Warga Pedalaman Papua Masih Andalkan Daun untuk Atasi Penyakit

Ardi Mandiri

Sabtu, 09 April 2016 | 18:06 WIB
Warga Pedalaman Papua Masih Andalkan Daun untuk Atasi Penyakit
Ilustrasi daun. (Shutterstock)

Suara.com - Warga di Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat, masih mengandalkan ramuan dari dedauan untuk mengatasi segala penyakit yang mereka alami.

Dominggus Indou warga Distrik Anggi yang ditemui di Pegunungan Arfak, Sabtu mengatakan, ramuan tradisional warisan nenek moyang itu masih digunakan menyusul terbatasnya pelayanan kesehatan di daerah tersebut.

Dedauan itu tidak sepenuhnya mampu menyembuhkan. Melainkan, katanya, hanya sekedar meringankan agar mereka bisa bertahan dan beraktifitas.

Dominggus menjelaskan, saat ini Puskesmas sudah ada di setiap distrik. Namun keberadaannya belum bisa memberikan pelayanan maksimal.

Meskpun sudah ada petugas kesehatan di Puskemas tersebut, namun jumlah mereka masih terbatas. Disisi lain masih banyak warga memilih bertahan di rumah saat mereka sakit, terutama mereka yang rumahnya jauh dari puskesmas.

"Kami pun jenuh ke Puskesmas, karena kalau berobat selalu diberi obat yang sama, dan obat itu tidak manjur. Dari pada kami capek-capek datang ke Puskesmas lebih baik di rumah, bertahan dengan obat tradisional," ujarnya.

Ia menjelaskan, cukup banyak dedauan yang bisa dimanfaatkan warga untuk menyembuhkan penyakit. Dedauan itu bisa diperoleh di lingkungan sekitar rumah maupun hutan.

"Ini warisan moyang kami, bisa untuk mengatasi malaria, perut kembung, luka bakar, dada nyeri, reumatik. Pokoknya untuk semua penyakit kami mengandalkan daun," kata dia.

Dia menjelaskan, dedauan itu digunakan dengan cara ditumbuk, setelah itu warga meminum airnya dan mengoleskan sisa daun tersebut ke tubuh atau bagian tubuh yang terasa sakit.

Saat ditanya nama-nama daun yang biasa dimanfaatkan warga, Dominggus hanya bisa menyebutkan nama daun tersebut dengan menggunakan bahasa Suku Arfak. Seperti daun "umpamema" dan "tembauda" yang biasa dimanfaatkan warga untuk menurunkan demam dan tulang nyeri.

Pegunungan Arfak merupakan kabupaten baru yang dimekarkan dari Kabupaten Manokwari pada 2012. Kabupaten ini masih jauh tertinggal dari daerah lain.

Karakter daerah yang bertopografi pegunungan, membuat pemerintah daerah harus mengeluarkan anggaran yang cukup besar dan waktu lama untuk membangun infrastruktur di daerah tersebut.

Saat ini, program pembukaan dan pembangunan jalan serta jembatan sedang berlangsung. Membutuhkan waktu lama untuk menuntaskan pembangunan aksesibilitas transportasi di daerah tersebut.

Pegunungan Arfak sejatinya kaya akan pesona pariwisata pegunungan tersebut. Bercocok tanam menjadi satu-satu profesi warga di daerah tersebut.

Infrastruktur dan akses transportasi menjadi kendala yang cukup serius bagi warga, serta harus mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah baik kabupaten, provinsi maupun pusat.

Selain infrstruktur jalan dan jembatan, jaringin listrik dan komunikasi di daerah ini pun masih jauh tertinggal dari daerah lain.

Jaringan listrik hanya bisa diperoleh di Distrik Anggi yang saat ini menjadi pusat pemerintahan. Untuk jaringan telekomunikasi, tidak ada satu pun warga di kabupaten tersebut yang dapat mengakses. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penyakit Ini Intai Anda yang Sering Kerja Lembur

Penyakit Ini Intai Anda yang Sering Kerja Lembur

Health | Sabtu, 09 April 2016 | 14:35 WIB

Lakukan Ini Agar Diabetesi Bisa Hidup Normal

Lakukan Ini Agar Diabetesi Bisa Hidup Normal

Health | Kamis, 07 April 2016 | 14:59 WIB

Terkini

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

×