Mitos Seputar Tidur yang Perlu Diluruskan

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Sabtu, 30 April 2016 | 10:11 WIB
Mitos Seputar Tidur yang Perlu Diluruskan
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Tidur memang telah lama dikenal sebagai salah satu upaya untuk menjaga tubuh tetap fit dan bugar. Sayangnya masih banyak orang yang mempercayai mitos seputar tidur.

Sebagian percaya bahwa tidur dalam durasi yang semakin lama dapat mengembalikan kebugaran dan membuat tubuh tetap prima. Faktanya penelitian membantah mitos-mitos ini. Justru, temuan menunjukkan bahwa tidur terlalu lama dapat meningkatkan risiko mengidap stroke.

Nah, agar Anda tak salah lagi dalam mempercayai anggapan-anggapan yang sudah terlanjut beredar di masyarakat, beberapa ulasan berikut mungkin dapat membantu Anda meluruskan pandangan mengenai tidur, seperti dilansir oleh Times of India.

 

1. Tidur siang membuat sulit tidur di malam hari
Sebagian orang percaya bahwa tidur siang dapat membuat mereka kesulitan untuk terlelap di malam hari. Sehingga mereka memilih untuk mengabaikan manfaat tidur siang.

Padahal, menurut temuan, tidur siang dapat meningkatkan rasa percaya diri Anda dan mengembalikan kebugaran tubuh dan pikiran. Tidur siang juga diyakini dapat meningkatkan fungsi memori otak sehingga Anda bisa berpikir dengan cemerlang sepanjang hari. Tidur siang yang dianjurkan adalah 5-20 menit pada pukul 2-4 siang.

2. Tidur cukup harus delapan jam sehari
Anda tentu sudah tak asing dengan anjuran tidur cukup selama delapan jam sehari. Padahal padatnya aktivitas yang harus dijalani membuat sebagian dari kita hanya mampu mendapatkan tidur sebanyak 6-7 jam.

Lalu, apakah ini begitu bermasalah? Ternyata penelitian menunjukkan bahwa ketika Anda merasa baik-baik saja dengan durasi tidur sebanyak itu, maka Anda tak perlu memusingkan sisa durasi tidur yang belum Anda raih.

 

3. Tidur semakin lama semakin bagus
Faktanya tidur terlalu lama, lebih dari 10 jam misalnya dapat membahayakan kesehatan tubuh Anda dibandingkan hanya tidur selama enam jam. Menurut penelitian, tidur terlalu lama dapat membuat tekanan darah berjalan lambat dan memicu peningkatan kadar gula darah yang juga berpengaruh pada penyakit jantung, stroke, dan diabetes.

4. Olahraga dapat membantu Anda mendapatkan tidur berkualitas
Ini adalah fakta yang harus Anda pahami dengan baik. Jika Anda termasuk satu diantara sekian banyak orang yang memiliki masalah dengan tidur berkualitas, cobalah melakukan aktivitas fisik secara rutin dan lihat hasilnya.

5. Melampiaskan tidur di akhir pekan bisa membantu mendapatkan tidur cukup
Banyak orang yang menggunakan libur akhir pekan mereka untuk melampiaskan tidur seharian. Hal ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan tidur yang tidak terpenuhi di hari-hari biasa.

Tapi, apakah kebiasaan ini baik untuk dilakukan? Menurut penelitian, melampiaskan tidur saat akhir pekan bukan cara baik untuk memenuhi kebutuhan tidur setiap hari. Jadi pastikan Anda mendapatkan tidur cukup setiap hari.

 


Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tidur Lebih Nyenyak dengan Konsumsi Sumber Kalsium

Tidur Lebih Nyenyak dengan Konsumsi Sumber Kalsium

Health | Minggu, 20 Maret 2016 | 16:16 WIB

Terkini

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB