Obat Hepatitis C Terbaru Makin Efektif dan Terjangkau

Ririn Indriani

Jum'at, 22 April 2016 | 14:17 WIB
Obat Hepatitis C Terbaru Makin Efektif dan Terjangkau
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Hepatitis C sekarang bukan menjadi penyakit yang menakutkan serta mematikan lagi. Dengan obat-obatan kombinasi terbaru, penyakit ini sekarang bisa lebih cepat disembuhkan dengan harga terjangkau.

Obat kombinasi terbaru ini menggunakan kombinasi obat Sofosbuvir ditambah dengan Ledipasvir atau Daclastavir tergantung dari tipe virus yang diidap oleh pasien Hepatitis C.

“Kita telah masuk ke era dimana Hepatitis C bisa kita kalahkan. Saya telah sembuh dari penyakit ini dan saya yakin selama pemerintah berkomitment kuat, pasien Hepatitis C lain di Indonesia juga bisa sembuh seperti saya,” jelas mantan pasien hepatitis C yang juga Direktur LSM Indonesia AIDS Coalition (IAC), Aditya Wardhana.  

Ia yang akrab disapa Edo ini merupakan salah satu yang beruntung bisa menjadi orang dari kelompok pertama yang menggunakan obat-obatan generasi terbaru ini. Aditya sendiri menderita Hepatitis C selama 16 tahun terakhir. Setelah menjalani pengobatan selama 6 bulan, dia dinyatakan oleh dokter sembuh total dari penyakit tersebut.

Berbeda dengan obat-obatan Hepatitis C generasi sebelumnya yang penggunaannya dengan cara disuntikan ke tubuh pasien seminggu sekali, obat-obatan jenis terbaru ini sekarang cukup diminum setiap harinya satu pill selama 3-6 bulan, tergantung kondisi hati pasien dan tipe virusnya. Tak hanya itu, tingkat kesembuhan obat terbaru ini pun cukup tinggi mencapai 98–100 persen.

Aditya juga mengatakan bahwa WHO sebagai badan kesehatan dunia minggu lalu telah mengeluarkan pedoman pengobatan terbaru bagi penyakit Hepatitis C dengan memasukan obat-obatan terbaru ini ke dalam rekomendasinya. "Hadirnya kombinasi obat Sofosbuvir, Ledipasvir dan Daclastavir telah menjadi game changer yang akan mengubah Hepatitis C menjadi penyakit yang bisa benar-benar dikendalikan," imbuhnya.

Beberapa negara seperti Amerika, Australia, India, Brasil, Thailand dan beberapa negara lain pun telah memulai program pengobatan massif dengan obat-obatan ini. Namun sayangnya, pemerintah Indonesia belum bergerak cepat mengambil langkah serupa dengan mengadakan program pengobatan Hepatitis C dengan jenis obat terbaru ini.

Pemerintah Indonesia ketinggalan dibanding pemerintah di banyak negara lain dalam mencegah kematian akibat Hepatitis C.

Padahal, Kementerian Kesehatan Indonesia telah memiliki data estimasi bahwa diperkirakan ada sekitar 1 persen dari total populasi penduduk Indonesia atau sekitar 2,5 juta penduduk terinfeksi oleh virus Hepatitis C ini. Namun sayangnya, pengobatan yang diupayakan oleh Pemerintah Indonesia masih pengobatan generasi sebelumnya yaitu menggunakan Peggylated interferon yang berbiaya tinggi dan mempunyai tingkat kesuksesan lebih rendah dibanding obat-obatan era sofosbuvir ini.

Saat ini, pengobatan dengan suntikan Peggylated Interferon yang dijamin oleh Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) harganya mencapai Rp2,5 juta sekali suntik setiap minggunya atau sekitar 10 juta setiap bulannya. Pengobatan dengan obat tipe lama ini pun lebih panjang, karena membutuhkan waktu antara 6–12 bulan sehingga total yang harus ditanggung oleh Pemerintah Indonesia melalui JKN dapat mencapai Rp60–Rp120juta, tergantung tipe virus dan kondisi liver.

Sementara dengan menggunakan obat-obatan era sofosbuvir, harganya hanya sekitar Rp3juta sebulan. Sehingga total durasi pengobatan dengan menggunakan obat-obatan tipe baru ini cukup dengan dana Rp9–18juta, tergantung tipe virus dan kondisi liver.

Ditilik dari tingkat kesuksesan kesembuhan, obat suntik generasi lama itu tingkat kesuksesannya hanya sekitar 40-70 persen, sementara obat-obatan oral generasi terbaru ini tingkat kesuksesannya dapat mencapai 98-100 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

6 Juta Masyarakat Indonesia Menderita Hepatitis C

6 Juta Masyarakat Indonesia Menderita Hepatitis C

Health | Rabu, 15 Oktober 2014 | 17:30 WIB

Terkini

Bocoran Rapat Kabinet, Prabowo Mau Renovasi 407 RS di Seluruh Indonesia

Bocoran Rapat Kabinet, Prabowo Mau Renovasi 407 RS di Seluruh Indonesia

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:06 WIB

Khalid Basalamah Ungkap Biaya Percepatan Haji US$4.500 per Jemaah di Sidang Korupsi

Khalid Basalamah Ungkap Biaya Percepatan Haji US$4.500 per Jemaah di Sidang Korupsi

Sumsel | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:06 WIB

Penyebab Rupiah Meloyo dan Betah di Level Rp18.000 Hari Ini

Penyebab Rupiah Meloyo dan Betah di Level Rp18.000 Hari Ini

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:05 WIB

1.000 Beasiswa Dokter Spesialis Dibuka Tahun Ini, Mayoritas Lewat LPDP

1.000 Beasiswa Dokter Spesialis Dibuka Tahun Ini, Mayoritas Lewat LPDP

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:02 WIB

Mau Liburan Natal dan Akhir Tahun Makin Berkesan? Ini Pilihan Aktivitas Seru di Bali

Mau Liburan Natal dan Akhir Tahun Makin Berkesan? Ini Pilihan Aktivitas Seru di Bali

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:01 WIB

Pemuda Tambora Curi 2 Karung Bawang Punya Kakak Ipar, Hasilnya Buat Beli Tembakau Sintetis

Pemuda Tambora Curi 2 Karung Bawang Punya Kakak Ipar, Hasilnya Buat Beli Tembakau Sintetis

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 17:58 WIB

Jadwal Gila 5 Laga 14 Hari, Persib Bandung Tetap Pasang Target Menang di Kandang Madura United

Jadwal Gila 5 Laga 14 Hari, Persib Bandung Tetap Pasang Target Menang di Kandang Madura United

Jabar | Kamis, 22 Oktober 2026 | 17:56 WIB

Pesan Prabowo di Hari Santri Nasional: Sejarah Kemerdekaan Bangsa Lahir dari Pesantren

Pesan Prabowo di Hari Santri Nasional: Sejarah Kemerdekaan Bangsa Lahir dari Pesantren

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 17:54 WIB

Andre Rosiade: Di Jakarta Orang Heboh Tolak MBG, di Daerah Alhamdulillah Mendukung Semua

Andre Rosiade: Di Jakarta Orang Heboh Tolak MBG, di Daerah Alhamdulillah Mendukung Semua

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 17:54 WIB

GJLS Kembali ke Layar Lebar Lewat Film GJLS: Berapi-Api

GJLS Kembali ke Layar Lebar Lewat Film GJLS: Berapi-Api

Entertainment | Kamis, 22 Oktober 2026 | 17:38 WIB

×