28 Mahasiswa Idap Hepatitis A, IPB Bentuk Tim Penanggulangan

Ririn Indriani

Sabtu, 12 Desember 2015 | 09:11 WIB
28 Mahasiswa Idap Hepatitis A, IPB Bentuk Tim Penanggulangan
Institut Pertanian Bogor (IPB). (ipb.ac.id)

Suara.com - Institut Pertanian Bogor bergerak cepat untuk mencegah penyebaran virus Hepatitis A dengan membentuk tim kerja penanggulangan penyebaran virus hepatitis di lingkungan kampus dengan memberikan sosialisasi kepada para mahasiswa Program Kompetensi Umum (PKU) yang berada di asrama.

"Upaya ini dilakukan sebagai langkah cepat tanggap untuk mencegah penyakit hepatitis A yang sudah menyerang sejumlah mahasiswa selama dua pekan ini," kata Direktur Kemahasiswaan IPB, Sugeng Santoso, di Bogor, Jumat (11/12/2015).

Tim bekerja memberikan sosialisasi kepada mahasiswa, materi sosialisasi mengenai gizi seimbang, keamanan pangan, profil kantin IPB, serta tindakan pencegahan dan penanggulangan virus hepatitis di kalangan sivitas akademika.

"Sosialisasi akan dilakukan selama beberapa hari secara bergantian di seluruh asrama PKU baik putra maupun putri," katanya.

Tim kerja penanggulangan penyebaran virus hepatitis ini, tambah Sugeng, melibatkan unsur di sivitas IPB. Salah satu pemateri sosialisasi adalah Dosen Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia IPB, dr Naufal.

Naufal mengatakan, virus Hepatitis A sangat mudah menyebar. Karenanya, hal yang paling penting dilakukan adalah melakukan tindakah pencegahan dengan memperhatikan kebersihan diri dan kebersihan makanan.

"Yang pertama adalah kebersihan diri, biasanya mencuci tangan memakai sabun dan menjaga kebersihan kamar mandi. Selanjutnya kebersihan makanan. Karena bisa jadi mahasiswa yang terjangkit hepatitis memakan makanan yang tidak bersih," imbuhnya.

Menurut Naufal, jika dua langkah tersebut sudah dilakukan secara optimal, maka pencegahan terhadap penyakit tersebut akan lebih efektif. Selain itu, penanggulangan virus juga bisa dilakukan dengan vaksinasi.

"Namun, metode ini cukup mahal dan keterbatasan untuk mendapatkan vaksinya," kata dia.

Saat ini, lanjut Naufal, yang terpenting dapat dilakukan oleh mahasiswa untuk terhindar dari penularan virus hepatitis adalah memilih makanan yang bersih. Karena jika makanan diolah secara bersih, virus dapat mati dalam suhu lebih dari 85 derajat celcius.

"Pilihlah makanan yang dimasak dengan matang dan disajikan tidak lama dari itu, atau masih dalam keadaan panas," katanya.

Naufal menambahkan, kontaminasi virus hepatitis juga bisa terjadi lewat air. Memilih air yang bersih, merupakan upaya pencegahan yang dapat dilakukan.

"Pesanlah minuman panas yang diyakini sudah betul-betul dimasak terlebih dahulu," katanya.

Sementara itu, selain sosialisasi beberapa upaya dilakukan IPB untuk mencegah penyebaran virus hepatitis. Yakni menggalakkan kegiatan bersih lorong, kamar dan toilet oleh pengelola asrama mahasiswa, pemeriksaan kesehatan secara gratis yang dilakukan selama tiga hari yakni 11-13 Desember. Pemeriksaan kesehatan dilaksanakan terbuka untuk sivitas yang dipusatkan di Graha Widya Wisuda, Kampus IPB Dramaga.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, sebanyak 28 mahasiswa IPB terserang virus Hepatitis A, tiga di antaranya sudah diperbolehkan pulang sisanya 25 orang masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit dan di rumah orang tuanya. Satu di antara mahasiswa ada yang meninggal dunia, tapi setelah dicek mahasiswa tersebut meninggal karena hepatitis B. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Wah, 5.000 Orang Diduga Terjangkit Hepatitis A Usai Kunjungi Restoran Ini

Wah, 5.000 Orang Diduga Terjangkit Hepatitis A Usai Kunjungi Restoran Ini

News | Kamis, 22 Mei 2014 | 14:40 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Health | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:00 WIB

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

×