Merek Kutek Terkenal Ternyata Mengandung Zat Berbahaya

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Selasa, 20 Oktober 2015 | 12:09 WIB
Merek Kutek Terkenal Ternyata Mengandung Zat Berbahaya
Ilustrasi cat kuku. [Shutterstock]

Suara.com - Menurut sebuah studi terkini yang dilakukan Duke University dan Environmental Working Group (EWG), cat kuku atau biasa disebut kutek tak hanya memberikan efek warna yang glamour, tetapi juga mentransfer zat kimia yang mengganggu endokrin tubuh.

Temuan ini menunjukkan bahwa perempuan sering menggunakan kutek berbahan trifenil fosfat (TPHP) akan menerima pelepasan zat kimia ke dalam tubuh mereka dalam kurun 10-14 jam.

"Perempuan muda yang gemar menggunakan cat kuku harus lebih waspada karena kebanyakan cat kuku mengandung zat kimia yang dapat mengganggu endokrin tubuh," kata ilmuwan senior di EWG, Johanna Congleton, Ph.D., MSPH.

Untuk mendapatkam temuan ini peneliti menguji kandungan TPHP pada setiap merek kutek yang berada di pasaran. Hasil temuan di lapangan menunjukkan bahwa 1500 merek kutek termasuk Sally Hansen, OPI, dan Wet N Wild berisi TPHP.

Jika kebiasaan ini dilakukan terus menerus maka paparan TPHP yang masuk ke tubuh dapat menyebabkan gangguan endokrin hingga menyebabkan gangguan reproduksi hingga tumbuh kembang. Baru-baru ini bahkan penelitian menunjukkan bahwa TPHP dapat menyebabkan peningkatan berat badan dan obesitas.

"Ada kemungkinan bahwa TPHP yang terkandung dalam cat kuku sebagai pengganti phthalates, yang juga mengganggu endokrin dan merupakan racun bagi sistem reproduksi," ujar peneliti utama Heather Stapleton, Ph.D., profesor di Duke University.

"Namun, TPHP juga bukan alternatif yang lebih baik. Temuan justru menunjukkan bahwa TPHP dapat mempengaruhi regulasi hormon, metabolisme, reproduksi dan pengembangan tubuh," imbuhnya. (Foxnews)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ingin Cat Kuku Tahan Lama? Ini Tipsnya

Ingin Cat Kuku Tahan Lama? Ini Tipsnya

Lifestyle | Kamis, 21 Agustus 2014 | 15:59 WIB

Terkini

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:50 WIB

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:06 WIB

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Health | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:51 WIB

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Health | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:20 WIB

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:57 WIB

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:09 WIB

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:10 WIB

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:05 WIB

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 16:48 WIB

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 14:30 WIB