mengimbau agar masyarakat yang terkena dampak tetap menggunakan masker bedah yang dibagikan meski secara efektivitas, masker N95 lebih mampu menyaring partikel kecil.

"Efektivitas secara penelitian memang N95 lebih baik. Tapi bukan berarti masker biasa tidak bermanfaat. Apapun masker silahkan dipakai daripada tidak sama sekali," tegas Agus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cara Jepang Bantu Padamkan Kebakaran Hutan dan Lahan di Indonesia

Cara Jepang Bantu Padamkan Kebakaran Hutan dan Lahan di Indonesia

News | Senin, 12 Oktober 2015 | 18:47 WIB

Terkini

Arwin AS Wafat, Bupati Afni Kenang Pesan Terakhir: Jaga Siak, Jangan Menyerah

Arwin AS Wafat, Bupati Afni Kenang Pesan Terakhir: Jaga Siak, Jangan Menyerah

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 06:17 WIB

Berapa Normal Asam Urat pada Wanita 40 Tahun ke Atas? Ini Batas dan Ciri-cirinya

Berapa Normal Asam Urat pada Wanita 40 Tahun ke Atas? Ini Batas dan Ciri-cirinya

Health | Minggu, 01 November 2026 | 06:10 WIB

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

×