Kenali Gejala Awal Kanker Pankreas Berikut Ini

Jum'at, 11 Maret 2016 | 17:12 WIB
Kenali Gejala Awal Kanker Pankreas Berikut Ini
Ilustrasi sel kanker. [Shutterstock]

Suara.com - Jumlah penderita kanker pankreas di dunia memang tak sebanyak kanker pada organ tubuh lainnya. Namun, perkembangan kanker pankreas ditengarai lebih ganas dibandingkan jenis kanker lainnya.

Menurut Dr. Cheah Yee Lee selaku pakar spesialis transplantasi liver dan operasi pankreas dari Gleneagles Hospital Singapore, kurangnya gejala mencolok yang muncul pada tahap awal penyakit kanker pankreas menyebabkan penderitanya baru  terdeteksi dalam stadium lanjut.

"Padahal jika melakukan pemeriksaan secara berkala, kemunculan kanker pankreas bisa dideteksi lebih dini sehingga penanganannya lebih mudah dilakukan dan lebih menghemat biaya pengobatan," ujar dr Cheah Yee Lee pada temu media 'Kampanye Operasi Kuning' di Jakarta, Jumat (11/3/2016).

Meski gejala yang timbul sangat samar, ditambah letak pankreas yang sulit dijangkau, Lee mengimbau agar masyarakat yang mengalami beberapa kondisi untuk mewaspadainya sebagai gejala kanker pankreas. Salah satunya adalah penurunan berat badan yang drastis.

"Hilangnya berat badan bisa dikatakan gejala paling awal dari penyakit ini. Jika Anda mengalami penurunan berat badan secara drastis, jangan abaikan sebagai hal yang sepele," imbuhnya.

Kondisi penurunan berat badan yang drastis ini, lanjut Lee, biasanya disertai dengan gangguan pencernaan seperti perut kembung, dan gerakan usus yang berminyak.

"Kedua kondisi ini terjadi ketika pertumbuhan tumor sudah menghalangi saluran pankreas sehingga enzim pencernaan tidak dapat melewati usus," imbuhnya.

Selain itu kondisi lain yang bisa menunjukkan adanya pertumbuhan kanker pankreas adalah perubahan warna mata dan kulit menjadi kuning, atau yang kerap disebut sakit kuning.

"Sakit kuning menunjukkan adanya peningkatan tumor yang menghalangi saluran empedu.

Jika mengalami satu atau lebih dari gejala diatas, dr Lee mengimbau agar masyarakat melakukan pemeriksaan radiologi, CT Scan, ataupun MRA sehingga penanganan bisa segera dilakukan melalui tindakan operasi pengangkatan tumor.

"Yang bisa kita lakukan adalah melakukan pencegahan, jangan sampai menunggu sakit, apalagi jika salah satu anggota keluarga ada yang mengidap penyakit ini," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI