Ini Makanan yang Harus Dihindari Ibu Hamil

Ririn Indriani

Rabu, 22 Juni 2016 | 13:41 WIB
Ini Makanan yang Harus Dihindari Ibu Hamil
Ilustrasi makan telur setengah matang. (Shutterstock)

Suara.com - Ibu hamil membutuhkan asupan nutrisi yang cukup untuk memenuhi kebutuhan nutrisi janin dan sang ibu. Selain itu, selama masa kehamilan, bumil juga sebaiknya menghindari makanan tertentu, karena janin yang sedang berkembang dalam rahim cenderung lebih rentan terhadap bakteri.

Bukan hanya janin, sistem imun tubuh ibu hamil pun mengalami perubahan, menjadi lebih rentan akan keracunan serta kuman dan bakteri pada makanan. Bila terjadi keluhan pada pencernaan dapat menyebabkan komplikasi, mulai dari dehidrasi sampai risiko keguguran.

Lantas, makanan apa saja yang harus dihindari selama kehamilan? Berikut ulasannya setelah ditinjau dr Nina Amelia Gunawan, Konsultan Meet Doctor.

1. Telur mentah
Telur mentah atau yang tidak dimasak hingga benar-benar matang bisa jadi terkontaminasi oleh salmonella. Infeksi oleh kuman jenis ini dapat menyebabkan timbulnya demam, muntah dan diare.

2. Sushi
Sushi atau sashimi yang terbuat dari ikan mentah sebaiknya dihindari selama kehamilan, karena dapat menyebabkan timbulnya berbagai penyakit akibat parasit. Jika ingin mengonsumsi sushi, pastikan Anda hanya mengonsumsi sushi yang diolah secara matang. Begitu pun dengan daging, ketika akan mengonsumsi steak, pastikan  tingkat kematangan daging dalam level well done.

3. Jus dan susu yang belum terpasteurisasi
Berbagai jenis jus dan susu yang tidak melalui proses pasteurisasi, berisiko terkontaminasi oleh bakteri dan racun, sehingga konsumsi jenis makanan ini sebaiknya dihindari. Biasakan selalu membaca kemasan minuman yang Anda beli.

4. Beberapa jenis ikan
Ikan memang mengandung omega-3 yang baik untuk perkembangan otak bayi, namun tidak semuanya boleh dikonsumsi saat hamil. Beberapa jenis ikan laut diketahui mengandung methyl-merkuri, golongan zat polutan, yang dapat mengganggu perkembangan sistem saraf  janin. Berdasarkan rekomendasi yang diterbitkan oleh FDA, jumlah konsumsi ikan yang direkomendasikan sebaiknya tidak melebihi 12 ons per minggu.

5. Kafein
Hingga kini,sebenarnya masih terdapat kontroversi mengenai keamanan konsumsi kafein selama kehamilan. Namun, jumlah kafein yang dikonsumsi selama kehamilan disarankan tidak melebihi 300 mg per hari atau setara dengan 2-3 cangkir kopi.

6. Makanan kaya kandungan nitrat
Nitrat merupakan zat tambahan yang umumnya terdapat dalam produk olahan daging seperti sosis dan bacon, yang diduga terkait dengan peningkatan risiko terjadinya tumor otak dan diabetes. Meskipun masih dilakukan penelitian lebih lanjut, tidak ada salahnya jika Anda mengurangi konsumsi jenis makanan tersebut, karena nilai gizinya yang tidak terlalu tinggi.

Selain dalam produk olahan daging, kandungan nitrat juga terdapat dalam minuman bersoda. Jenis minuman ini tidak direkomendasikan dikonsumsi selama kehamilan, karena kandungan pemanis buatan (sakarin) di dalamnya dapat menembus plasenta, serta rendahnya kandungan gizi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Sony FX5 Ubah Kamera Sinema Jadi Lebih Ringkas, Bawa Open Gate dan RAW Internal

Sony FX5 Ubah Kamera Sinema Jadi Lebih Ringkas, Bawa Open Gate dan RAW Internal

Tekno | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 13:48 WIB

Imigrasi Sumut Tingkatkan Pengawasan Sampai ke Desa, Pimpasa Jadi Garda Pencegahan TPPO dan TPPM

Imigrasi Sumut Tingkatkan Pengawasan Sampai ke Desa, Pimpasa Jadi Garda Pencegahan TPPO dan TPPM

Sumut | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 13:44 WIB

Subsidi Energi 2027 Membengkak, Beban APBN Makin Berat

Subsidi Energi 2027 Membengkak, Beban APBN Makin Berat

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 13:43 WIB

Disorot Jadi Biang Polusi Jakarta, Banten Siapkan Langkah Tekan Emisi PLTU Suralaya

Disorot Jadi Biang Polusi Jakarta, Banten Siapkan Langkah Tekan Emisi PLTU Suralaya

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 13:43 WIB

Qlola New Skin Bawa Pengalaman Digital Baru, BRI Perkuat Konektivitas Layanan Bisnis

Qlola New Skin Bawa Pengalaman Digital Baru, BRI Perkuat Konektivitas Layanan Bisnis

Bali | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 13:43 WIB

Hyundai Ioniq 5 Tuai Polemik, Ini Rekomendasi Mobil Listrik 200 Jutaan Terbaik

Hyundai Ioniq 5 Tuai Polemik, Ini Rekomendasi Mobil Listrik 200 Jutaan Terbaik

Otomotif | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 13:43 WIB

Breaking News! Persija Jakarta Punya Mesin Gol Baru, Alexander Jeremejeff

Breaking News! Persija Jakarta Punya Mesin Gol Baru, Alexander Jeremejeff

Bola | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 13:42 WIB

Donasi NTT Masih Berjalan, Melanie Subono Menuju Kebakaran Hutan Kalimantan

Donasi NTT Masih Berjalan, Melanie Subono Menuju Kebakaran Hutan Kalimantan

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 13:37 WIB

49.000 Rumah Murah Milik BUMN Diobral, Bunganya Hanya 2,75%

49.000 Rumah Murah Milik BUMN Diobral, Bunganya Hanya 2,75%

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 13:36 WIB

Gaji Imut, Pengeluaran Maut: Dilema Anak Muda dengan Pendapatan Pas-pasan

Gaji Imut, Pengeluaran Maut: Dilema Anak Muda dengan Pendapatan Pas-pasan

Your Say | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 13:33 WIB

×