Konsumsi Gizi Seimbang Masyarakat Indonesia Masih Memprihatinkan

Arsito Hidayatullah | Suara.com

Kamis, 11 Februari 2016 | 04:35 WIB
Konsumsi Gizi Seimbang Masyarakat Indonesia Masih Memprihatinkan
Ilustrasi makanan sehat dan bergizi. (Shutterstock)

Suara.com - Pakar gizi IPB, Prof Hardinsyah mengatakan pentingnya gizi seimbang dengan mengkonsumsi pangan hewani, buah dan sayur untuk mewujudkan bangsa sehat dan berprestasi.

"Kondisi saat ini konsumsi pangan hewani, buah dan sayur penduduk Indonesia masih sangat memprihatikan," katanya dalam seminar gizi yang diselenggarakan oleh Pergizi Pangan dan PT Sarihusada Generasi Mahardhika, di Kampus IPB Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu.

Ia mengatakan, Panduan gizi seimbang yang diluncurkan Kementerian Kesehatan 2015, menganjurkan setiap remaja dan dewasa Indonesia mengkonsumsi dua sampai empat porsi (100-200 gram) pangan hewani.

 
Selain itu juga tiga sampai empat porsi (300-400 gram) sayur dan dua sampai tiga porsi (100-150 gram) buah setiap hari guna memenuhi kebutuhan protein, vitamin, mineral serta serat untuk hidup sehat.

"Kenyataannya saat ini konsumsi sayur dan buah baru sekitar seperempat jumlah yang dianjurkan dan konsumsi pangan hewani baru tiga perempat jumlah yang dianjurkan," katanya.

Dijelaskannya, berbagai studi telah membuktikan bahwa konsumsi pangan hewani yang cukup dapat mencegah defisiensi gizi mikro, mencegah anemia, dan meningkatkan kemampuan belajar. Sedangkan konsumsi buah dan sayur yang cukup dapat menurunkan risiko penyakit pembuluh darah, kanker dan depresi.

"Perlu berbagai kebijakan dan upaya untuk meningkatkan pemenuhan kebutuhan vitamin dan mineral melalui peningkatan ketersediaan dan konsumsi pangan hewani, sayur, buah, serta pangan fortifikasi gizi mikro," katanya.

Seminar ilmiah populer ini diselenggarakan dalam rangkaian peringatan Hari Gizi Nasional 2016, bertujuan untuk mendukung peningkatan kesadaran dan kepedulian masyarakat akan gizi seimbang. Seminar mengangkat tema "Mewujudkan gizi seimbang menuju bangsa sehat berprestasi".

Seminar dihadiri pembicara utama Direktur Gizi Masyarakat Kementerian Kesehatan, Doddy Izwardy yang menekankan persoalan gizi harus dikomunikasi secara terus-menerus oleh semua stakeholder, kementerian, dan lembaga pemerintahan terkait.

"Peran seluruh stakeholder dalam upaya perbaikan gizi melalui pendekatan keluarga semakin kuat dan berkesinambungan melalui kegiatan yang langsung mengena pada sasaran di keluarga," katanya.

Ia menambahkan, kegiatan-kegiatan yang dilakukan dengan pendekatan keluarga hendaknya bersifat meningkatkan pengetahuan dan perbaikan perilaku sehingga eksistensinya dapat dipertahankan.

"Gizi itu harus terus menerus dikomunikasikan," katanya.

Doddy menambahkan, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan berupaya melakukan pencegahan dan penyuluhan agar persoalan gizi seimbang di masyarakat Indonesia dapat terwujud. Berbagai program telah disiapkan baik yang menyentuh langsung pemerintah daerah, keluarga, dan generasi muda melalui sekolah.

"Persoalan gizi tidak hanya menjadi tanggung jawab Kementerian Kesehatan, ada akses yang harus dicapai untuk memperoleh gizi ini bisa menyangkut infrastruktur, ketersediaan pangan, dan kemampuan ekonomi masyarakat. Artinya semua lembaga, kementerian, dan pemerintah daerah berperan," katanya.

Seminar ilmiah pergizian diikuti sekitar 500 peserta yang terdiri dari akademisi, ahli gizi, ahli pangan, pengelola dan pelaksana program gizi dan pangan, pengurus organisasi wanita, pengurus TP PKK, tokoh pemuda, tokah masyarakat dan khalayak umum.

Seminar serupa telah diselenggarakan di Surabaya pada 6 Februari lalu, selanjuta di Pekanbaru, Riau, pada 20 Februari mendatang, yang beekrja sama dengan perguruan tinggi setempat. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tak Hanya Protes! Begini Cara Orang Tua di Vietnam Pastikan Kualitas MBG untuk Anak-anak

Tak Hanya Protes! Begini Cara Orang Tua di Vietnam Pastikan Kualitas MBG untuk Anak-anak

News | Selasa, 07 April 2026 | 13:22 WIB

Panduan Hidup Sehat: Cara Meningkatkan Imunitas agar Tidak Gampang Sakit

Panduan Hidup Sehat: Cara Meningkatkan Imunitas agar Tidak Gampang Sakit

Your Say | Senin, 29 Desember 2025 | 10:50 WIB

SPPG, Infrastruktur Baru yang Menghubungkan Negara dengan Kehidupan Sehari-Hari Anak Indonesia

SPPG, Infrastruktur Baru yang Menghubungkan Negara dengan Kehidupan Sehari-Hari Anak Indonesia

News | Jum'at, 19 Desember 2025 | 13:25 WIB

Dapur Jadi Ruang Kelas: Cara Efektif Ajarkan Gizi pada Anak Melalui Memasak

Dapur Jadi Ruang Kelas: Cara Efektif Ajarkan Gizi pada Anak Melalui Memasak

Health | Jum'at, 05 Desember 2025 | 19:20 WIB

Panduan Nutrisi Anak: 7 Makanan Super yang Wajib Ada di Menu Harian

Panduan Nutrisi Anak: 7 Makanan Super yang Wajib Ada di Menu Harian

Your Say | Selasa, 25 November 2025 | 16:34 WIB

Anomali Gizi Proyek PMT: KPK Butuh Sampel Biskuit untuk Jerat Koruptor Alkes Ibu Hamil

Anomali Gizi Proyek PMT: KPK Butuh Sampel Biskuit untuk Jerat Koruptor Alkes Ibu Hamil

News | Selasa, 11 November 2025 | 06:50 WIB

Viral Kurir Antar Paket MBG untuk Siswa SD Lewat Jalan Rusak

Viral Kurir Antar Paket MBG untuk Siswa SD Lewat Jalan Rusak

Video | Senin, 10 November 2025 | 15:50 WIB

Ulat di Menu MBG SMAN 1 Kamal Diklaim Bisa Dikonsumsi: Benarkah?

Ulat di Menu MBG SMAN 1 Kamal Diklaim Bisa Dikonsumsi: Benarkah?

Lifestyle | Kamis, 30 Oktober 2025 | 13:21 WIB

Cara Aman Mencegah Mata Minus Semakin Parah, Ada Rekomendasi Makanan dari Dokter

Cara Aman Mencegah Mata Minus Semakin Parah, Ada Rekomendasi Makanan dari Dokter

Lifestyle | Rabu, 15 Oktober 2025 | 13:02 WIB

Misteri Keracunan 1.315 Siswa Terpecahkan: BGN Temukan Kadar Nitrit Hampir 4 Kali Lipat Batas Aman

Misteri Keracunan 1.315 Siswa Terpecahkan: BGN Temukan Kadar Nitrit Hampir 4 Kali Lipat Batas Aman

News | Jum'at, 03 Oktober 2025 | 19:56 WIB

Terkini

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 10:53 WIB

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:58 WIB

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:20 WIB

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:06 WIB